Pasar kripto pekan ini bergerak di tengah kombinasi sentimen positif dan tekanan makro. Bitcoin (BTC) kembali menguat setelah bertahan di area support penting, sementara minat institusi terhadap aset kripto terus terlihat lewat akumulasi Bitcoin oleh pemain besar.
Di sisi lain, XRP menjadi salah satu aset yang paling ramai dibahas setelah muncul prediksi harga jangka panjang dan integrasi baru ke ekosistem DeFi Solana.
Faktor makro juga ikut memengaruhi pasar, mulai dari gencatan senjata Iran hingga sorotan terhadap calon Ketua The Fed, Kevin Warsh.
Berikut lima berita kripto terpenting minggu ini yang perlu kamu perhatikan.
1. Bitcoin Disebut Sudah Lewati Bottom
Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah bertahan di kisaran $65.000 sampai $70.000 dalam dua bulan terakhir.
Analis Swan Bitcoin, John Haar, menilai area tersebut mulai berfungsi sebagai level support kuat dan berpotensi menjadi batas bawah baru bagi Bitcoin.
Ada sejumlah faktor yang mendukung pandangan ini. Inflasi AS sudah lebih terkendali dibandingkan 2022, kebijakan suku bunga tidak lagi seagresif fase sebelumnya, dan likuiditas mulai kembali masuk ke pasar.
Kondisi ini membuat tekanan terhadap aset berisiko tidak seberat saat pasar kripto dihantam krisis besar seperti Terra, Celsius, dan FTX.
2. Prediksi XRP 5 Tahun: dari $5 Sampai $1.000
XRP kembali ramai dibahas setelah sejumlah analis merilis prediksi harga jangka panjang dengan rentang yang sangat lebar.
Dalam skenario konservatif, XRP diperkirakan bergerak ke kisaran $4 sampai $5 pada 2030. Sementara proyeksi yang lebih agresif menempatkan XRP di area $28 hingga $30.
Standard Chartered memberi target sekitar $28 pada 2030, dengan mempertimbangkan potensi ETF kripto, kejelasan regulasi, dan peran XRP dalam pembayaran lintas negara.
Prediksi ini dinilai lebih realistis dibandingkan skenario ekstrem yang menyebut XRP bisa mencapai $1.000.
3. Morgan Stanley Mulai Akumulasi Bitcoin
Morgan Stanley terdeteksi mulai mengakumulasi Bitcoin melalui produk MSBT ETF. Berdasarkan data on-chain Arkham, kepemilikan MSBT ETF mencapai sekitar 874 BTC atau senilai lebih dari $64 juta.
Sejak diluncurkan pekan ini, produk tersebut tercatat membeli Bitcoin senilai sekitar $83,6 juta. Akumulasi ini berlangsung secara bertahap, bukan melalui satu transaksi besar. Pola tersebut umum digunakan institusi untuk membangun posisi tanpa memicu gangguan besar terhadap harga pasar.
Masuknya Morgan Stanley memperkuat sinyal bahwa institusi mulai meningkatkan eksposur ke Bitcoin secara lebih terstruktur.
4. XRP Masuk Ekosistem Solana Lewat wXRP
XRP juga menjadi sorotan setelah muncul interaksi viral dari akun resmi Solana yang hanya menulis “XRP” di X.
Unggahan tersebut memicu spekulasi komunitas, meski belum ada konfirmasi resmi terkait kerja sama antara Solana dan Ripple.
Tidak lama setelah itu, XRP mendapat akses baru ke ekosistem DeFi Solana melalui wrapped XRP atau wXRP.
Token ini merepresentasikan XRP dengan rasio 1:1 dan memungkinkan holder menggunakan asetnya di berbagai protokol DeFi Solana tanpa harus menjual XRP asli.
Dengan wXRP, pengguna bisa melakukan swap, menyediakan likuiditas, hingga mencari peluang yield di jaringan Solana. Namun, peluang ini tetap membawa risiko, terutama dari sisi kustodian dan teknologi cross-chain.
5. Bitcoin Rebound karena Trump, Iran, dan The Fed
Bitcoin sempat turun mendekati $75.000 sebelum kembali melonjak ke kisaran $78.000. Pergerakan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata terkait Iran, yang membantu meredakan tekanan geopolitik di pasar global.
Rebound Bitcoin juga diperkuat oleh likuidasi besar di pasar derivatif. Sekitar 6.769 trader terkena likuidasi dengan total nilai sekitar $97 juta, dan mayoritas berasal dari posisi short. Kondisi ini memicu short squeeze yang mempercepat kenaikan harga.
Namun, tekanan dari sisi The Fed belum hilang. Kevin Warsh, calon Ketua Federal Reserve, menjadi sorotan karena diwajibkan menjual kepemilikan aset kripto sebelum proses konfirmasi Senat.
Sikap The Fed terhadap suku bunga tetap menjadi faktor besar bagi Bitcoin, karena likuiditas global masih sangat menentukan arah aset berisiko.
Kesimpulan
Pekan ini memperlihatkan bahwa pasar kripto mulai mendapat dorongan dari beberapa sisi, tetapi belum sepenuhnya bebas dari tekanan. Bitcoin menunjukkan sinyal pemulihan lewat support yang lebih kuat, rebound harga, dan akumulasi institusi. Sementara itu, XRP mendapat perhatian besar dari sisi prediksi harga dan perluasan utilitas ke DeFi Solana.
Namun, faktor makro tetap menjadi penentu utama. Ketegangan geopolitik, arah kebijakan The Fed, dan kondisi likuiditas global masih bisa mengubah sentimen pasar dalam waktu singkat. Karena itu, penguatan kripto pekan ini lebih tepat dibaca sebagai fase pemulihan yang masih perlu konfirmasi, bukan sinyal bebas risiko.
FAQ
- Kenapa Bitcoin disebut sudah melewati bottom?
Bitcoin disebut sudah melewati bottom karena bertahan di area $65.000 sampai $70.000 selama dua bulan terakhir, didukung kondisi makro yang lebih stabil, likuiditas yang membaik, dan permintaan institusi yang meningkat.
- Apakah prediksi XRP ke $1.000 realistis?
Prediksi XRP ke $1.000 masih sangat spekulatif karena membutuhkan kapitalisasi pasar yang sangat besar dan adopsi global dalam skala ekstrem. Skenario yang lebih realistis saat ini berada di kisaran $4 sampai $28 pada 2030.
- Kenapa akumulasi Bitcoin oleh Morgan Stanley penting?
Akumulasi Morgan Stanley penting karena menunjukkan minat institusi terhadap Bitcoin mulai meningkat lewat produk investasi yang lebih terstruktur. Ini bisa memperkuat kepercayaan pasar terhadap aset kripto.
- Apa itu wXRP di Solana?
wXRP adalah versi wrapped dari XRP yang berjalan di jaringan Solana. Token ini merepresentasikan XRP dengan rasio 1:1 dan bisa digunakan untuk aktivitas DeFi seperti swap, lending, atau penyediaan likuiditas.
- Apa pengaruh The Fed terhadap pasar kripto?
The Fed memengaruhi pasar kripto melalui kebijakan suku bunga dan likuiditas. Suku bunga tinggi biasanya menekan aset berisiko, sementara pelonggaran kebijakan dapat mendorong aliran dana kembali ke pasar kripto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Solana, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Berita The Fed





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


