Isu Suku Bunga dan Ketua The Fed Baru Bikin Bitcoin (BTC) Enggan Menguat
icon search
icon search

Top Performers

Isu Suku Bunga dan Ketua The Fed Baru Bikin Bitcoin (BTC) Enggan Menguat

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Isu Suku Bunga dan Ketua The Fed Baru Bikin Bitcoin (BTC) Enggan Menguat

Isu Suku Bunga dan Ketua The Fed Baru Bikin Bitcoin (BTC) Enggan Menguat

Daftar Isi

Harga Bitcoin (BTC) bergerak terbatas di awal pekan kedua Februari 2026, seiring pasar mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS). 

Perhatian investor tertuju pada wacana perubahan kepemimpinan Federal Reserve serta ketidakpastian sikap suku bunga di tengah meningkatnya tekanan politik.

Melansir Coincu, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $69.000 dengan tingkat volatilitas sekitar 10,07%.  Kondisi tersebut mencerminkan belum munculnya katalis kuat yang mendorong pergerakan harga secara signifikan dalam jangka pendek.

 

Target Pertumbuhan Agresif Picu Skeptisisme Pasar

Isu ini menguat setelah Donald Trump menyampaikan ambisi pertumbuhan ekonomi AS hingga 15%, dengan dorongan agar The Fed mengadopsi kebijakan yang lebih longgar. 

Pernyataan tersebut langsung memicu skeptisisme, mengingat pertumbuhan dua digit dinilai sulit dicapai tanpa menimbulkan tekanan inflasi.

Sejumlah ekonom menilai kebijakan moneter tidak bisa diarahkan semata untuk mengejar pertumbuhan jangka pendek. 

Capital Economics, dikutip Fortune, menilai ruang pelonggaran kebijakan pada 2026 masih sempit selama inflasi belum benar-benar terkendali. Perbedaan antara target politik dan realitas kebijakan ini menciptakan ketidakpastian tambahan.

 

Baca selanjutnya: CryptoQuant Sebut Bitcoin Mengalami Perubahan Struktural, Apa Dampaknya?

 

Wacana Kevin Warsh Uji Persepsi Independensi The Fed

Nama Kevin Warsh, mantan Gubernur The Fed, muncul sebagai kandidat kuat ketua bank sentral berikutnya. Warsh dikenal memiliki kredibilitas di kalangan pelaku pasar, namun potensi penunjukannya tetap dibayangi isu independensi The Fed.

Warsh sebelumnya menyampaikan pandangan bahwa peningkatan produktivitas berbasis teknologi dan kecerdasan buatan dapat memberi ruang kebijakan moneter yang lebih fleksibel. 

Namun, pandangan tersebut masih diperdebatkan karena dampak produktivitas teknologi dinilai belum cukup cepat untuk menekan inflasi dalam waktu dekat. Ketidakpastian ini membuat pasar lebih berhati-hati, termasuk terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.

 

Bitcoin Tertahan di Tengah Sikap Tunggu Investor

Alih-alih merespons spekulasi kebijakan secara agresif, pergerakan Bitcoin mencerminkan sikap menunggu (wait and see). 

Tekanan terhadap independensi The Fed dinilai berpotensi meningkatkan volatilitas suku bunga dan nilai tukar dolar, yang kerap berdampak langsung pada sentimen aset digital.

Dalam kondisi seperti ini, pasar cenderung menghindari posisi berisiko besar hingga ada kepastian arah kebijakan.

 

Data Inflasi Jadi Penentu Sentimen Berikutnya

Perhatian investor kini mengarah pada rilis data inflasi AS, termasuk CPI dan PCE, serta komunikasi terbaru dari Federal Open Market Committee (FOMC). 

Data tersebut akan menjadi penentu apakah narasi pelonggaran kebijakan memiliki dasar kuat atau justru tertahan oleh tekanan harga.

Selama sinyal kebijakan masih bercampur antara tekanan politik dan kehati-hatian bank sentral, Bitcoin diperkirakan bergerak terbatas dengan sensitivitas tinggi terhadap sentimen makro.

 

Baca berikutnya: 3 Agenda Keuangan Global Minggu Ini yang Bisa Mempengaruhi Pasar Kripto

 

Kesimpulan

Pergerakan Bitcoin yang masih tertahan mencerminkan pasar yang lebih disiplin membaca risiko makro. 

Isu suku bunga dan kepemimpinan The Fed belum memberi kepastian arah, sehingga investor memilih menunggu konfirmasi data ketimbang berspekulasi. 

Dalam jangka pendek, stabilitas kebijakan moneter tetap menjadi kunci sebelum pasar kripto menemukan momentum baru.

 

FAQ

  • Mengapa perubahan ketua The Fed bisa memengaruhi pasar kripto?
    Ketua The Fed memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan moneter. Perubahan kepemimpinan dapat mengubah ekspektasi suku bunga dan likuiditas global, yang berdampak ke aset berisiko seperti kripto.
  • Apakah tekanan politik terhadap The Fed selalu berdampak negatif?
    Tekanan politik meningkatkan ketidakpastian kebijakan. Pasar cenderung merespons dengan kehati-hatian karena independensi bank sentral dianggap penting untuk stabilitas jangka panjang.
  • Kenapa target pertumbuhan ekonomi tinggi justru bikin pasar waspada?
    Pertumbuhan agresif sering kali berisiko memicu inflasi. Jika inflasi naik, ruang pelonggaran suku bunga justru menyempit, yang bisa menekan sentimen aset berisiko.
  • Apakah Bitcoin sensitif terhadap data CPI dan PCE?
    Ya. Data inflasi memengaruhi ekspektasi suku bunga AS. Perubahan ekspektasi ini sering tercermin pada pergerakan Bitcoin dan pasar kripto secara umum.
  • Apa sinyal utama yang ditunggu investor kripto saat ini?
    Investor menunggu kepastian arah kebijakan The Fed melalui data inflasi dan komunikasi FOMC sebelum mengambil posisi lebih agresif.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
DODO/IDR
DODO
1.250
113.31%
BP/IDR
Backpack
4.196
68.51%
LIT/IDR
Lighter
33.053
42.43%
ALITAS/IDR
Alitas
4
33.33%
ENA/IDR
Ethena
2.007
28.57%
Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
1
-50%
UB/IDR
Unibase
1.896
-49.84%
EVER/IDR
Everscale
116
-33.71%
FUN/IDR
FUNToken
21
-15.47%
DRX/IDR
DRX Token
64
-14.66%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah
03/06/2026
Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah

Pasar kripto mendapat sorotan baru terkait pembahasan CLARITY Act di

03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya
03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya

Lembaga riset Tiger Research menilai defi.app berpotensi menjadi salah satu

03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global
03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global

Circle Internet Group (CRCL) tengah melakukan transformasi besar.  Perusahaan yang

03/06/2026