Bitcoin (BTC) kemungkinan masih membutuhkan waktu sebelum kembali ke level tertingginya.
Menurut riset Ecoinometrics, koreksi Bitcoin saat ini secara historis membutuhkan sekitar 10 bulan untuk pulih.

Sumber Gambar: Ecoinometrics
Sementara itu, pasar baru memasuki bulan kedelapan sejak BTC mulai turun dari rekor tertinggi Oktober 2025.
Data tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam rentang waktu yang umum terjadi pada fase pemulihan setelah koreksi besar.
Koreksi Dalam Biasanya Butuh Waktu Lebih Lama
Melansir dari Yellow News, terdapat pola yang konsisten dalam sejarah Bitcoin, di mana semakin dalam penurunan harga, semakin lama proses pemulihannya.
Koreksi sekitar 10% biasanya pulih dalam hitungan minggu. Namun penurunan 30% hingga 40% sering berlangsung selama beberapa bulan. Sementara koreksi yang lebih besar dapat membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk kembali ke level sebelumnya.
Bitcoin sendiri sempat mencetak rekor di atas US$126.000 pada Oktober 2025 sebelum terkoreksi hingga kisaran US$75.400 saat laporan ini diterbitkan.
Baca juga berita terkait: Skenario Bitcoin ke Rp800 Juta Muncul Lagi, Bagaimana Cara Menghadapinya?
Bitcoin Dinilai Masih Dalam Fase Konsolidasi
Berdasarkan pola historis tersebut, analis menilai Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi ketimbang memasuki tren bullish baru.
Pemulihan pasar juga jarang berlangsung dalam garis lurus. Kenaikan tajam sering diikuti periode keraguan sebelum tren naik yang lebih kuat terbentuk.
Karena itu, beberapa hari kenaikan harga belum cukup untuk mengonfirmasi bahwa fase koreksi telah berakhir.
ETF dan Permintaan Spot Jadi Sorotan

Sumber Gambar: X.com/CryptoQuant
Di sisi lain, CryptoQuant melihat Bitcoin mulai bergerak berbeda dibanding pasar saham Amerika Serikat sepanjang 2025.
“Bitcoin mungkin sedang berevolusi dari sekadar aset berisiko menjadi kelas aset hibrida, yang masih sensitif terhadap likuiditas makro, tetapi semakin mampu bergerak mengikuti struktur pasarnya sendiri,” tulis CryptoQuant.
Firma analitik tersebut mengaitkan perubahan itu dengan meningkatnya pembelian di pasar spot serta arus masuk ETF Bitcoin yang tetap stabil.
Menurut CryptoQuant, faktor-faktor tersebut menunjukkan bahwa pergerakan Bitcoin saat ini lebih banyak dipengaruhi permintaan terhadap aset kripto itu sendiri dibanding sentimen pasar tradisional.
Baca selanjutnya: Tak Lagi Bitcoin, 3 Proyek AI Ini Disebut Pimpin Tren Kripto 2026
Bitcoin Pernah Pulih dari Koreksi yang Lebih Dalam
Meski prospek jangka pendek masih dibayangi konsolidasi, sejarah menunjukkan Bitcoin beberapa kali berhasil bangkit dari penurunan yang lebih besar.
Pada bear market 2022, harga Bitcoin sempat anjlok sekitar 78%. Sementara pada siklus 2014 hingga 2015, penurunan mencapai sekitar 86%.
Namun kedua periode tersebut pada akhirnya diikuti fase pemulihan dan pencapaian harga tertinggi baru.
Kesimpulan
Data historis menunjukkan pemulihan Bitcoin setelah koreksi besar tidak terjadi secara instan.
Dengan pasar yang baru memasuki bulan kedelapan sejak penurunan dari puncak Oktober 2025, Bitcoin masih berpotensi membutuhkan waktu hingga 10 bulan untuk pulih sepenuhnya.
Untuk saat ini, fase konsolidasi dinilai masih lebih dominan dibandingkan tren bullish baru.
FAQ
- Mengapa Bitcoin diperkirakan butuh 10 bulan untuk pulih?
Karena koreksi dengan kedalaman yang mirip seperti saat ini dalam sejarah Bitcoin rata-rata membutuhkan sekitar 10 bulan untuk kembali pulih. - Apa itu drawdown Bitcoin?
Drawdown adalah persentase penurunan harga dari titik tertinggi ke titik terendah dalam suatu periode. - Apakah Bitcoin sudah memasuki bull market baru?
Belum ada konfirmasi kuat. Sejumlah analis masih melihat pasar berada dalam fase konsolidasi. - Apa yang bisa mendorong pemulihan Bitcoin?
Permintaan spot yang kuat, arus masuk ETF Bitcoin, dan membaiknya sentimen pasar dapat membantu pemulihan harga. - Apakah Bitcoin pernah pulih setelah koreksi besar?
Ya. Bitcoin beberapa kali mengalami penurunan lebih dari 70% dan tetap berhasil mencetak rekor harga baru pada siklus berikutnya.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


