Bitcoin (BTC) Dekati US$70.000, Buy the Dip atau Tunggu Harga Lebih Murah?
icon search
icon search

Top Performers

Bitcoin (BTC) Dekati US$70.000, Buy the Dip atau Tunggu Harga Lebih Murah?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Bitcoin (BTC) Dekati US$70.000, Buy the Dip atau Tunggu Harga Lebih Murah?

Bitcoin Dekati US$70.000, Buy the Dip atau Tunggu Harga Lebih Murah?

Daftar Isi

Bitcoin (BTC) kembali berada di bawah tekanan setelah turun dari area US$77.000 dan mendekati level psikologis US$70.000. 

Penurunan ini terjadi di tengah arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot, meningkatnya ketegangan geopolitik, serta kekhawatiran terhadap perkembangan regulasi aset kripto di Amerika Serikat.

Meski sentimen pasar cenderung negatif, sejumlah data menunjukkan investor retail justru mulai memanfaatkan koreksi harga untuk melakukan akumulasi. 

 

Bitcoin Kehilangan Momentum Setelah Gagal Bertahan di Atas US$77.000

Beberapa pekan lalu, Bitcoin sempat memberikan optimisme baru setelah berhasil menembus area resistensi US$77.000 dan mencatat penutupan harian di atas level tersebut. Banyak trader saat itu menganggap tren turun telah berakhir.

Namun, Bitcoin kembali kehilangan momentum dan menembus sejumlah area support penting. Dari puncak kisaran harga sebelumnya, BTC kini telah terkoreksi sekitar 16% dan bergerak menuju area US$70.000.

Penurunan ini juga menghapus sebagian besar optimisme jangka pendek yang sebelumnya muncul setelah breakout harga pada awal bulan.

 

ETF Bitcoin, Geopolitik, dan Regulasi Jadi Pemicu Tekanan Jual

Sejumlah faktor fundamental turut membebani pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir.

Salah satunya adalah arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot yang mencapai miliaran dolar. Ketika investor institusi menarik dana dari produk ETF, tekanan jual di pasar cenderung meningkat.

Selain itu, kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko. Kekhawatiran mengenai inflasi yang masih tinggi juga ikut menekan minat terhadap pasar kripto.

Dari sisi regulasi, muncul kekhawatiran bahwa CLARITY Act berpotensi menghadapi hambatan dalam proses pembahasan di Senat Amerika Serikat. Ketidakpastian ini menambah tekanan terhadap sentimen pasar.

 

Baca juga berita terbaru: Skenario Bitcoin ke Rp800 Juta Muncul Lagi, Bagaimana Cara Menghadapinya?

 

Area US$70.000 hingga US$75.000 Jadi Zona Penting Bitcoin

Menurut sejumlah analis, area US$70.000 hingga US$75.000 selama beberapa bulan terakhir menjadi salah satu zona yang dipenuhi posisi leverage jangka panjang.

Sejak Bitcoin turun di bawah US$75.000 pada Februari 2026, level tersebut berulang kali berfungsi sebagai area support dan resistance penting.

 

BTC Liquidation Heatmap

Sumber Gambar: X.com/HyblockCapital

 

Data liquidation heatmap dari Hyblock menunjukkan bahwa banyak posisi long berleverage terkonsentrasi di area tersebut. Ketika harga terus melemah, gelombang likuidasi mulai terjadi dan memaksa banyak trader keluar dari pasar.

“Jika melihat data likuiditas dalam periode yang lebih panjang (1 bulan), harga terus bergerak turun secara bertahap sambil menyapu klaster likuidasi long dalam jumlah besar,” tulis Hyblock.

Analis Hyblock menyebut pasar saat ini masih berada dalam fase pembersihan leverage yang sebelumnya menumpuk selama beberapa bulan terakhir.

Fenomena ini sering dikenal sebagai long squeeze, yaitu kondisi ketika penurunan harga memicu likuidasi berantai pada posisi beli yang menggunakan leverage tinggi.

 

Investor Retail Mulai Membeli Saat Harga Turun

Di tengah tekanan jual yang masih berlangsung, muncul satu sinyal yang cukup menarik dari data pasar.

Saat Bitcoin turun ke bawah US$73.000, indikator bid-ask ratio milik Hyblock untuk pertama kalinya sejak pertengahan April menunjukkan dominasi order beli dibanding order jual.

 

bis ask ratio

Sumber Gambar: X.com/HyblockCapital

 

Data tersebut mengindikasikan bahwa sebagian pelaku pasar mulai menganggap harga Bitcoin saat ini berada pada level diskon dibandingkan beberapa minggu sebelumnya.

Aktivitas serupa juga terlihat dari data futures retail. Persentase akun retail yang membuka posisi long Bitcoin kini telah melampaui 64%. 

Berdasarkan analisis historis Hyblock terhadap lebih dari 1.000 periode perdagangan, kondisi serupa menghasilkan kinerja positif dalam tujuh hari berikutnya pada sekitar 88% kasus.

 

Histogram

Sumber Gambar: X.com/HyblockCapital

 

“ketika posisi long hanya dibuka pada saat persentase akun retail yang memegang posisi long melebihi 64% seperti kondisi saat ini, sebanyak 927 dari 1.056 candle atau sekitar 88% menghasilkan return positif dalam tujuh hari berikutnya,” jelas tim Hyblock.

Meski tidak menjamin kenaikan harga, data tersebut menunjukkan bahwa investor retail masih memiliki keyakinan terhadap prospek Bitcoin dalam jangka pendek.

 

Baca selanjutnya: Tak Lagi Bitcoin, 3 Proyek AI Ini Disebut Pimpin Tren Kripto 2026

 

Aktivitas Buy the Dip Meningkat di Binance

Sinyal akumulasi juga terlihat dari aktivitas perdagangan di Binance. Data agregat spot dan futures menunjukkan munculnya volume pembelian yang cukup besar selama fase penurunan harga terbaru.

 

Futures Cumulative

Sumber Gambar: TRDR.io via Cointelegraph

 

Dalam sekitar 10 jam terakhir, trader menghasilkan volume pembelian spot sekitar US$185,58 juta dan volume futures sekitar US$62,8 juta.

Lonjakan aktivitas tersebut menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar memilih membeli ketika harga turun, bukan menjual aset yang dimiliki.

Perbedaan pandangan antara investor yang keluar dari pasar dan investor yang membeli saat koreksi inilah yang saat ini menjadi salah satu faktor penentu arah pergerakan Bitcoin selanjutnya.

 

Kesimpulan

Bitcoin mendekati US$70.000 setelah tekanan jual dari ETF Bitcoin spot dan sentimen pasar yang melemah. 

Namun, data menunjukkan investor retail mulai melakukan buy the dip dengan meningkatkan aktivitas pembelian di pasar spot dan futures. 

Kondisi ini membuat area US$70.000 menjadi level penting yang akan menentukan pergerakan harga Bitcoin dalam waktu dekat.

 

FAQ

  • Apa itu buy the dip dalam investasi Bitcoin?
    Buy the dip adalah strategi membeli Bitcoin atau aset lainnya ketika harga sedang turun dengan harapan harga akan kembali naik di masa depan.
  • Mengapa level US$70.000 dianggap penting untuk Bitcoin?
    Level US$70.000 merupakan area psikologis yang menjadi perhatian banyak trader dan investor. Selain itu, banyak posisi leverage dibangun di kisaran US$70.000 hingga US$75.000 sehingga area tersebut memiliki dampak besar terhadap pergerakan harga.
  • Apakah koreksi Bitcoin saat ini menandakan pasar bearish?
    Belum tentu. Koreksi merupakan bagian normal dari siklus pasar. Banyak analis masih melihat area US$60.000 sebagai batas bawah siklus saat ini, meskipun arah tren jangka pendek masih menghadapi tekanan.
  • Apa pengaruh ETF Bitcoin spot terhadap harga BTC?
    ETF Bitcoin spot memungkinkan investor institusi memperoleh eksposur terhadap Bitcoin. Ketika terjadi arus keluar dana dalam jumlah besar dari ETF, tekanan jual terhadap harga Bitcoin dapat meningkat.
  • Apa yang dimaksud long squeeze pada Bitcoin?
    Long squeeze terjadi ketika harga Bitcoin turun dan memicu likuidasi posisi long berleverage. Semakin banyak posisi yang dilikuidasi, semakin besar tekanan jual tambahan yang muncul di pasar.
  • Mengapa investor retail tetap membeli saat harga Bitcoin turun?
    Sebagian investor retail menganggap penurunan harga sebagai peluang akumulasi. Mereka percaya harga saat ini lebih murah dibandingkan beberapa minggu sebelumnya dan berpotensi memberikan keuntungan jika pasar kembali pulih.
  • Faktor apa saja yang dapat memengaruhi harga Bitcoin dalam waktu dekat?
    Beberapa faktor yang menjadi perhatian pasar meliputi arus dana ETF Bitcoin spot, kondisi ekonomi global, tingkat inflasi, kebijakan suku bunga bank sentral, perkembangan regulasi kripto, serta situasi geopolitik internasional.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER: Seluruh informasi yang disampaikan oleh Indodax terkait kinerja aset kripto, baik di masa lalu maupun saat ini, merupakan informasi yang bersifat historis. Informasi tersebut tidak menjamin kinerja di masa depan dan terdapat kemungkinan perbedaan hasil yang dapat diperoleh. Sebelum melakukan transaksi jual atau beli aset kripto, pengguna disarankan untuk melakukan riset secara mandiri (DYOR) guna memahami seluruh risiko dan informasi yang relevan.
 

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
TNSR/IDR
Tensor
904
73.85%
VBG/IDR
Vibing
7
40%
RVM/IDR
Realvirm
7
40%
DEFI/IDR
DeFi
4
33.33%
BETA/IDR
Beta Finan
137
33.01%
Nama Harga 24H Chg
DVI/IDR
Dvision Ne
2
-33.33%
ALITAS/IDR
Alitas
3
-25%
LOOKS/IDR
LooksRare
4
-20%
METIS/IDR
Metis
50.647
-17.82%
HOME/IDR
Defi App
362
-14.82%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

5 Berita Crypto Minggu Ini: Trump, Iran, hingga FOMC Bikin Market Panas
20/06/2026
5 Berita Crypto Minggu Ini: Trump, Iran, hingga FOMC Bikin Market Panas

Pekan ini pasar kripto bergerak di bawah pengaruh dua sentimen

20/06/2026
Suku Bunga Diprediksi Tinggi hingga 2027, Bitcoin Makin Mati Kutu?
20/06/2026
Suku Bunga Diprediksi Tinggi hingga 2027, Bitcoin Makin Mati Kutu?

Harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Amerika Serikat kembali mundur. 

20/06/2026
XRP Bisa Tembus $100 dalam 6 Bulan? Ini 3 Katalis Utamanya
20/06/2026
XRP Bisa Tembus $100 dalam 6 Bulan? Ini 3 Katalis Utamanya

Prediksi harga XRP kembali menjadi sorotan setelah seorang analis menyebut

20/06/2026