Crypto Weekly Recap
Pekan ini pasar kripto bergerak di bawah tekanan makroekonomi Amerika Serikat. Kebijakan tarif baru Presiden Donald Trump memicu sentimen risk-off dan menyeret harga Bitcoin (BTC) ke bawah US$65.000.
Di saat yang sama, muncul sorotan terhadap pola dump rutin Bitcoin di pembukaan pasar AS, aksi jual besar Ethereum (ETH) oleh Vitalik Buterin, hingga rilis daftar 13 tokoh kripto paling berpengaruh di Indonesia versi CMIF 2025.
Berikut lima berita yang paling membentuk arah pergerakan kripto sepanjang sepekan ini.
1. Tarif Trump 15% Tekan Bitcoin ke Bawah US$65.000
Bitcoin sempat turun lebih dari 5% setelah Trump mengumumkan rencana kenaikan tarif global menjadi 15%. Harga BTC sempat diperdagangkan di kisaran US$64.800, sementara Ether ikut melemah di area US$1.865.
Secara year-to-date, Bitcoin sudah terkoreksi sekitar 26%. Jika dibandingkan dengan puncaknya di atas US$125.000 pada Oktober tahun lalu, koreksi kini mencapai lebih dari 47%.
Tekanan ini mempertegas bahwa pasar kripto sangat sensitif terhadap kebijakan perdagangan dan ekspektasi suku bunga. Ketika ketidakpastian meningkat, investor cenderung mengurangi eksposur ke aset berisiko.
2. Dari Dump Harian ke Reli Mendadak: Apa Hubungan Bitcoin dan Kasus Jane Street?
Selama beberapa bulan terakhir, Bitcoin kerap turun dalam satu jam pertama pembukaan pasar AS. Pola ini terjadi hampir setiap hari dan sering memicu likuidasi posisi leverage.
Namun pekan ini pola tersebut tidak muncul setelah kabar gugatan terhadap Jane Street mencuat. Dalam sesi terbaru, Bitcoin justru melonjak 3 hingga 7% tanpa tekanan jual besar seperti sebelumnya.
Meski belum ada bukti resmi manipulasi pasar, perubahan pola ini memicu diskusi luas di kalangan trader mengenai peran likuiditas dan aktivitas market maker dalam pergerakan harga intraday.
3. Vitalik Buterin Hampir Rampungkan Jual 16.384 ETH
Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, tercatat telah menjual sekitar 15.479 ETH sejak awal Februari dengan nilai sekitar US$30,94 juta. Progres penjualan disebut sudah mencapai 97%, menyisakan sekitar 504 ETH.
Menariknya, Ethereum justru naik sekitar 7 hingga 8% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di kisaran US$2.058. Volume perdagangan juga meningkat, menunjukkan pasar mampu menyerap distribusi besar tersebut.
Aksi ini dinilai lebih sebagai manajemen aset daripada sinyal perubahan fundamental terhadap ekosistem Ethereum, mengingat kepemilikan Vitalik masih mencapai ratusan ribu ETH.
4. Trump Abaikan Kripto, Isyarat Suku Bunga Tinggi Menguat
Dalam pidato kenegaraan terbarunya, Trump tidak menyinggung kripto sama sekali. Fokus utama tertuju pada inflasi, kebijakan perdagangan, dan sektor kecerdasan buatan.
Data core PCE yang masih berada di sekitar 3% memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Lingkungan suku bunga tinggi biasanya membatasi likuiditas dan menekan aset berisiko, termasuk kripto.
Tanpa katalis regulasi baru, pasar kembali menempatkan arah kebijakan moneter sebagai faktor dominan dalam jangka pendek.
5. CMIF 2025 Rilis 13 Tokoh Kripto Paling Berpengaruh di Indonesia
Di tengah tekanan harga, industri kripto nasional mendapat sorotan lewat rilis Coinvestasi Most Impactful Figures 2025 (CMIF 2025).
Penghargaan ini membagi kategori ke dalam tiga pilar utama: adopsi, inovasi, dan regulasi. Salah satu nama di kategori inovator adalah William Sutanto yang merupakan CEO INDODAX.
Sepanjang 2025, INDODAX juga menjalin kemitraan strategis dengan HashKey Exchange yang teregulasi di Hong Kong. CMIF 2025 menegaskan bahwa perkembangan kripto di Indonesia tidak hanya soal harga, tetapi juga penguatan ekosistem.
Kesimpulan
Pekan ini memperlihatkan tekanan makro masih menjadi penggerak utama pasar kripto. Tarif 15% Trump dan ekspektasi suku bunga tinggi menekan Bitcoin ke area US$64 ribuan, sementara ketidakpastian kebijakan perdagangan menambah volatilitas.
Namun tidak semua narasi bergerak negatif. Ethereum mampu bertahan meski terjadi distribusi besar dari pendirinya, dan dinamika industri dalam negeri tetap menunjukkan perkembangan struktural.
Dalam jangka pendek, arah kebijakan moneter AS dan stabilitas sentimen global kemungkinan tetap menjadi penentu utama pergerakan harga kripto.
FAQ
- Kenapa Bitcoin turun pekan ini?
Bitcoin turun setelah pengumuman tarif global 15% oleh Trump yang memicu ketidakpastian ekonomi dan mendorong investor mengurangi aset berisiko. - Apakah pola dump jam 10 pagi benar karena manipulasi pasar?
Belum ada bukti resmi manipulasi. Yang terlihat hanya perubahan pola pergerakan harga setelah isu hukum terkait Jane Street mencuat. - Mengapa Ethereum naik meski Vitalik menjual ETH?
Pasar dinilai memiliki likuiditas dan permintaan yang cukup kuat untuk menyerap distribusi besar tanpa tekanan signifikan pada harga. - Apa dampak suku bunga tinggi terhadap kripto?
Suku bunga tinggi memperketat likuiditas dan membuat investor lebih memilih instrumen berimbal hasil tetap dibanding aset berisiko seperti kripto. - Apa arti rilis CMIF 2025 bagi industri kripto Indonesia?
CMIF 2025 menyoroti kontribusi nyata individu dalam adopsi, inovasi, dan regulasi yang memperkuat fondasi industri kripto nasional.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Ethereum, #Berita Donald Trump, #Berita Regulasi Crypto






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


