Pasar kripto menanti rilis data Consumer Price Index (CPI) dan Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat pekan ini.
Kedua indikator inflasi tersebut dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan menjadi penentu sentimen bagi Bitcoin serta aset kripto lainnya dalam jangka pendek.
Perhatian investor terhadap data tersebut meningkat setelah laporan tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan pekan lalu sempat mendorong Bitcoin turun mendekati US$59.000.
CPI Diperkirakan Melambat Secara Bulanan
Laporan CPI AS dijadwalkan rilis pada Kamis (11/6). Berdasarkan proyeksi pasar, inflasi konsumen diperkirakan naik 0,5% secara bulanan (month-on-month), lebih rendah dibanding kenaikan 0,6% pada bulan sebelumnya.
Meski menunjukkan perlambatan secara bulanan, inflasi tahunan diperkirakan meningkat menjadi 4,2% dari sebelumnya 3,8%. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan harga masih relatif tinggi meskipun laju kenaikan mulai melambat.
Sementara itu, Core CPI yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi diproyeksikan naik 0,3% secara bulanan setelah sebelumnya meningkat 0,4%. Secara tahunan, Core CPI diperkirakan berada di level 2,9%, sedikit lebih tinggi dibanding 2,8% pada bulan sebelumnya.
Angka Core CPI menjadi perhatian khusus investor karena sering digunakan sebagai acuan untuk mengukur tekanan inflasi yang lebih stabil dalam perekonomian AS.
Baca juga berita terkait: Agenda Penting yang Bisa Guncang Pasar Crypto Minggu Ini, Ada CPI Hingga Piala Dunia
Data PPI Akan Menjadi Fokus Berikutnya
Setelah data CPI dirilis, perhatian pasar akan beralih ke laporan Producer Price Index (PPI) pada Jumat (12/6).
PPI mengukur perubahan harga di tingkat produsen sebelum barang dan jasa sampai ke konsumen. Karena itu, indikator ini sering dianggap sebagai sinyal awal yang dapat memberikan gambaran mengenai arah inflasi di masa mendatang.
Secara bulanan, Headline PPI diperkirakan naik 0,6%, lebih rendah dibanding angka sebelumnya sebesar 1,4%. Core PPI juga diproyeksikan turun menjadi 0,4% dari sebelumnya 0,6%.
Namun secara tahunan, tekanan harga produsen diperkirakan masih cukup tinggi. Berdasarkan data Trading Economics, analis Wall Street memperkirakan PPI tahunan mencapai 6,4%, meningkat dari 6,0% pada periode sebelumnya.

Sumber Gambar: Trading Economics
Jika angka tersebut lebih tinggi dari ekspektasi pasar, kekhawatiran terhadap inflasi yang masih bertahan dapat kembali meningkat.
Data Tenaga Kerja AS Masih Membayangi Pasar
Sentimen pasar saat ini juga masih dipengaruhi oleh laporan tenaga kerja AS yang dirilis pekan lalu.
Data Non-Farm Payrolls (NFP) menunjukkan ekonomi AS menambah 172.000 lapangan pekerjaan pada Mei, jauh di atas perkiraan pasar yang berada di kisaran 85.000 pekerjaan. Tingkat pengangguran tercatat sebesar 4,3%.
Data tersebut memperkuat pandangan bahwa ekonomi AS masih cukup solid. Di sisi lain, kondisi tersebut juga dapat membuat The Fed lebih berhati-hati dalam mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneternya.
Tak lama setelah laporan dirilis, harga Bitcoin sempat turun mendekati US$59.000 karena investor menyesuaikan ekspektasi terhadap arah suku bunga AS.
Baca juga: IHSG Anjlok 35% dalam 6 Bulan, Bagaimana dengan Bitcoin (BTC) dkk?
Mengapa Data Inflasi Penting bagi Bitcoin?
Bagi pasar kripto, dampak utama dari data CPI dan PPI terletak pada pengaruhnya terhadap kebijakan moneter Federal Reserve.
Apabila inflasi tercatat lebih tinggi dari perkiraan, The Fed berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi dalam periode yang lebih lama. Kondisi tersebut biasanya mengurangi minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin dan altcoin.
Sebaliknya, jika inflasi menunjukkan tren yang lebih rendah dari ekspektasi, peluang pelonggaran kebijakan moneter dapat meningkat. Skenario ini umumnya dianggap positif bagi aset berisiko karena berpotensi meningkatkan likuiditas dan sentimen pasar.
Karena itu, rilis CPI dan PPI sering menjadi pemicu volatilitas di pasar keuangan, termasuk pasar kripto.
Kesimpulan
Pasar kripto akan mencermati rilis data CPI dan PPI AS pekan ini untuk mendapatkan petunjuk terbaru mengenai arah inflasi dan kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Kedua data tersebut berpotensi memengaruhi sentimen investor serta pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.
Jika inflasi masih menunjukkan tekanan yang kuat, ekspektasi suku bunga tinggi dapat bertahan lebih lama dan membebani aset berisiko.
Sebaliknya, data yang lebih rendah dari perkiraan dapat meningkatkan optimisme pasar terhadap kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter ke depan.
FAQ
- Apa itu CPI dan mengapa penting bagi pasar kripto?
Consumer Price Index (CPI) adalah indikator yang mengukur perubahan harga barang dan jasa yang dibayar konsumen. Data ini penting karena menjadi salah satu acuan utama Federal Reserve dalam menentukan kebijakan suku bunga yang dapat memengaruhi harga Bitcoin dan aset kripto. - Apa perbedaan CPI dan PPI?
CPI mengukur inflasi dari sisi konsumen, sedangkan Producer Price Index (PPI) mengukur perubahan harga di tingkat produsen. PPI sering dianggap sebagai indikator awal karena kenaikan biaya produksi dapat memengaruhi harga yang dibayar konsumen di kemudian hari. - Mengapa data inflasi AS memengaruhi harga Bitcoin?
Data inflasi dapat mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve. Inflasi yang tinggi biasanya mendukung kebijakan moneter yang lebih ketat, sementara inflasi yang melambat dapat meningkatkan peluang pelonggaran kebijakan yang cenderung positif bagi aset berisiko seperti Bitcoin. - Apa yang terjadi jika CPI AS lebih tinggi dari perkiraan?
Jika CPI lebih tinggi dari ekspektasi pasar, investor dapat memperkirakan suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama. Kondisi tersebut sering kali memberikan tekanan pada pasar saham dan kripto karena likuiditas menjadi lebih terbatas. - Kapan data CPI dan PPI AS diumumkan?
Data CPI AS dijadwalkan rilis pada 11 Juni, sedangkan data PPI AS akan diumumkan sehari setelahnya, yaitu pada 12 Juni. Kedua laporan tersebut menjadi salah satu agenda ekonomi yang paling diperhatikan investor minggu ini. - Apakah rilis CPI dan PPI selalu membuat Bitcoin bergerak signifikan?
Tidak selalu. Namun, karena kedua data tersebut memengaruhi ekspektasi suku bunga dan sentimen investor global, pasar kripto sering mengalami peningkatan volatilitas menjelang maupun setelah laporan inflasi diumumkan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinGape – Crypto Market This Week: What To Expect From CPI, PPI Data Release?, diakses pada 9 Juni 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita The Fed, #Berita Regulasi Crypto, #Berita Consumer Price Index,






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


