CEO Strategy, Phong Le, kembali menarik perhatian komunitas kripto setelah menyebut Bitcoin sebagai “United States of Money”.
Menurutnya, Bitcoin memiliki aturan yang transparan, jumlah pasokan yang terbatas, serta tidak dapat dikendalikan oleh pemerintah mana pun.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah upaya Strategy mempertahankan kinerja produk saham preferennya, STRC, yang sempat tertekan akibat penurunan harga Bitcoin.
Di saat yang sama, Phong Le juga menegaskan keyakinannya bahwa Bitcoin berpotensi menjadi aset cadangan global dalam satu dekade mendatang.
Mengapa Bitcoin Disebut “United States of Money”?
Bitcoin is Freedom
I spent the last few weeks in my motherland, Vietnam. The country has transformed since my family escaped in 1978. It is more prosperous, energetic, and ambitious than the Vietnam I left behind. A young population, rising investment, and global aspiration have…
— Phong Le (@phongle) July 4, 2026
Dalam penjelasannya, Phong Le membandingkan Bitcoin dengan prinsip yang mendasari Konstitusi Amerika Serikat, yaitu sistem yang berjalan berdasarkan aturan yang jelas, bukan keputusan individu.
“Bitcoin is the United States of money. It aspires to do for money what the American Constitution aspired to do for government: create a system governed by transparent rules rather than the discretion of individuals… But beyond that, Bitcoin is hope,” ujar Phong Le.
Menurutnya, karakteristik tersebut membuat Bitcoin mampu melindungi nilai kekayaan dari inflasi, sensor, maupun tekanan politik.
Ia juga mengaitkan pandangan tersebut dengan pengalaman keluarganya yang pernah menjadi pengungsi dari Vietnam, sehingga kebebasan dalam mengelola aset dinilai memiliki arti penting.
Phong Le bahkan memprediksi Bitcoin berpotensi menjadi aset cadangan global dalam 10 tahun ke depan.
Baca juga: Clarity Act Ubah Aturan Crypto? Bitcoin hingga XRP Bisa Punya Status Baru
Investasi Pribadi Phong Le Kembali Impas
Selain menyampaikan pandangannya mengenai Bitcoin, Phong Le juga diketahui membeli 11.000 lembar saham preferen STRC melalui family trust miliknya.
Berdasarkan dokumen yang diajukan pada 22 Juni 2026, nilai pembelian tersebut mencapai sekitar $998.756, atau hampir $1 juta, dengan harga rata-rata $90,80 per saham.
Saat itu, harga STRC berada di bawah nilai par $100. Untuk menjaga harga tetap mendekati level tersebut, Strategy menaikkan dividen tahunan STRC dari 9% saat pertama diluncurkan pada Juli 2025 menjadi 12%.
Menurut data Arkham, nilai investasi pribadi Phong Le kini telah kembali ke titik break-even atau impas.
Strategy Masih Jadi Pemegang Bitcoin Terbesar
STRATEGY CEO BACK IN PROFIT
Strategy CEO Phong Le bought $1 Million of STRC on June 22nd at ~$90. STRC is now back at $90.
Will the Strategy CEO end up turning a profit on this trade? https://t.co/yOzbagLb1a pic.twitter.com/410XI9Qlpd
— Arkham (@arkham) July 2, 2026
Keyakinan Phong Le terhadap Bitcoin sejalan dengan strategi perusahaan yang dipimpinnya. Hingga saat ini, Strategy tercatat sebagai perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia, yakni sekitar 818.334 BTC.
Model akumulasi Bitcoin tersebut pertama kali diperkenalkan oleh pendiri Strategy, Michael Saylor, pada 2020.
Namun, tidak semua pihak memiliki pandangan yang sama. Sejumlah analis menilai Strategy bukan lagi pembeli Bitcoin terbesar seperti beberapa tahun lalu, sementara perusahaan juga sempat membukukan kerugian kuartalan sekitar $12,5 miliar ketika harga Bitcoin mengalami penurunan.
Kesimpulan
Pernyataan Phong Le kembali memperlihatkan optimisme jangka panjang Strategy terhadap Bitcoin.
Baginya, Bitcoin bukan sekadar aset investasi, melainkan sistem keuangan yang dibangun di atas aturan yang transparan dan pasokan yang terbatas.
Meski demikian, pandangan tersebut tetap memicu perdebatan. Di satu sisi, Strategy terus memperbesar eksposurnya terhadap Bitcoin, sementara di sisi lain investor masih mencermati risiko volatilitas harga serta dampaknya terhadap kinerja perusahaan.
FAQ
1. Apa maksud Bitcoin disebut “United States of Money”?
Menurut Phong Le, Bitcoin memiliki sistem yang berjalan berdasarkan aturan transparan dan pasokan yang terbatas, mirip dengan prinsip tata kelola yang ingin dibangun oleh Konstitusi Amerika Serikat.
2. Siapa Phong Le?
Phong Le adalah CEO Strategy, perusahaan publik yang saat ini menjadi pemegang Bitcoin terbesar di dunia.
3. Apa itu STRC?
STRC adalah saham preferen yang diterbitkan Strategy. Produk ini dirancang agar diperdagangkan mendekati nilai par $100 dengan penyesuaian dividen secara berkala.
4. Berapa banyak Bitcoin yang dimiliki Strategy?
Berdasarkan referensi, Strategy saat ini memiliki sekitar 818.334 BTC, menjadikannya perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar.
5. Mengapa pandangan Phong Le penting bagi pasar?
Karena Strategy merupakan salah satu perusahaan dengan eksposur Bitcoin terbesar, sehingga pandangan manajemennya sering menjadi perhatian investor dalam melihat prospek jangka panjang aset kripto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – MicroStrategy CEO Calls Bitcoin ‘United States of Money’, diakses pada 6 Juli 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Pergerakan Harga Crypto, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
