Bisakah Bitcoin Sentuh $100.000 Lagi di 2026? Ini Prediksi ChatGPT Hingga Claude
icon search
icon search

Top Performers

Bisakah Bitcoin Sentuh $100.000 Lagi di 2026? Ini Prediksi ChatGPT Hingga Claude

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Bisakah Bitcoin Sentuh $100.000 Lagi di 2026? Ini Prediksi ChatGPT Hingga Claude

Bisakah Bitcoin Sentuh $100.000 Lagi di 2026? Ini Prediksi ChatGPT Hingga Claude

Daftar Isi

Harga Bitcoin (BTC) kembali jadi sorotan setelah turun ke bawah level psikologis $80.000. Padahal sebelumnya, aset kripto terbesar itu sempat bertahan cukup lama di area $100.000 sepanjang 2025.

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah model kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, Claude, Gemini, hingga Grok mulai memperbarui prediksi mereka terhadap arah harga Bitcoin di 2026. 

Sebagian masih optimistis Bitcoin bisa kembali menembus $100.000, sementara sebagian lain justru mulai melihat tanda siklus bullish telah berakhir.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $77.000 setelah gagal mempertahankan support penting di area $80.000 dan $78.000.

 

Bitcoin Turun Meski Ada Kabar Positif Regulasi

Salah satu hal yang membuat pasar bingung adalah turunnya harga Bitcoin justru terjadi saat sentimen regulasi di Amerika Serikat membaik. RUU crypto CLARITY Act berhasil bergerak maju di Senat AS

Regulasi ini dianggap penting karena bisa memberi kepastian hukum terhadap industri aset digital dan membuka jalan bagi institusi besar untuk masuk lebih agresif ke pasar crypto.

Namun, alih-alih naik, Bitcoin justru kehilangan momentum dan kembali melemah.

 

Baca juga: 6 Altcoin Ini Bisa Jadi Raja di Pasar Crypto Jika CLARITY Act Lolos

 

ChatGPT Masih Optimistis Bitcoin Bisa Sentuh $150.000

Di antara seluruh model AI yang dianalisis, ChatGPT menjadi salah satu yang masih mempertahankan pandangan bullish terhadap Bitcoin.

ChatGPT memproyeksikan harga Bitcoin bisa berada di kisaran $110.000 hingga $150.000 pada akhir 2026. Dalam skenario paling optimistis, BTC bahkan disebut masih berpotensi menyentuh $180.000.

Menurut model tersebut, pelemahan Bitcoin saat ini lebih dipengaruhi kombinasi sentimen makro dalam waktu singkat, bukan karena institusi meninggalkan pasar crypto.

Beberapa faktor yang dianggap memicu tekanan harga antara lain:

  • inflasi AS yang masih tinggi
  • kebijakan The Fed yang belum jelas
  • penguatan sentimen hawkish setelah Kevin Warsh dikonfirmasi sebagai Ketua The Fed baru
  • tekanan pasar obligasi Jepang

Meski begitu, ChatGPT menilai arus dana ETF Bitcoin spot masih menjadi fondasi utama pasar.

Data yang dikutip menunjukkan ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk sebesar $58,5 miliar sejak Januari 2024. Walau sempat terjadi outflow mingguan sekitar $1,26 miliar, ChatGPT menganggapnya hanya noise jangka pendek.

 

Grok Pangkas Target Harga Bitcoin

Berbeda dengan ChatGPT, Grok mulai menurunkan ekspektasi terhadap Bitcoin setelah BTC beberapa kali gagal menembus area resistance penting.

Sebelumnya, Grok sempat memproyeksikan Bitcoin bisa mencapai $250.000. Kini target tersebut dipangkas menjadi sekitar $130.000 hingga $180.000.

Salah satu alasan utamanya adalah kegagalan Bitcoin menembus moving average 200 hari di level $82.455 sebanyak empat kali dalam dua minggu terakhir.

Secara teknikal, pola tersebut dianggap sebagai sinyal melemahnya momentum bullish.

Meski demikian, Grok masih melihat area $76.000 sampai $78.000 sebagai support penting yang wajib dipertahankan. Jika level tersebut jebol, skenario bullish dianggap mulai kehilangan dasar.

Grok juga menyoroti potensi short squeeze di pasar futures Bitcoin apabila arus dana ETF kembali positif dan regulasi crypto di AS terus bergerak maju.

 

Gemini Mulai Lebih Hati-Hati

Gemini menjadi model AI yang memangkas target harga Bitcoin paling agresif.

Jika sebelumnya Gemini memperkirakan BTC bisa mencapai $220.000, kini target tersebut turun menjadi sekitar $100.000 sampai $140.000.

Pemicu utamanya adalah perubahan ekspektasi suku bunga AS setelah Kevin Warsh resmi memimpin The Fed.

Pasar mulai khawatir bahwa pemangkasan suku bunga tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Bahkan, CME FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga pada 2026 meningkat menjadi 39%.

Meski begitu, Gemini masih melihat peluang Bitcoin mencapai $100.000 tetap terbuka karena likuiditas global masih cukup besar.

Selain itu, kenaikan harga emas sekitar 18% sepanjang tahun berjalan dianggap memperkuat narasi Bitcoin sebagai “digital gold” atau aset lindung nilai alternatif.

 

Baca berikutnya: 10 Token AI Crypto dengan Market Cap Tertinggi yang Mulai Dilirik di 2026

 

Claude Jadi Satu-Satunya AI yang Bearish

Di tengah mayoritas prediksi bullish, Claude justru menjadi model AI paling pesimistis terhadap Bitcoin. Claude memperkirakan BTC hanya bergerak di kisaran $75.000 hingga $95.000 sepanjang 2026.

Menurut Claude, siklus bullish Bitcoin kemungkinan sudah mencapai puncaknya pada Oktober 2025 saat harga menyentuh sekitar $126.000.

Model tersebut juga menyoroti pola historis pasca-halving Bitcoin. Dalam beberapa siklus sebelumnya, harga BTC biasanya mencapai puncak 12 hingga 18 bulan setelah halving terjadi.

Karena halving terakhir berlangsung pada April 2024, Claude menilai periode bullish kemungkinan sudah selesai.

Selain itu, Claude melihat pola pasar saat ini mirip dengan kondisi Maret 2022 sebelum Bitcoin akhirnya jatuh tajam ke bawah $20.000.

Kesamaan yang disorot antara lain:

  • gagal breakout di moving average 200 hari
  • tekanan arus keluar ETF
  • ketidakpastian arah suku bunga AS

Meski tidak memprediksi crash besar, Claude percaya Bitcoin lebih berpotensi bergerak sideways dibanding mencetak all time high baru.

 

Polymarket Beri Peluang 51% Bitcoin Tembus $100.000

Selain AI, artikel tersebut juga menyoroti data dari Polymarket, platform prediction market berbasis crypto.

Berbeda dengan AI, prediksi di Polymarket berasal dari trader yang mempertaruhkan uang sungguhan terhadap suatu hasil.

Saat ini, trader Polymarket memberi peluang sekitar:

  • 51% Bitcoin mencapai $100.000 pada akhir 2026
  • 87% Bitcoin bertahan di atas $80.000

Data itu menunjukkan pasar masih cukup optimistis, meski keyakinannya tidak sebesar prediksi bullish dari ChatGPT maupun Grok.

 

Apa yang Harus Terjadi Agar Bitcoin Kembali ke $100.000?

Secara umum, ada tiga faktor utama yang dinilai bisa menentukan arah Bitcoin hingga akhir 2026.

Pertama adalah lolosnya CLARITY Act di Senat AS. Regulasi yang lebih jelas dianggap dapat membuka pintu lebih besar bagi investor institusi.

Kedua adalah arah kebijakan The Fed. Jika suku bunga mulai diturunkan, aset berisiko seperti Bitcoin berpotensi kembali menarik minat pasar.

Ketiga adalah arus dana ETF Bitcoin spot. Kembalinya inflow besar ke ETF dianggap bisa menjadi bahan bakar utama untuk mendorong harga BTC naik lebih tinggi.

Tanpa kombinasi tiga faktor tersebut, Bitcoin dinilai akan sulit kembali menembus level psikologis $100.000 dalam waktu dekat.

 

Kesimpulan

Perdebatan soal masa depan Bitcoin kembali memanas setelah harga BTC turun di bawah $80.000. Menariknya, bahkan model AI pun mulai berbeda pendapat mengenai arah market berikutnya.

ChatGPT, Grok, dan Gemini masih melihat peluang Bitcoin kembali ke enam digit, meski targetnya mulai diturunkan dan syaratnya makin berat. 

Sementara itu, Claude justru menilai fase bullish kemungkinan sudah selesai dan pasar akan bergerak datar lebih lama.

 

FAQ

  • Kenapa Bitcoin sulit naik lagi ke $100.000?
    Bitcoin saat ini menghadapi kombinasi tekanan makro seperti suku bunga tinggi, inflasi AS, dan arus dana ETF yang belum stabil. Selain itu, BTC juga beberapa kali gagal menembus resistance teknikal penting di area $82.000.
  • Apa itu CLARITY Act dan kenapa penting untuk Bitcoin?
    CLARITY Act adalah rancangan regulasi crypto di Amerika Serikat. Jika disahkan, aturan ini bisa memberi kepastian hukum bagi industri aset digital dan meningkatkan kepercayaan investor institusi terhadap Bitcoin.
  • Mengapa kebijakan The Fed memengaruhi harga Bitcoin?
    Bitcoin termasuk aset berisiko yang sensitif terhadap likuiditas pasar. Saat suku bunga tinggi, investor cenderung mengurangi eksposur ke aset seperti crypto dan beralih ke instrumen yang lebih aman.
  • Apakah prediksi AI soal Bitcoin bisa dipercaya?
    Prediksi AI hanya bersifat analisis berbasis data historis, sentimen pasar, dan kondisi ekonomi terkini. Hasilnya bukan jaminan harga akan bergerak sesuai prediksi karena market crypto tetap sangat volatil.
  • Apa arti Bitcoin disebut sebagai digital gold?
    Istilah digital gold muncul karena Bitcoin dianggap memiliki karakter mirip emas, yaitu jumlahnya terbatas dan sering dipakai sebagai aset lindung nilai saat kondisi ekonomi tidak pasti.
  • Apa faktor terbesar yang bisa mendorong Bitcoin naik lagi?
    Beberapa faktor utama yang paling diperhatikan pasar saat ini adalah arus masuk ETF Bitcoin spot, pemangkasan suku bunga AS, dan kejelasan regulasi crypto di Amerika Serikat.
  • Apakah Bitcoin masih bullish untuk jangka panjang?
    Sebagian analis masih melihat tren jangka panjang Bitcoin tetap bullish karena adopsi institusi terus berkembang dan suplai BTC semakin terbatas pasca-halving. Namun, volatilitas jangka pendek masih sangat tinggi.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER: Seluruh informasi yang disampaikan oleh Indodax terkait kinerja aset kripto, baik di masa lalu maupun saat ini, merupakan informasi yang bersifat historis. Informasi tersebut tidak menjamin kinerja di masa depan dan terdapat kemungkinan perbedaan hasil yang dapat diperoleh. Sebelum melakukan transaksi jual atau beli aset kripto, pengguna disarankan untuk melakukan riset secara mandiri (DYOR) guna memahami seluruh risiko dan informasi yang relevan.
 

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
TLM/IDR
Alien Worl
85
129.73%
CBG/IDR
Chainbing
11
83.33%
SYN/IDR
Synapse
3.341
65.81%
DODO/IDR
DODO
973
45.22%
SKR/IDR
Solana Mob
221
40.33%
Nama Harga 24H Chg
SIREN/IDR
siren
944
-58.6%
DLC/IDR
Diverge Lo
73
-34.23%
ALITAS/IDR
Alitas
2
-33.33%
STG/IDR
Stargate F
4.638
-25.19%
LQTY/IDR
Liquity
3.450
-23.3%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Bukan Altcoin Season! AI, RWA, dan DePIN Justru Curi Perhatian Tahun Ini
13/06/2026
Bukan Altcoin Season! AI, RWA, dan DePIN Justru Curi Perhatian Tahun Ini

Altcoin season (altseason) masih belum terlihat meski pasar kripto terus

13/06/2026
Bukan Bitcoin, Tim Draper Sebut Bank yang Pertama Kena Serangan Quantum

Investor miliarder dan pendukung lama Bitcoin (BTC), Tim Draper, menilai

Top 10 Kripto Berubah Total! Hanya Bitcoin dan XRP yang Bertahan Sejak 2014
13/06/2026
Top 10 Kripto Berubah Total! Hanya Bitcoin dan XRP yang Bertahan Sejak 2014

Daftar 10 kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar telah berubah drastis

13/06/2026