Pasar kripto memulai pekan ini dengan pergerakan positif. Namun perhatian investor kini tertuju pada satu agenda penting, yaitu rilis data inflasi Amerika Serikat atau Consumer Price Index (CPI) pada Rabu (11/3) waktu setempat.
Laporan tersebut dinilai dapat menentukan arah pergerakan Bitcoin, Ethereum, dan XRP dalam jangka pendek.
CPI Februari Diperkirakan Naik ke 2,5%
Biro Statistik Tenaga Kerja AS dijadwalkan merilis data CPI dan Core CPI Februari 2026 minggu ini.

Sumber: CoinPedia
Ekonom memperkirakan inflasi akan berada di sekitar 2,5%, sedikit lebih tinggi dibandingkan 2,4% pada Januari. Meski inflasi mulai melambat dibanding periode sebelumnya, angka tersebut masih berada di atas target Federal Reserve sebesar 2%.
Karena itu, bank sentral AS diperkirakan belum akan terburu-buru memangkas suku bunga. Data CME FedWatch Tool menunjukkan peluang sekitar 95% bahwa suku bunga akan tetap berada di kisaran 3,5% – 3,75% pada pertemuan mendatang.
Suku bunga yang tinggi biasanya mengurangi arus dana ke aset berisiko, termasuk pasar kripto.
Baca juga: Deretan Data Ekonomi AS Rilis Pekan Ini, Bitcoin di Ujung Tanduk?
Bitcoin Pernah Melonjak Setelah CPI Dirilis
Data inflasi sebelumnya menunjukkan dampak besar terhadap pasar kripto. Pada 13 Februari, ketika CPI Januari tercatat 2,4% dan lebih rendah dari ekspektasi, Bitcoin langsung melonjak tajam.
Harga Bitcoin naik sekitar 5% dalam satu hari, dari $65.889 menjadi hampir $70.500. Kenaikan tersebut juga diikuti oleh altcoin besar.
Ethereum sempat menembus $2.100, sementara XRP diperdagangkan di sekitar $1.55, dengan kenaikan sekitar 5% hingga 8% dalam satu hari.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa data inflasi AS sering menjadi katalis besar bagi pasar kripto.
Pasar Waspada di Tengah Arus Keluar ETF
Meski harga kripto relatif stabil, ada sinyal kehati-hatian dari pasar institusional. Dalam dua hari terakhir, ETF Bitcoin mencatat arus keluar dana sekitar $227,9 juta dan $348,9 juta.
Arus keluar ini dapat memengaruhi momentum harga dalam jangka pendek. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $67.179, sementara Ethereum berada di kisaran $1.980 dan XRP sekitar $1.35.
Jika inflasi datang lebih rendah dari perkiraan, analis menilai Bitcoin berpotensi kembali menguji level $70.000.
Sebaliknya, jika inflasi lebih tinggi dari ekspektasi, pasar bisa khawatir bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama, yang dapat menekan harga Bitcoin. Dalam skenario tersebut, Bitcoin berpotensi kembali menguji level support di sekitar $60.000.
Kesimpulan
Rilis data CPI AS minggu ini menjadi salah satu faktor utama yang dapat memengaruhi pasar kripto.
Jika inflasi lebih rendah dari ekspektasi, pasar berpotensi melihat reli baru dengan Bitcoin kembali mendekati $70.000.
Namun jika inflasi lebih tinggi, kekhawatiran terhadap suku bunga tinggi lebih lama dapat memicu tekanan pada Bitcoin dan altcoin.
Karena itu, investor kripto kini memantau dengan cermat laporan inflasi AS sebagai penentu arah pasar dalam jangka pendek.
FAQ
1. Apa itu CPI dalam ekonomi?
CPI atau Consumer Price Index adalah indikator yang mengukur perubahan harga barang dan jasa yang dibeli konsumen. Data ini sering digunakan untuk menilai tingkat inflasi.
2. Mengapa data CPI memengaruhi harga Bitcoin?
Inflasi memengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral. Ketika inflasi tinggi, suku bunga cenderung tetap tinggi sehingga dana yang masuk ke aset berisiko seperti kripto bisa berkurang.
3. Apa hubungan suku bunga dengan pasar kripto?
Suku bunga tinggi biasanya membuat investor lebih memilih instrumen keuangan yang lebih stabil, sehingga arus modal ke pasar kripto bisa menurun.
4. Berapa harga Bitcoin saat ini menjelang rilis CPI?
Data terbaru menunjukkan Bitcoin berada di sekitar $67.179, sementara Ethereum sekitar $1.980 dan XRP sekitar $1.35.
5. Apa skenario yang mungkin terjadi setelah data CPI dirilis?
Jika inflasi lebih rendah dari ekspektasi, Bitcoin berpotensi naik menuju $70.000. Jika inflasi lebih tinggi, pasar bisa mengalami tekanan dengan kemungkinan harga turun menuju area $60.000.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinPedia – What’s Next for Bitcoin, Ethereum and XRP Price Ahead of the U.S. CPI Report?, diakses pada 9 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Regulasi Crypto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
