Bitcoin (BTC) justru bertahan saat emas mulai kehilangan momentum. Setelah sempat mencetak rekor harga, emas kini melemah dan turun ke bawah level teknikal penting, sementara Bitcoin tetap stabil di tengah tekanan geopolitik AS – Iran.
Perbedaan arah ini muncul di saat pasar global masih dibayangi konflik dan ketidakpastian, menandai perubahan pola lama ketika kedua aset kerap bergerak sejalan sebagai lindung nilai.
Divergensi Bitcoin dan Emas Makin Terlihat

Sumber Gambar: TradingView via Cointelegraph
Harga emas turun ke sekitar $4.497 per ons, setelah sebelumnya sempat menyentuh rekor hampir $5.600 pada Januari 2026.
Penurunan ini membuat emas jatuh di bawah 50-day exponential moving average (EMA), yang selama ini menjadi level support penting.
Di sisi lain, Bitcoin bertahan di kisaran $67.000–$68.000, tanpa tekanan signifikan meski konflik di Timur Tengah masih terus meningkat.
Perbedaan ini menjadi sorotan karena dalam kondisi krisis, kedua aset biasanya bergerak searah sebagai pelindung nilai.
Baca juga berita terkait: Kiyosaki: Bitcoin Bisa Tembus $750K, Ethereum $95K Setelah Crash Besar
Analis Soroti Perbedaan Basis Investor
Head of Macro di 21Shares, Stephen Coltman, melihat perbedaan ini berasal dari siapa yang mendorong permintaan.
“Emas fisik saat ini memiliki peran strategis yang lebih besar dalam konteks geopolitik, sebagai aset pilihan bagi negara-negara untuk menyimpan kekayaan dengan cara yang terlindungi dari kekuatan rival. Hal ini membuat pergerakan harganya menjadi lebih sensitif terhadap memburuknya hubungan internasional,” jelas Coltman dikutip dari Cointelegraph.
Emas dalam beberapa tahun terakhir banyak dibeli oleh bank sentral dan negara, yang menggunakannya sebagai cadangan strategis di tengah ketegangan global.
Sementara itu, Bitcoin lebih banyak dimiliki oleh investor ritel, yang mengandalkannya sebagai alternatif saat akses ke sistem keuangan tradisional terganggu.
Perbedaan karakter investor ini membuat respons harga kedua aset menjadi tidak lagi sejalan.
Faktor Geopolitik Ubah Pola Pergerakan
Kondisi geopolitik masih menjadi pendorong utama pergerakan emas. Statusnya sebagai aset cadangan membuat emas sensitif terhadap perubahan hubungan antarnegara.
Namun, kenaikan tajam dalam beberapa tahun terakhir juga membuka ruang koreksi. Volatilitas tinggi memicu aksi ambil untung, yang kemudian menekan harga dalam jangka pendek.
Di sisi lain, Bitcoin menunjukkan fungsi yang berbeda. Saat konflik meningkat dan beberapa bursa di kawasan Timur Tengah sempat berhenti beroperasi akibat serangan, Bitcoin tetap dapat diakses tanpa gangguan.
Akses 24 jam tanpa bergantung pada perbankan menjadi nilai tambah yang semakin relevan bagi individu di situasi darurat.
Baca selanjutnya: Akhir Perang AS–Iran Tinggal Hitungan Bulan? Ini Prediksi Terbarunya
Perdebatan Bitcoin vs Emas Kembali Menguat
Perbedaan arah ini memicu pandangan yang beragam di kalangan analis. Ekonom makro Lyn Alden menilai Bitcoin berpotensi mengungguli emas dalam beberapa tahun ke depan, terutama jika siklus pertumbuhan kembali berlanjut.
“Biasanya pergerakan keduanya seperti ayunan yang bergantian. Jika emas sudah naik sebesar itu, maka pola penurunan imbal hasil di setiap siklus kemungkinan akan hilang pada siklus berikutnya,” ujar Lyn Alden.
Sebaliknya, Ray Dalio menilai Bitcoin masih memiliki karakter sebagai aset berisiko dan belum dapat menggantikan emas sebagai penyimpan nilai utama dalam sistem keuangan.
Perbedaan pandangan ini menunjukkan bahwa posisi kedua aset masih terus berkembang dan belum mencapai titik keseimbangan baru.
Pergerakan yang tidak lagi sejalan menunjukkan bahwa pasar mulai membedakan peran antara Bitcoin dan emas.
Emas semakin mencerminkan strategi institusi dan negara, sementara Bitcoin berkembang sebagai alat lindung nilai berbasis individu.
Kondisi ini membuka ruang bagi keduanya untuk tidak saling menggantikan, melainkan berjalan dengan fungsi yang berbeda dalam portofolio investor.
Kesimpulan
Divergensi antara Bitcoin dan emas mencerminkan perubahan struktur pasar yang lebih dalam. Perbedaan jenis investor dan fungsi membuat keduanya merespons kondisi global dengan cara yang berbeda.
Bitcoin menawarkan fleksibilitas dan akses tanpa batas, sementara emas tetap menjadi pilihan utama bagi institusi besar.
Pergerakan saat ini memperlihatkan bahwa peran keduanya tidak lagi sepenuhnya sejalan, melainkan berkembang mengikuti kebutuhan masing-masing segmen pasar.
FAQ
- Apa itu divergensi Bitcoin dan emas?
Divergensi adalah kondisi ketika harga Bitcoin dan emas bergerak ke arah berbeda. Hal ini biasanya dipicu oleh perbedaan faktor pasar dan jenis investor yang mendominasi. - Kenapa Bitcoin tetap stabil saat emas turun?
Bitcoin didukung oleh permintaan dari investor ritel dan faktor utilitas, seperti akses 24 jam tanpa perbankan, sementara emas lebih dipengaruhi oleh kebijakan dan aksi bank sentral. - Apakah Bitcoin lebih unggul dari emas saat ini?
Bitcoin menunjukkan ketahanan dalam kondisi tertentu, tetapi emas masih dianggap lebih stabil secara historis. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda di pasar. - Apa perbedaan utama Bitcoin dan emas sebagai safe haven?
Emas berfungsi sebagai cadangan nilai institusi, sedangkan Bitcoin lebih fleksibel dan dapat digunakan langsung oleh individu, terutama saat sistem keuangan terganggu. - Apakah investor sebaiknya memilih Bitcoin atau emas?
Banyak analis menyarankan kombinasi keduanya karena karakter yang berbeda, sehingga dapat membantu diversifikasi dan mengurangi risiko.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Cointelegraph – BTC and gold divergence reflects split between retail and central banks: Analyst, diakses pada 23 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #info emas 2026, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


