Bitcoin (BTC) kembali melemah dan turun ke sekitar $63.000, memperpanjang tekanan yang sudah terjadi sejak akhir pekan.
Koreksi ini muncul di tengah kekhawatiran baru terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump serta meningkatnya ketegangan geopolitik global.
Dalam 24 jam terakhir, BTC diperdagangkan di kisaran $63.000, turun sekitar 3% dalam sehari. Pelemahan ini membuat pasar kembali menguji area psikologis penting di sekitar $60.000.
Support Bitcoin $60.000 Jadi Kunci

Sumber: TradingView
Dilansir dari CoinDesk, level $60.000 kini menjadi area support krusial yang diawasi pelaku pasar. Jika level tersebut gagal bertahan, Bitcoin berpotensi turun lebih dalam menuju area mid-to-low $50.000.
Tekanan pasar kripto terjadi bersamaan dengan pelemahan saham AS. Presiden Trump mengumumkan tarif sementara sebesar 15% terhadap impor, naik dari 10% yang diumumkan sebelumnya.
Kebijakan ini memicu ketidakpastian baru di pasar keuangan. Saat risiko makro meningkat, aset berisiko seperti kripto cenderung mengalami tekanan jual.
Sinyal Historis: Dasar Belum Terbentuk?

Sumber: CoinDesk
Data historis menunjukkan Bitcoin jarang membentuk titik dasar sebelum terjadi bear cross, yaitu ketika rata-rata harga 50 minggu turun menembus rata-rata 100 minggu.
Sinyal ini sebelumnya menandai akhir bear market besar pada 2018 dan 2022. Namun saat ini, rata-rata 50 minggu masih berada jauh di atas 100 minggu, yang berarti sinyal tersebut belum muncul.
Secara teknikal, pola ini bersifat lagging atau tertinggal. Artinya, crossover biasanya mengonfirmasi bahwa fase terburuk sudah terjadi, bukan memprediksi kejatuhan berikutnya.
Meski begitu, jika pola historis berulang, harga masih berisiko turun ke area $50.000 sebelum pembentukan dasar jangka panjang.
Baca juga: Miner Besar Bitdeer Jual Semua Bitcoin (BTC), Ada Apa di Balik Ini?
Tekanan Makro dan Sentimen Risiko
Koreksi kali ini tidak berdiri sendiri. Pasar global juga menghadapi tekanan akibat ketegangan geopolitik dan kekhawatiran terhadap kebijakan perdagangan.
Ketika ketidakpastian meningkat, investor cenderung mengurangi eksposur pada aset volatil. Bitcoin yang sering bergerak searah dengan sentimen risiko global ikut terdampak.
Meski demikian, sinyal historis tidak menjamin hasil yang sama di masa depan. Struktur pasar saat ini berbeda dibanding 2018 maupun 2022, terutama dengan meningkatnya partisipasi institusi dan produk investasi berbasis kripto.
Kesimpulan
Penurunan Bitcoin ke $63.000 membuka kembali risiko pengujian level $60.000 sebagai support utama. Jika gagal bertahan, tekanan teknikal dan historis menunjukkan potensi koreksi lebih dalam menuju area $50.000.
Namun pembentukan dasar pasar bukanlah peristiwa instan, melainkan proses yang berlangsung bertahap. Dalam kondisi makro yang belum stabil, volatilitas masih menjadi faktor dominan dalam pergerakan harga BTC.
FAQ
1. Mengapa Bitcoin turun ke $63.000?
Penurunan dipicu kombinasi sentimen makro, kebijakan tarif AS, dan tekanan risiko global yang membuat investor mengurangi eksposur pada aset volatil.
2. Apa itu bear cross pada Bitcoin?
Bear cross terjadi ketika rata-rata harga 50 minggu turun menembus rata-rata 100 minggu. Secara historis, ini sering muncul menjelang akhir bear market.
3. Apakah Bitcoin bisa turun ke $50.000?
Beberapa analis melihat area $50.000 sebagai potensi target jika support $60.000 gagal bertahan. Namun tidak ada kepastian harga akan mencapai level tersebut.
4. Mengapa level $60.000 dianggap penting?
Level ini menjadi area support psikologis dan teknikal yang banyak diperhatikan trader sebagai batas penahan koreksi.
5. Apakah sejarah selalu terulang dalam pergerakan Bitcoin?
Tidak selalu. Data historis memberi gambaran pola, tetapi kondisi pasar dan faktor makro saat ini bisa menghasilkan dinamika berbeda.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinDesk – Bitcoin dips under $63,000 and history says more pain ahead before bottom forms, diakses pada 24 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
