Harga Bitcoin (BTC) diperkirakan akan bergerak datar atau sideways dalam beberapa bulan ke depan. Pandangan ini disampaikan CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, yang menilai aliran dana baru ke Bitcoin saat ini sedang melemah.
“Arus masuk modal ke Bitcoin sedang mengering,” kata Ju.
Menurut Ju, kondisi tersebut membuat Bitcoin kecil kemungkinan mengalami reli kuat, namun juga tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengalami koreksi tajam seperti pada siklus sebelumnya.
Aliran Dana ke Bitcoin Disebut Mengering
Ki Young Ju menjelaskan bahwa capital inflow ke Bitcoin “sementara mengering”, seiring investor mulai mengalihkan dana mereka kembali ke pasar tradisional.
Saham, emas, dan perak menjadi tujuan utama, terutama setelah harga logam mulia mencetak kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Situasi ini membuat pasar kripto kehilangan momentum jangka pendek. Tanpa masuknya dana baru, pergerakan harga Bitcoin cenderung tertahan di rentang sempit.
“Bukan crash, tapi fase sideways yang membosankan,” jelas Ju, menggambarkan kondisi pasar saat ini.
Baca juga berita terbaru: Inflasi AS Rilis Pekan Depan, Bisakah Bitcoin (BTC) Lanjut Reli?
Sideways Berbeda dengan Tren Historis Bitcoin
Prediksi pergerakan datar ini bertentangan dengan pola historis Bitcoin. Melansir dari Cointelegraph, data CoinGlass menunjukkan bahwa sejak 2013, Januari memang cenderung mencatatkan kenaikan moderat dengan rata-rata 3,81%.
Namun Februari dan Maret biasanya lebih agresif, masing-masing dengan rata-rata kenaikan 13,12% dan 12,21%.
Jika Bitcoin benar-benar bergerak stagnan sepanjang kuartal pertama 2026, maka pola tersebut akan menjadi anomali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Harga Bitcoin Melemah, Sentimen Masih Tertekan
Pada saat laporan ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$90.800, turun lebih dari dua persen dalam 24 jam terakhir dan melemah dari level tertinggi pekan ini di sekitar US$94.400.
Meski begitu, secara bulanan Bitcoin masih mencatatkan kenaikan tipis sekitar 0,8%. Tekanan sentimen juga tercermin dari Crypto Fear & Greed Index yang sejak awal November bertahan di zona fear hingga extreme fear.
Indeks ini mencerminkan kehati-hatian investor, bukan kepanikan massal.
ETF Bitcoin Mulai Menunjukkan Aktivitas Positif

Sumber Gambar: Farside
Di tengah pandangan konservatif tersebut, ada sinyal berbeda dari pasar institusional.
Data Farside Investors mencatat inflow bersih sekitar US$925 juta ke spot Bitcoin ETF dalam tiga hari perdagangan pertama 2026.
Data ini menunjukkan bahwa minat institusi belum sepenuhnya hilang, meski belum cukup kuat untuk mendorong harga keluar dari fase sideways.
Baca selanjutnya: Bitcoin (BTC) Masih Bisa Cetak ATH di Januari 2026, Kata Tom Lee
Pasar Terbelah Antara Waspada dan Optimistis
Sementara CryptoQuant menilai pasar sedang kehabisan tenaga, sejumlah pelaku industri lain tetap optimistis.
Investor kawakan seperti Tim Draper masih meyakini Bitcoin akan memasuki fase adopsi yang lebih luas.
Di sisi lain, analis Bitwise menilai siklus empat tahunan Bitcoin berpotensi tidak lagi berlaku secara kaku.
Perbedaan pandangan ini menegaskan bahwa pasar kripto saat ini berada di fase transisi, bukan tren satu arah yang jelas.
Kesimpulan
Prediksi sideways dari CryptoQuant menggambarkan kondisi pasar Bitcoin yang sedang menunggu arah baru. Tidak ada sinyal runtuh, namun juga belum terlihat katalis kuat untuk reli lanjutan.
Dalam situasi seperti ini, pergerakan harga cenderung dipengaruhi oleh sentimen makro, arus dana global, dan keputusan investor institusional dalam beberapa bulan ke depan.
FAQ
- Apa yang dimaksud dengan Bitcoin sideways?
Bitcoin sideways adalah kondisi ketika harga bergerak di rentang sempit tanpa tren naik atau turun yang jelas dalam periode tertentu. - Apakah Bitcoin sideways berarti tren bearish?
Tidak selalu. Sideways menunjukkan pasar sedang menunggu katalis baru, bukan sinyal pasti penurunan harga. - Kenapa aliran dana ke Bitcoin bisa mengering?
Investor cenderung mengalihkan dana ke aset lain seperti saham atau emas saat potensi imbal hasil jangka pendek dinilai lebih menarik. - Apakah data ETF Bitcoin bertentangan dengan prediksi sideways?
Tidak sepenuhnya. Inflow ETF menunjukkan minat institusi masih ada, tetapi belum cukup kuat untuk mendorong reli besar. - Berapa lama fase sideways Bitcoin bisa berlangsung?
Durasi sideways bervariasi, bisa berlangsung beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung kondisi pasar dan sentimen global. - Apakah fase sideways berbahaya bagi investor pemula?
Fase sideways bukan kondisi ekstrem, tetapi membutuhkan pemahaman risiko karena pergerakan harga cenderung tidak signifikan.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan satu-satunya exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


