Bitcoin (BTC) Bisa Akhiri Bear Market Jika Tembus Level Ini, Kata Analis
icon search
icon search

Top Performers

Bitcoin (BTC) Bisa Akhiri Bear Market Jika Tembus Level Ini, Kata Analis

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Bitcoin (BTC) Bisa Akhiri Bear Market Jika Tembus Level Ini, Kata Analis

Bitcoin (BTC) Bisa Akhiri Bear Market Jika Tembus Level Ini, Kata Analis

Daftar Isi

Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah analis pasar menyebut level US$82.500 sebagai titik krusial yang bisa menentukan akhir dari bear market kripto saat ini. Namun di sisi lain, kegagalan menembus area tersebut juga membuka peluang koreksi lebih dalam hingga ke area US$60 ribu.

Harga Bitcoin hari ini (12/5) berada di level US$81.000 setelah sebelumnya pada hari Senin (11/5) sempat gagal melewati resistance penting di level 200-day Exponential Moving Average (EMA).

Menurut analis bernama Brett, breakout bersih di atas 200-day EMA yang saat ini berada di sekitar US$82.580 bisa menjadi sinyal kuat bahwa fase bearish mulai berakhir.

“Jika Bitcoin berhasil menembus level ini, itu bisa menjadi akhir dari bear market,” tulis Brett dalam analisisnya.

 

Bitcoin 200d MA

Sumber Gambar: X.com/Brett_ETH

 

Kegagalan Breakout Bisa Picu Koreksi Besar

Meski peluang bullish masih terbuka, kondisi teknikal Bitcoin saat ini belum sepenuhnya aman. Data historis menunjukkan bahwa setiap penolakan harga dari area 200-day EMA sebelumnya selalu diikuti koreksi tajam.

Melansir Cointelegraph, pada dua penolakan terakhir Bitcoin tercatat:

  • Sempat turun sekitar 25%
  • Penurunan berikutnya mencapai 36%

 

Bitcoin pola berulang

Sumber Gambar: TradingView via Cointelegraph

 

Jika pola tersebut kembali terulang, rata-rata koreksi sekitar 30% dapat membawa harga BTC turun menuju area US$56.600.

Level tersebut juga berdekatan dengan area support jangka panjang Bitcoin yang dipantau banyak analis teknikal.

 

Baca juga berita terbaru: Grok AI Prediksi Bitcoin Naik Tajam Jika CLARITY Act Lolos Sebelum Juli 2026

 

Area US$56 Ribu Disebut Jadi Support Besar Bitcoin

Analis PlanC memperlihatkan model “Bitcoin Lifetime Support” yang menempatkan area support kuat BTC di sekitar US$57.110. Model ini menggabungkan beberapa moving average jangka panjang untuk mencari area dasar siklus bear market.

 

Bitcoin Lifetime Support Model

Sumber Gambar: X.com/TheRealPlanC

 

“Model ini menggunakan rata-rata dengan bobot setara dari lifetime SMA Bitcoin, single EMA, double EMA (DEMA), triple EMA (TEMA), dan quadruple EMA (QEMA), lalu dibuat rentang ±10% di sekitar rata-rata tersebut,” tulis PlanC.

Secara historis, zona support seperti ini sering menjadi titik pantulan utama Bitcoin sebelum memasuki fase bullish baru.

Meski begitu, keberadaan support kuat tidak otomatis menghapus risiko bearish dalam jangka pendek. Masih terapat pola bear flag yang belum sepenuhnya batal dan masih membuka peluang penurunan harga di bawah US$60 ribu dalam beberapa minggu ke depan.

 

Pola bear flag

Sumber Gambar: TradingView via Cointelegraph

 

Sinyal Bullish Mulai Muncul dari Grafik Mingguan

Di tengah tekanan bearish, beberapa indikator jangka panjang justru mulai memberikan sinyal yang lebih positif.

 

Btc weekly chart

Sumber Gambar: TradingView via Cointelegraph

 

Bitcoin diketahui berhasil memantul lebih dari 38% setelah menyentuh 200-week Simple Moving Average (SMA) di area US$61 ribu. Level ini sebelumnya juga menjadi titik bottom penting pada bear market 2018 dan crash pasar Maret 2020.

Dalam dua siklus sebelumnya, Bitcoin sempat menyentuh area 200-week SMA sebelum akhirnya memulai pemulihan besar menuju resistance berikutnya.

Jika pola historis tersebut kembali terjadi, target kenaikan berikutnya diperkirakan berada di sekitar US$94.700 atau naik sekitar 17% dari harga saat ini.

 

Baca berita lainnya: Bukan Bitcoin (BTC) Maupun Emas, Kentang Justru Naik 705% Sebulan Terakhir

 

Akumulasi Whale Jadi Faktor Pendukung

Selain faktor teknikal, pasar juga melihat adanya dukungan dari sisi fundamental. Data menunjukkan aktivitas akumulasi whale kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Investor besar dilaporkan menyerap hampir 500% dari total suplai Bitcoin baru yang masuk ke pasar. Kondisi ini dianggap sebagai sinyal bahwa sebagian pelaku pasar besar masih optimistis terhadap prospek BTC dalam jangka panjang.

 

Whale 500%

Sumber Gambar: X.com/caprioleio

 

Meski volatilitas masih tinggi, kombinasi antara area support kuat, akumulasi whale, dan potensi breakout resistance membuat pergerakan Bitcoin saat ini menjadi salah satu fase paling penting sejak awal tahun.

 

Kesimpulan

Bitcoin kini berada di titik penentuan penting. Area US$82.500 menjadi resistance utama yang dipantau trader karena breakout di atas level tersebut berpotensi mengakhiri fase bearish yang sudah berlangsung beberapa bulan terakhir.

Namun selama BTC belum mampu menembus area itu secara meyakinkan, risiko koreksi menuju US$60 ribu masih tetap terbuka. 

Kondisi ini membuat pasar berada dalam posisi wait and see sambil memantau apakah momentum bullish benar-benar cukup kuat untuk membalikkan tren.

 

FAQ

  • Apa itu 200-day EMA pada Bitcoin?
    200-day EMA adalah indikator teknikal yang menunjukkan rata-rata harga Bitcoin selama 200 hari terakhir dengan bobot lebih besar pada harga terbaru. Level ini sering digunakan trader untuk menentukan tren bullish atau bearish.
  • Kenapa level US$82.500 penting untuk Bitcoin?
    Karena area tersebut menjadi resistance utama Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir. Jika BTC berhasil breakout dan bertahan di atas level itu, banyak analis melihatnya sebagai sinyal akhir bear market.
  • Apakah Bitcoin masih berpotensi turun ke US$60 ribu?
    Masih ada peluang. Beberapa pola teknikal seperti bear flag dan penolakan dari 200-day EMA menunjukkan risiko koreksi masih terbuka jika tekanan jual kembali meningkat.
  • Apa arti bear market dalam kripto?
    Bear market adalah kondisi ketika harga aset mengalami tren turun dalam periode panjang dan sentimen pasar cenderung negatif. Biasanya ditandai penurunan harga lebih dari 20% dari puncaknya.
  • Apa itu whale Bitcoin?
    Whale adalah sebutan untuk investor besar yang memiliki Bitcoin dalam jumlah sangat besar. Aktivitas beli atau jual whale sering memengaruhi pergerakan harga pasar kripto.
  • Apakah pantulan dari 200-week SMA selalu bullish?
    Tidak selalu, tetapi secara historis level tersebut sering menjadi area bottom besar Bitcoin. Pada siklus 2018 dan 2020, BTC berhasil memulai pemulihan besar setelah menyentuh area ini.
  • Apa perbedaan 200-day EMA dan 200-week SMA?
    200-day EMA digunakan untuk melihat tren jangka menengah, sedangkan 200-week SMA lebih sering dipakai untuk membaca siklus jangka panjang Bitcoin dan area dasar bear market.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER: Seluruh informasi yang disampaikan oleh Indodax terkait kinerja aset kripto, baik di masa lalu maupun saat ini, merupakan informasi yang bersifat historis. Informasi tersebut tidak menjamin kinerja di masa depan dan terdapat kemungkinan perbedaan hasil yang dapat diperoleh. Sebelum melakukan transaksi jual atau beli aset kripto, pengguna disarankan untuk melakukan riset secara mandiri (DYOR) guna memahami seluruh risiko dan informasi yang relevan.
 

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
KUNCI/IDR
Kunci Coin
2
100%
ETC/IDR
Ethereum C
251.500
76.49%
HNT/IDR
Helium
15.495
46.1%
CHT/IDR
CyberHarbo
4
33.33%
EPIC/IDR
Epic Chain
9.745
29.24%
Nama Harga 24H Chg
DODO/IDR
DODO
1.140
-52.3%
SYN/IDR
Synapse
1.901
-34.31%
PORTAL/IDR
Portal
319
-32.56%
DEFI/IDR
DeFi
3
-25%
MYX/IDR
MYX Financ
5.361
-24.49%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq
04/06/2026
Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq

CEO dan Founder Global Makro, Raoul Pal, membantah anggapan bahwa

04/06/2026
Michael Saylor Unggah ‘Back to Work’, Siap Borong Bitcoin Lagi?
04/06/2026
Michael Saylor Unggah ‘Back to Work’, Siap Borong Bitcoin Lagi?

Pendiri Strategy, perusahaan pemegang Bitcoin (BTC) Michael Saylor, kembali menjadi

04/06/2026
Ternyata Ini 3 Penyebab Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Terus Melemah
04/06/2026
Ternyata Ini 3 Penyebab Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Terus Melemah

Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan tajam, kehilangan lebih dari

04/06/2026