Crypto Weekly Recap
Menjelang pergantian tahun, pasar kripto bergerak dalam fase yang semakin selektif.
Di tengah pendinginan volatilitas dan penurunan leverage, perhatian pelaku pasar tertuju pada perubahan struktural jaringan, kepastian regulasi, serta aset yang dinilai paling siap menghadapi siklus 2026.
Simak selengkapnya!
1. Ethereum Siap Tingkatkan Kapasitas Jaringan di Januari
Ethereum bersiap menaikkan gas limit pada Januari, setelah hard fork BPO kedua.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas transaksi dan menekan gas fee tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi.
Peningkatan ini menjadi bagian dari peta jalan jangka menengah menuju target 180 juta sebelum akhir 2026.
2. Struktur TOTAL3 Bertahan, Altcoin Mulai Pulih Selektif
Pasar altcoin menunjukkan penguatan setelah TOTAL3 bertahan di zona teknikal penting, dengan sejumlah aset diperdagangkan lebih dari 110% di atas level terendah.
Pergerakan ini dinilai struktural, didukung tekanan jual yang menurun dan akumulasi bertahap. SUI, AVAX, LTC, dan XRP menjadi sorotan karena struktur harga yang relatif rapi.
3. OJK Rilis Whitelist Kripto, Legalitas Kini Jadi Penentu
OJK resmi menerbitkan whitelist PAKD dan CPAKD sebagai acuan legalitas perdagangan kripto di Indonesia.
Perdagangan di luar daftar berizin berisiko sanksi pidana berat sesuai UU P2SK. Sejak Januari 2025, kripto berada di rezim aset keuangan digital, bukan lagi komoditas.
4. Pasar Mendingin, Altcoin Infrastruktur Kuat Mulai Dilirik
Menjelang akhir 2025, pasar bergerak lebih selektif seiring penurunan likuiditas dan leverage. Modal cenderung mengalir ke jaringan dengan ketahanan teknis dan utilitas nyata.
HBAR, LTC, DOT, SUI, dan XLM dinilai memiliki fondasi infrastruktur yang relatif solid di fase pendinginan.
5. Bitcoin, Ethereum, dan XRP Masuk 2026 dengan Struktur Berbeda
Bitcoin memasuki 2026 dengan struktur terkuat berkat arus institusional dan area demand yang kokoh.
Ethereum masih menunggu konfirmasi momentum pasca koreksi meski didukung pembaruan jaringan dan ETF. XRP bergantung pada katalis regulasi dan adopsi institusional untuk keluar dari fase konsolidasi.
Kesimpulan
Lima perkembangan ini menunjukkan bahwa pasar kripto tidak lagi digerakkan oleh euforia sesaat.
Ethereum fokus memperluas kapasitas secara bertahap, altcoin bergerak lebih selektif berbasis struktur, sementara regulasi OJK memberi batas tegas antara legal dan ilegal di Indonesia.
Di sisi lain, perbedaan posisi Bitcoin, Ethereum, dan XRP menegaskan bahwa memasuki 2026, arah pasar akan lebih ditentukan oleh fondasi jaringan, kepastian hukum, dan arus modal yang disiplin, bukan sekadar narasi harga jangka pendek.
FAQ
- Kenapa kenaikan gas limit Ethereum dianggap penting?
Karena gas limit yang lebih tinggi memungkinkan lebih banyak transaksi diproses per blok, sehingga membantu menekan kemacetan dan menstabilkan biaya saat aktivitas jaringan meningkat.
- Apa arti TOTAL3 bertahan bagi pasar altcoin?
TOTAL3 yang bertahan menunjukkan kapitalisasi altcoin di luar aset utama masih memiliki struktur sehat, sehingga pemulihan yang terjadi cenderung berbasis fondasi, bukan spekulasi cepat.
- Apa fungsi whitelist OJK bagi investor kripto di Indonesia?
Whitelist menjadi acuan resmi legalitas platform kripto. Bertransaksi di luar daftar berizin meningkatkan risiko hukum dan keamanan aset.
- Kenapa pasar mulai fokus ke altcoin berinfrastruktur kuat?
Dalam fase pendinginan, modal cenderung mencari jaringan yang tetap stabil secara teknis dan memiliki utilitas nyata, bukan sekadar proyek berbasis narasi.
- Apakah Bitcoin, Ethereum, dan XRP punya prospek yang sama di 2026?
Tidak. Bitcoin dinilai paling kuat secara struktur, Ethereum masih menunggu konfirmasi momentum, sementara XRP sangat bergantung pada katalis regulasi dan adopsi institusional.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita Regulasi Crypto, #Berita Ethereum






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


