ETF Bitcoin Raup US$57 Miliar Hanya Dalam 2 Tahun, Emas Butuh 16 Tahun
icon search
icon search

Top Performers

ETF Bitcoin Raup US$57 Miliar Hanya Dalam 2 Tahun, Emas Butuh 16 Tahun

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

ETF Bitcoin Raup US$57 Miliar Hanya Dalam 2 Tahun, Emas Butuh 16 Tahun

ETF Bitcoin Raup US$57 Miliar Hanya Dalam 2 Tahun, Emas Butuh 16 Tahun

Daftar Isi

ETF Bitcoin (BTC to IDR) mencatat pertumbuhan arus dana yang jauh lebih cepat dibandingkan ETF emas. 

Dalam waktu sekitar dua tahun sejak diluncurkan, produk investasi berbasis Bitcoin ini berhasil menarik sekitar US$57 miliar dana investor, sementara ETF emas membutuhkan lebih dari 16 tahun untuk mencapai level yang sebanding.

 

Bitcoin ETF Kumpulkan Puluhan Miliar Dolar Dalam Waktu Singkat

Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat mulai diperdagangkan pada Januari 2024. Sejak peluncuran tersebut, arus dana langsung mengalir dalam jumlah besar.

Menurut data, total cumulative net inflows Bitcoin ETF mencapai sekitar US$57 miliar dalam sekitar 25 bulan pertama sejak produk tersebut diluncurkan.

 

ETF Bitcoin vs ETF Emas

Sumber Gambar: ETHNews

 

Grafik arus dana menunjukkan lonjakan tajam pada fase awal. Kurva inflow Bitcoin ETF naik hampir vertikal selama bulan-bulan pertama sebelum kemudian mulai melandai.

Lonjakan tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap instrumen investasi yang memberikan eksposur ke Bitcoin melalui produk yang diperdagangkan di bursa.

 

Baca selanjutnya: Bitcoin Segera Tambang Koin ke-20 Juta, Apa Artinya untuk Pasar?

 

ETF Emas Mencapai Level Serupa Setelah Lebih Dari Satu Dekade

Jika dibandingkan dengan ETF emas, perbedaan kecepatannya terlihat sangat signifikan.

ETF emas pertama kali diluncurkan pada 2004 dan membutuhkan lebih dari 200 bulan atau sekitar 16 tahun untuk mencapai arus dana yang setara dengan yang diraih Bitcoin ETF dalam dua tahun pertama.

Sepanjang periode tersebut, arus dana ETF emas juga mengalami beberapa fase penurunan. Data menunjukkan adanya koreksi besar sekitar bulan ke-97 sejak peluncuran serta periode stagnasi yang cukup panjang sebelum kembali meningkat.

Saat ini total dana kumulatif ETF emas bahkan telah melampaui US$100 miliar, tetapi proses menuju angka tersebut berlangsung secara bertahap selama bertahun-tahun.

 

Perbedaan Kondisi Pasar Saat Peluncuran

Meski data menunjukkan Bitcoin ETF tumbuh jauh lebih cepat, kondisi pasar saat kedua produk diluncurkan sangat berbeda.

Pada 2004, industri ETF masih dalam tahap awal perkembangan. Infrastruktur investasi belum sekompleks sekarang dan distribusi digital untuk produk keuangan masih terbatas.

Sebaliknya, Bitcoin ETF hadir ketika pasar ETF sudah matang dan investor global telah terbiasa dengan instrumen tersebut. Selain itu, pasar kripto sudah memiliki basis investor yang besar sebelum ETF diluncurkan.

Banyak investor institusional juga telah menunggu produk ETF Bitcoin selama bertahun-tahun sebelum akhirnya regulator memberikan persetujuan.

 

Baca berikutnya: Bitcoin Jadi Harta Rebutan Saat Cerai di Rusia, Hakim Kewalahan Membaginya

 

Rekor Kecepatan Adopsi ETF Komoditas

Terlepas dari perbedaan konteks tersebut, kecepatan arus dana yang masuk ke Bitcoin ETF tetap menjadi catatan penting dalam industri ETF.

Dalam sekitar dua tahun pertama, tidak ada ETF komoditas lain yang mampu menarik dana puluhan miliar dolar secepat Bitcoin ETF.

Namun laju pertumbuhan tersebut mulai melambat setelah fase awal peluncuran. Selama periode penurunan pasar kripto pada 2025 hingga awal 2026, beberapa ETF Bitcoin sempat mengalami arus dana keluar.

Meski demikian, total inflow kumulatif tetap berada pada level positif dan menjadikan Bitcoin ETF sebagai salah satu produk ETF dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah pasar komoditas.

 

Kesimpulan

Data arus dana menunjukkan perubahan dinamika pasar investasi global. Produk berbasis aset digital mampu menarik modal investor dalam waktu yang jauh lebih singkat dibanding instrumen komoditas tradisional.

Bitcoin ETF mencatat inflow sekitar US$57 miliar dalam dua tahun pertama, sementara ETF emas membutuhkan lebih dari satu dekade untuk mencapai angka yang serupa.

Kecepatan tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap eksposur Bitcoin melalui instrumen investasi yang lebih sederhana dan teregulasi.

 

FAQ

  • Apa itu Bitcoin ETF?
    Bitcoin ETF adalah produk investasi yang diperdagangkan di bursa saham dan dirancang untuk melacak harga Bitcoin. Investor dapat membeli unit ETF seperti saham tanpa perlu membeli atau menyimpan Bitcoin secara langsung.
  • Mengapa Bitcoin ETF menarik arus dana besar?
    Bitcoin ETF memberikan akses yang lebih mudah dan terregulasi ke pasar kripto. Banyak investor institusional yang sebelumnya tidak dapat membeli Bitcoin secara langsung akhirnya bisa mendapatkan eksposur melalui ETF.
  • Apa yang dimaksud dengan inflow ETF?
    Inflow ETF adalah jumlah dana baru yang masuk ke sebuah ETF dari investor. Semakin besar inflow, semakin banyak modal yang dialokasikan ke aset yang dilacak oleh ETF tersebut.
  • Apa perbedaan spot Bitcoin ETF dan futures Bitcoin ETF?
    Spot Bitcoin ETF membeli Bitcoin secara langsung sebagai aset dasar, sementara futures Bitcoin ETF menggunakan kontrak berjangka untuk mengikuti pergerakan harga Bitcoin.
  • Apakah arus dana ETF bisa mempengaruhi harga Bitcoin?
    Arus dana ETF sering dianggap sebagai indikator sentimen investor. Ketika inflow meningkat, permintaan terhadap Bitcoin biasanya ikut meningkat karena ETF harus membeli aset dasar untuk mendukung produk investasinya.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #ETF Bitcoin

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now
Unable to retrieve data.
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah
03/06/2026
Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah

Pasar kripto mendapat sorotan baru terkait pembahasan CLARITY Act di

03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya
03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya

Lembaga riset Tiger Research menilai defi.app berpotensi menjadi salah satu

03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global
03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global

Circle Internet Group (CRCL) tengah melakukan transformasi besar.  Perusahaan yang

03/06/2026