Dalam wawancara terbaru bersama Bloomberg, pendiri dan CEO Ark Invest, Cathie Wood menyebut Bitcoin (BTC to IDR) sebagai aset yang secara struktural lebih unggul dibanding emas sebagai penyimpan nilai, meski harga BTC masih tertekan sepanjang tahun ini.
“Bitcoin jelas jauh lebih unggul dibanding emas,” ujarnya.

Sumber Gambar: X.com
Pernyataan tersebut muncul di tengah performa pasar yang sangat volatil, di mana Bitcoin tercatat turun sejak awal tahun. Sebaliknya, harga emas justru menguat sekitar 19% dalam periode yang sama dan berada di level US$5.180 per troy ounce.
Dalam kesempatan yang sama, Wood kembali menegaskan proyeksi jangka panjang Ark terhadap Bitcoin, yakni potensi harga mencapai US$1,5 juta pada 2030.
Proyeksi tersebut didasarkan pada asumsi peningkatan adopsi institusional, integrasi Bitcoin dalam sistem keuangan global, serta penguatan perannya sebagai aset lindung nilai digital.
Baca berita terbaru lainnya: Bitcoin Masih Dominan, Tapi Investor Kripto Mulai Ekspansi ke Aset Top 20
Bitcoin Dinilai Lebih Relevan di Sistem Keuangan Modern
Wood mengakui bahwa emas selama ini memiliki peran defensif dalam portofolio investor, terutama saat kondisi ekonomi tidak menentu. Namun menurutnya, karakter digital Bitcoin membuatnya lebih sesuai dengan arsitektur sistem keuangan modern.
Ia menilai permintaan emas sudah berada pada tahap matang dan relatif stabil, sementara Bitcoin masih berada di fase awal adopsi, baik oleh institusi maupun investor ritel.
Dalam pandangannya, terdapat pergeseran generasi di mana investor muda lebih memilih aset digital dibanding logam mulia fisik sebagai store of value.
Wood juga menambahkan bahwa baik emas maupun Bitcoin dapat berfungsi sebagai lindung nilai saat siklus deflasi terjadi. Namun, ia mengklaim Bitcoin menunjukkan performa yang relatif lebih kuat dalam kondisi tersebut.
Ark Invest Tambah Eksposur ke Saham Kripto
Di tengah koreksi harga akhir-akhir ini, Ark Invest justru meningkatkan eksposur terhadap sektor aset digital. Perusahaan tersebut membeli 212.314 saham Bitmine senilai sekitar US$4,2 juta melalui tiga exchange-traded fund miliknya.
Selain itu, Ark juga mengakuisisi 74.323 saham Bullish senilai kurang lebih US$2,4 juta dan 174.767 saham Robinhood dengan nilai sekitar US$12,4 juta.
Bullish kini menjadi kepemilikan terbesar kesembilan dalam ETF ARKF dengan bobot sekitar 3,4% dan valuasi mendekati US$30 juta. Ark juga mempertahankan posisi di perusahaan kripto lain seperti Block, Circle, dan Coinbase.
Langkah ini mencerminkan strategi yang konsisten dengan pandangan Wood, yakni fokus pada pertumbuhan struktural industri kripto. Meski volatilitas masih membayangi, Ark menilai fondasi jangka panjang Bitcoin tetap kuat.
Baca berikutnya: Isu Serangan Quantum ke Bitcoin Cuma “Fear Fad”? Ini Kata Michael Saylor
Kesimpulan
Pernyataan Cathie Wood menyoroti perbedaan tajam antara narasi jangka panjang dan kondisi pasar saat ini.
Ketika emas mencatat kenaikan signifikan dan Bitcoin mengalami koreksi hampir 28%, Ark Invest justru memperdalam eksposur ke sektor kripto dan mempertahankan target ambisius US$1,5 juta pada 2030.
Data harga saat ini memang mendukung emas. Namun strategi investasi Ark menunjukkan bahwa sebagian institusi masih melihat Bitcoin sebagai aset strategis dalam portofolio jangka panjang.
Perdebatan Bitcoin versus emas sebagai penyimpan nilai pun tetap terbuka, dan arah berikutnya akan ditentukan oleh adopsi global serta dinamika ekonomi makro.
FAQ
- Mengapa Cathie Wood menilai Bitcoin lebih unggul dari emas?
Cathie Wood menilai Bitcoin memiliki keunggulan struktural karena bersifat digital, memiliki suplai terbatas, dan lebih mudah diintegrasikan dalam sistem keuangan modern dibanding emas fisik. - Berapa penurunan harga Bitcoin sepanjang tahun ini?
Bitcoin telah turun sekitar 27,7% sejak awal tahun dan saat ini diperdagangkan di kisaran US$63.200 berdasarkan data terbaru. - Mengapa emas justru naik saat Bitcoin turun?
Emas sering dianggap aset safe haven tradisional saat ketidakpastian ekonomi meningkat. Pada periode yang sama, harga emas naik sekitar 19%, menunjukkan arus dana defensif ke logam mulia. - Apa target harga Bitcoin menurut Ark Invest?
Ark Invest mempertahankan proyeksi jangka panjang bahwa harga Bitcoin berpotensi mencapai US$1,5 juta pada 2030 jika adopsi institusional dan peran sebagai store of value terus meningkat. - Saham kripto apa saja yang dibeli Ark Invest baru-baru ini?
Ark membeli saham Bitmine, Bullish, dan Robinhood dengan total nilai hampir US$19 juta, serta tetap memiliki eksposur di perusahaan seperti Block, Circle, dan Coinbase.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Crypto Economy – Ark Invest’s Cathie Wood Calls Bitcoin the Clear Winner Over Gold, diakses pada 25 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #info emas 2026, #Berita Tokoh Kripto Dunia






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
