Sebuah riset terbaru dari CoinGecko mengungkap pola menarik terkait waktu terbaik membeli Bitcoin (BTC). Berdasarkan analisis data selama 13 tahun, hari libur federal di Amerika Serikat justru mencatat performa paling bullish untuk Bitcoin dalam jangka pendek.
Dalam laporan bertajuk The Best Days to Buy Bitcoin, CoinGecko menganalisis pergerakan harga BTC sejak 1 Mei 2013 hingga 8 Mei 2026 menggunakan total 4.753 observasi harian. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelian Bitcoin saat holiday AS menghasilkan rata-rata return harian berikutnya sebesar +0,77%.
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding rata-rata return hari non-holiday yang hanya berada di level +0,19%.
Temuan ini cukup mengejutkan karena banyak pelaku pasar selama ini menganggap volume perdagangan saat libur cenderung lebih sepi dan kurang agresif.
Hari Libur AS Jadi Momentum Paling Bullish untuk Bitcoin

Sumber Gambar: CoinGecko
CoinGecko menemukan bahwa efek holiday pada Bitcoin jauh lebih kuat dibanding pola hari biasa.
Secara keseluruhan:
- US Holidays average return: +0,77%
- Non-holiday average return: +0,19%
- Win rate holiday: 58,4%
Artinya, lebih dari separuh observasi menunjukkan harga Bitcoin naik sehari setelah holiday AS.
Dari seluruh daftar holiday yang dianalisis, Tahun Baru menjadi momen paling bullish untuk Bitcoin.
Data menunjukkan:
- New Year’s Day average return: +2,01%
- Win rate: 84,6%
Dengan kata lain, dalam 13 observasi yang dianalisis CoinGecko, Bitcoin naik pada hari berikutnya sebanyak 11 kali setelah pergantian tahun.
Selain Tahun Baru, beberapa holiday lain juga mencatat performa kuat:
- Columbus Day: +1,70%
- Christmas Day: +1,46%
- Labor Day: +1,22%
CoinGecko menilai fenomena ini kemungkinan berkaitan dengan efek awal tahun atau January Effect, yakni masuknya modal baru ke aset berisiko setelah investor melakukan reposisi portofolio di awal tahun.
Baca juga: 3 Alasan Bitcoin Belum Bisa Reli Lebih Tinggi, Data Glassnode Jadi Sorotan
Senin dan Rabu Jadi Hari Terbaik dalam Seminggu

Sumber Gambar: CoinGecko
Selain holiday, CoinGecko juga membandingkan performa Bitcoin berdasarkan hari dalam seminggu.
Hasilnya:
- Senin: +0,38%
- Rabu: +0,38%
- Minggu: +0,33%
Sementara Kamis menjadi satu-satunya hari dengan rata-rata return negatif:
- Kamis: -0,09%
Meski begitu, CoinGecko menegaskan bahwa selisih antar hari sebenarnya tidak terlalu besar dan lebih relevan untuk trader jangka pendek dibanding investor jangka panjang.
Weekend Ternyata Tidak Banyak Berbeda
Salah satu temuan menarik lain dalam riset tersebut adalah tidak adanya perbedaan signifikan antara weekend dan weekday.
Data CoinGecko menunjukkan:
- Weekday average return: +0,21%
- Weekend average return: +0,22%
Selisihnya hanya 0,01%.
Hal ini berbeda dengan pasar saham tradisional yang biasanya memiliki efek akhir pekan karena jam perdagangan terbatas.
Bitcoin diperdagangkan selama 24 jam tanpa penutupan pasar, sehingga pola tersebut menjadi kurang relevan.
Efek Timing Mulai Hilang Jika Hold Bitcoin Jangka Panjang
Walaupun ada pola harian yang terlihat menarik, CoinGecko menilai efek tersebut hampir hilang ketika Bitcoin disimpan dalam jangka panjang.
Dalam simulasi holding 365 hari:
- Monday annual return: +142,15%
- Friday annual return: +144,56%
- Sunday annual return: +144,11%
Perbedaannya dinilai terlalu kecil dibanding volatilitas tahunan Bitcoin.
Artinya, bagi investor jangka panjang, waktu membeli Bitcoin kemungkinan tidak terlalu berpengaruh terhadap hasil akhir investasi selama satu tahun.
Baca selanjutnya: Siklus Bitcoin (BTC) Lama Disebut Tidak Berlaku Lagi, Ini Bukti Datanya
CoinGecko Ingatkan Risiko Salah Membaca Statistik
Meski hasil riset terlihat bullish, CoinGecko juga memberikan catatan penting terkait potensi bias data.
Beberapa holiday memiliki performa negatif, seperti:
- Martin Luther King Day: -0,84%
- Independence Day: -0,26%
Khusus MLK Day, performa buruk tersebut dipengaruhi oleh kejatuhan Bitcoin sebesar 18,65% pada Januari 2018 saat awal crypto bear market.
Selain itu, CoinGecko juga menyoroti bahwa beberapa holiday terlihat sangat bullish hanya karena terdorong oleh beberapa lonjakan ekstrem dalam sejarah harga Bitcoin.
Karena itu, riset ini tidak bisa dijadikan patokan pasti untuk trading atau investasi.
Kesimpulan
Riset CoinGecko menemukan bahwa holiday AS dan awal tahun historisnya menjadi momen dengan performa harian Bitcoin paling kuat.
Namun, pola ini lebih relevan untuk pergerakan jangka pendek dan bukan jaminan harga BTC pasti naik.
Untuk investor jangka panjang, waktu membeli Bitcoin dinilai tidak terlalu berpengaruh dibanding konsistensi strategi, kondisi market, dan manajemen risiko.
FAQ
- Hari apa yang paling bagus untuk beli Bitcoin menurut CoinGecko?
Berdasarkan riset CoinGecko, hari libur federal AS memiliki rata-rata return harian tertinggi setelah pembelian Bitcoin. Sementara untuk hari biasa, Senin dan Rabu menjadi hari dengan performa terbaik. - Apakah beli Bitcoin saat holiday pasti profit?
Tidak. Data CoinGecko hanya menunjukkan pola historis rata-rata dalam jangka panjang. Harga Bitcoin tetap sangat dipengaruhi kondisi pasar, sentimen investor, dan volatilitas global. - Kenapa Tahun Baru dianggap bullish untuk Bitcoin?
CoinGecko mengaitkan fenomena ini dengan efek awal tahun atau January Effect, di mana investor mulai mengalokasikan modal baru setelah pergantian tahun. - Apakah weekend lebih bagus untuk trading Bitcoin?
Tidak ada perbedaan signifikan antara weekend dan weekday menurut data CoinGecko. Bitcoin tetap diperdagangkan 24 jam sehingga efek akhir pekan tidak terlalu terasa seperti di pasar saham. - Apakah timing beli Bitcoin penting untuk holder jangka panjang?
Menurut riset CoinGecko, pengaruh timing harian hampir hilang dalam simulasi holding 1 tahun. Investor jangka panjang dinilai lebih diuntungkan dengan strategi konsisten dibanding mencari hari terbaik membeli BTC. - Apakah riset CoinGecko bisa dijadikan strategi trading?
Riset ini lebih cocok digunakan sebagai insight statistik pasar, bukan strategi trading pasti. CoinGecko sendiri menegaskan bahwa beberapa hasil dipengaruhi oleh outlier dan kondisi market tertentu.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Whale Terkini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


