Bitcoin masih kesulitan melanjutkan reli di atas area $80.000 meski sempat pulih sekitar 35% dari titik rendah Februari 2026 di kisaran $60.000.
Data terbaru dari Glassnode dan CryptoQuant menunjukkan ada beberapa faktor yang membuat breakout Bitcoin masih tertahan mulai dari arus dana baru yang belum kuat hingga tekanan jual dari holder lama.
1. Arus Dana Baru ke Bitcoin Masih Lemah
Glassnode mencatat arus modal baru yang masuk ke pasar Bitcoin belum sebesar fase bull run sebelumnya.

Sumber: Glassnode
Data realized cap net position change selama 30 hari terakhir memang naik menjadi sekitar $2,8 miliar per bulan. Namun angka tersebut masih jauh lebih kecil dibanding aliran modal saat reli besar Bitcoin pada periode 2023–2025.
Kondisi ini membuat sebagian analis mulai meragukan apakah Bitcoin mampu menembus area resistance $80.000–$82.000 dalam waktu dekat.
Menurut CEO Alphractal, Joao Wedson, indikator Realized Cap Impulse juga masih berada sedikit di bawah nol. Artinya, pasar belum melihat arus modal segar yang cukup kuat untuk memicu bull market besar berikutnya.
Baca juga: Kevin Warsh Baru Jadi Ketua The Fed, Trump Diprediksi Bisa Berbalik Menyerang
2. Banyak Holder Lama Berpotensi Jual di Area $86.900

Sumber: Glassnode
Glassnode juga menyoroti adanya kelompok investor besar yang membeli Bitcoin pada periode November 2025 hingga Februari 2026.
Saat ini, rata-rata harga beli mereka berada di sekitar $86.900. Karena posisi tersebut mendekati titik impas, sebagian holder diperkirakan berpotensi menjual Bitcoin ketika harga mendekati area itu.
Situasi ini menciptakan overhead supply atau tekanan jual tambahan yang bisa menghambat kenaikan harga Bitcoin.
Di sisi lain, pembeli jangka pendek masih terlihat aktif di area sekitar $76.900, yang kini menjadi support penting pasar.
Baca juga: 3 Altcoin yang Diprediksi Paling Diuntungkan dari CLARITY Act
3. Trader Futures Bitcoin Masih Cenderung Hati-Hati
Tekanan lain datang dari pasar futures Bitcoin yang masih belum menunjukkan optimisme penuh.

Sumber: x.com/Joao Wedson
Peneliti Bitcoin Axel Adler Jr. menyebut tekanan beli di pasar spot dan futures mulai menurun setelah BTC berhasil kembali ke atas $80.000.
Indikator net taker volume selama 30 hari tercatat turun sekitar 35% dibanding minggu sebelumnya. Selain itu, funding rate Bitcoin juga masih negatif sejak Maret 2026.
Funding rate negatif menunjukkan trader short masih mendominasi aktivitas futures. Artinya, pasar derivatif belum sepenuhnya percaya Bitcoin siap masuk reli besar berikutnya.
Kesimpulan
Meski Bitcoin berhasil pulih cukup kuat dari dasar Februari, data Glassnode menunjukkan pasar masih menghadapi beberapa hambatan penting sebelum reli berikutnya benar-benar dimulai.
Arus dana baru yang belum agresif, potensi aksi jual holder lama, dan sikap hati-hati trader futures membuat BTC masih tertahan di area resistance besar.
Jika ketiga faktor ini mulai membaik, peluang breakout Bitcoin ke level yang lebih tinggi bisa kembali terbuka.
FAQ
1. Apa itu realized cap dalam Bitcoin?
Realized cap adalah metrik yang mengukur total nilai Bitcoin berdasarkan harga terakhir saat setiap BTC berpindah wallet.
2. Kenapa area $80.000 penting untuk Bitcoin?
Karena area tersebut menjadi resistance psikologis dan teknikal yang terus menahan kenaikan harga BTC.
3. Apa itu funding rate negatif?
Funding rate negatif berarti trader short membayar trader long, yang biasanya menunjukkan sentimen bearish di pasar futures.
4. Apa arti overhead supply pada Bitcoin?
Overhead supply adalah area di mana banyak investor berpotensi menjual aset karena harga sudah mendekati modal beli mereka.
5. Apakah Bitcoin masih berpotensi naik?
Masih berpotensi, tetapi pasar membutuhkan arus modal baru dan peningkatan tekanan beli agar breakout lebih kuat bisa terjadi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Cointelegraph – What’s preventing Bitcoin price from breaking above $80K?, diakses pada 15 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
