Krisis Dolar Memuncak, Bolivia Siap Legalkan USDT untuk Transaksi Harian
icon search
icon search

Top Performers

Krisis Dolar Memuncak, Bolivia Siap Legalkan USDT untuk Transaksi Harian

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Krisis Dolar Memuncak, Bolivia Siap Legalkan USDT untuk Transaksi Harian

Krisis Dolar Memuncak, Bolivia Siap Legalkan USDT untuk Transaksi Harian

Daftar Isi

Pemerintah Bolivia tengah mengkaji regulasi yang memungkinkan Tether (USDT) digunakan sebagai alat pembayaran di tengah krisis dolar AS yang berkepanjangan. 

Jika disetujui, masyarakat nantinya dapat memanfaatkan stablecoin tersebut untuk transaksi, menabung, hingga aktivitas perdagangan secara legal.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengatasi terbatasnya pasokan dolar AS di dalam negeri sekaligus memperluas integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan nasional.

 

USDT Berpeluang Digunakan untuk Pembayaran Sehari-hari

 

jose gabriel espinoza bolivia

Espinoza menyatakan pemerintah sedang mengkaji integrasi USDT ke dalam sistem pembayaran Bolivia | Sumber Gambar: Criptonoticias

 

Menteri Ekonomi dan Keuangan Publik Bolivia, Jose Gabriel Espinoza, mengatakan pemerintah sedang menyusun kerangka regulasi yang akan mengakui USDT sebagai salah satu mata uang untuk pembayaran, berdampingan dengan boliviano dan dolar AS.

Mengutip Cointelegraph, regulasi tersebut masih dalam tahap evaluasi. 

Jika resmi diterapkan, USDT dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti membayar barang dan jasa, menyimpan nilai aset, hingga mendukung aktivitas perdagangan, tanpa bergantung sepenuhnya pada uang tunai maupun sistem perbankan tradisional.

Espinoza menegaskan implementasi kebijakan ini harus dibarengi pengawasan yang ketat. 

Bolivia masih berada dalam FATF Grey List, sehingga pemerintah perlu memastikan aturan terkait anti pencucian uang (AML) dan pencegahan pendanaan terorisme (CFT) diterapkan secara optimal.

Kebijakan ini melanjutkan perubahan sikap Bolivia terhadap aset digital setelah negara tersebut mencabut larangan penggunaan mata uang kripto pada 2024. 

Pemerintahan Presiden Rodrigo Paz Pereira juga telah menyatakan komitmennya untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam sistem keuangan formal, termasuk membuka peluang bagi perbankan menyediakan layanan berbasis stablecoin.

 

Baca juga berita terkait: IHSG Berbalik Merah, Bitcoin dan Emas Masih Lesu, Apa yang Perlu Diperhatikan?

 

Kelangkaan Dolar Jadi Alasan Utama

Dorongan utama di balik kebijakan ini adalah semakin sulitnya memperoleh dolar AS di Bolivia. Selama bertahun-tahun, negara tersebut mempertahankan nilai tukar resmi sekitar 6,86 boliviano per dolar AS untuk pembelian dan 6,96 boliviano untuk penjualan.

Namun, menurut Reuters, tekanan terhadap cadangan devisa membuat pemerintah mengakhiri kebijakan nilai tukar tetap tersebut pada awal tahun ini.

Kondisi itu memicu munculnya pasar valuta asing paralel dengan kurs dolar yang jauh lebih tinggi dibandingkan nilai resmi.

Perbedaan nilai tukar tersebut mendorong masyarakat mencari alternatif yang tetap mengikuti nilai dolar AS. 

Dalam situasi ini, USDT menjadi salah satu pilihan karena nilainya dipatok terhadap dolar dan lebih mudah diakses dibandingkan memperoleh dolar tunai.

 

Adopsi Stablecoin Berpotensi Meningkat

Apabila regulasi disahkan, Bolivia berpotensi menjadi salah satu negara Amerika Latin yang mengintegrasikan stablecoin ke dalam aktivitas ekonomi sehari-hari melalui kerangka hukum yang jelas.

Data Chainalysis menunjukkan Bolivia mencatat volume transaksi kripto sekitar US$14,8 miliar dalam periode 12 bulan pada evaluasi adopsi kripto 2025 di Amerika Latin. 

Angka tersebut mencerminkan meningkatnya penggunaan aset digital di negara tersebut dan menjadi salah satu faktor yang mendukung pembahasan regulasi baru.

Meski masih berupa usulan, kebijakan ini menunjukkan bahwa stablecoin mulai dipandang sebagai solusi pembayaran digital di negara yang menghadapi keterbatasan akses terhadap mata uang asing, bukan hanya sebagai instrumen investasi.

 

Kesimpulan

Rencana Bolivia untuk mengakui USDT sebagai alat pembayaran mencerminkan perubahan pendekatan pemerintah terhadap aset digital di tengah tekanan ekonomi. 

Jika regulasi tersebut disahkan, stablecoin dapat menjadi alternatif transaksi yang lebih mudah diakses masyarakat sekaligus memperluas pemanfaatan aset digital dalam sistem keuangan nasional.

 

FAQ

  • Apakah Bolivia akan menjadikan USDT sebagai mata uang resmi?
    Tidak. Pemerintah hanya mempertimbangkan regulasi agar USDT dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Mata uang resmi Bolivia tetap boliviano.
  • Mengapa Bolivia ingin menggunakan USDT?
    Karena negara tersebut mengalami kelangkaan dolar AS akibat menurunnya cadangan devisa. USDT dinilai dapat menjadi alternatif transaksi yang nilainya mengikuti dolar.
  • Apa itu USDT?
    USDT adalah stablecoin yang nilainya dirancang mengikuti dolar AS. Aset ini banyak digunakan untuk transaksi, perdagangan aset kripto, maupun penyimpanan nilai.
  • Kapan regulasi USDT di Bolivia mulai berlaku?
    Belum ada tanggal resmi. Saat ini pemerintah masih mengevaluasi kerangka regulasi sebelum kebijakan tersebut dapat diterapkan.
  • Mengapa status FATF Grey List berpengaruh terhadap kebijakan ini?
    Karena Bolivia harus memastikan penggunaan aset digital memenuhi standar internasional terkait anti pencucian uang (AML) dan pencegahan pendanaan terorisme (CFT) sebelum memperluas penggunaannya.
  • Apa dampak kebijakan Bolivia terhadap adopsi stablecoin?
    Jika disahkan, kebijakan ini dapat mempercepat penggunaan stablecoin untuk pembayaran sehari-hari dan menjadi salah satu contoh integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan nasional di Amerika Latin.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi CS Indodax

  • Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
  • Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
  • Email bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Stablecoin, #Berita USDT

Lebih Banyak dari Altcoin,Berita

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
ZKWASM/IDR
ZKWASM
57
96.55%
COW/IDR
CoW Protoc
4.835
89.24%
NOVA/IDR
NOVA
152.000
47.57%
TRIA/IDR
Tria
179
20.89%
HUMA/IDR
Huma Finan
427
18.74%
Nama Harga 24H Chg
METIS/IDR
Metis
50.419
-53.74%
DVI/IDR
Dvision Ne
1
-50%
ALIF/IDR
ALIF
263
-33.42%
CHT/IDR
CyberHarbo
2
-33.33%
XGD/IDR
XGold
218.998
-31.13%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Pakar: Bitcoin Lebih Rentan terhadap Serangan 51%, Ethereum Dinilai Lebih Aman

Seorang profesor keuangan dari Duke University, Campbell Harvey, menilai Bitcoin

Krisis Dolar Memuncak, Bolivia Siap Legalkan USDT untuk Transaksi Harian
14/07/2026
Krisis Dolar Memuncak, Bolivia Siap Legalkan USDT untuk Transaksi Harian

Pemerintah Bolivia tengah mengkaji regulasi yang memungkinkan Tether (USDT) digunakan

14/07/2026
Pemerintah AS Kirim Bitcoin dan Ethereum Senilai Rp5,2 Triliun ke Bursa, Bakal Dijual?
14/07/2026
Pemerintah AS Kirim Bitcoin dan Ethereum Senilai Rp5,2 Triliun ke Bursa, Bakal Dijual?

Pemerintah Amerika Serikat kembali menjadi sorotan setelah memindahkan Bitcoin (BTC)

14/07/2026