Dolar AS Turun ke Level Terendah 4 Bulan, Apa Dampaknya ke Bitcoin?
icon search
icon search

Top Performers

Dolar AS Turun ke Level Terendah 4 Bulan, Apa Dampaknya ke Bitcoin?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Dolar AS Turun ke Level Terendah 4 Bulan, Apa Dampaknya ke Bitcoin?

Dolar AS Turun ke Level Terendah 4 Bulan, Apa Dampaknya ke Bitcoin?

Daftar Isi

Indeks dolar Amerika Serikat atau US Dollar Index (DXY) turun ke level terendah dalam empat bulan terakhir, memicu perhatian pasar global, termasuk pelaku pasar kripto. 

Pelemahan dolar ini terjadi di tengah spekulasi intervensi yen Jepang serta meningkatnya kehati-hatian investor menjelang kebijakan moneter terbaru bank sentral AS.

 

DXY

Sumber Gambar: TradingView via Be(in)crypto

 

Data TradingView menunjukkan DXY berada di kisaran 97,1, level terendah sejak September. Sepanjang Januari, indeks ini telah terkoreksi sekitar 1,5%, menandai awal tahun yang lemah bagi dolar setelah mencatatkan kinerja tahunan terburuk sejak 2017.

 

DXY Tertekan Isu Intervensi Yen dan Ketidakpastian The Fed

Tekanan terhadap dolar menguat setelah muncul laporan bahwa Federal Reserve New York melakukan rate checks, langkah yang oleh pasar diartikan sebagai sinyal dukungan AS terhadap potensi intervensi Jepang di pasar valuta asing. 

Ekspektasi tersebut mendorong penguatan yen ke level tertinggi dua bulan, sekaligus membebani dolar AS.

Di saat yang sama, pasar juga bersikap defensif menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC)

Meski Presiden AS Donald Trump kembali menyerukan pemangkasan suku bunga yang agresif, data CME FedWatch Tool menunjukkan probabilitas pemangkasan suku bunga 25 basis poin masih sangat kecil, sekitar 2,8%.

Kombinasi isu geopolitik, ketidakpastian arah kebijakan moneter, serta tekanan teknikal membuat dolar kehilangan daya tarik sebagai aset lindung nilai jangka pendek.

 

Baca selanjutnya: 5 Agenda Finansial Global Minggu Ini yang Bikin Bitcoin (BTC) Siaga

 

Tekanan Teknis: DXY Uji Support Jangka Panjang

 

DXY Prediksi

Sumber Gambar: Investing via Be(in)crypto

 

Dari sisi teknikal, sejumlah analis menyoroti posisi DXY yang sedang menguji area support penting. Analis pasar Rashad Hajiyev menilai rapat FOMC berpotensi menjadi katalis jika indeks ini menembus support yang telah bertahan hampir dua dekade.

Ia menyebut, jika tekanan berlanjut, DXY berisiko menuju area yang jauh lebih rendah. Sementara itu, analis lain mengamati pola descending triangle pada grafik DXY, pola yang umumnya diasosiasikan dengan kelanjutan tren bearish.

“Saya meyakini pertemuan Federal Reserve Open Market Committee pekan depan bisa menjadi pemicu terjadinya penurunan besar, dengan indeks dolar (DXY) awalnya mengarah ke level 85 dan kemudian ke 75. Tekanan jual pada dolar berpotensi menjadi katalis bagi kelanjutan kenaikan harga emas dan perak,” tulisnya dikutip dari Be(in)crypto.

Sinyal teknikal ini memperkuat pandangan bahwa pelemahan dolar belum tentu berakhir dalam waktu dekat.

 

Baca berikutnya: 5 Drama Kripto Hari Ini: Likuidasi Besar-besaran hingga Anomali Yen Jepang

 

Apa Artinya bagi Bitcoin dan Pasar Kripto?

Secara historis, pergerakan Bitcoin kerap menunjukkan korelasi terbalik dengan DXY. Saat dolar melemah, likuiditas global cenderung membaik dan minat terhadap aset berisiko, termasuk kripto, meningkat.

Analis menilai kondisi dolar yang melemah dapat menjadi faktor pendukung bagi Bitcoin dalam jangka menengah. Selain menurunkan daya tarik aset berbasis dolar, pelemahan ini juga mendorong investor mencari alternatif penyimpan nilai di luar sistem fiat.

Namun, dampaknya tidak selalu bersifat instan. Beberapa analis mencatat bahwa penguatan yen berpotensi memicu volatilitas jangka pendek, terutama karena besarnya eksposur pasar terhadap yen carry trade. 

Meski begitu, dalam perspektif lebih panjang, dolar yang terus tertekan kerap menciptakan lingkungan yang kondusif bagi aset digital.

 

Kesimpulan

Turunnya DXY ke level terendah dalam empat bulan mencerminkan meningkatnya tekanan terhadap dolar AS, baik dari sisi fundamental maupun teknikal. 

Bagi pasar kripto, kondisi ini menjadi sinyal makro yang patut dicermati, mengingat hubungan historis antara pelemahan dolar dan meningkatnya minat terhadap Bitcoin.

Meski risiko volatilitas tetap ada, terutama dalam jangka pendek, arah pergerakan dolar dalam beberapa pekan ke depan berpotensi memainkan peran penting dalam menentukan sentimen pasar kripto sepanjang 2026.

 

FAQ

  • Apa itu US Dollar Index (DXY)?
    US Dollar Index adalah indeks yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, termasuk euro dan yen. Indeks ini sering digunakan sebagai indikator kesehatan dolar di pasar global.
  • Mengapa DXY turun bisa memengaruhi Bitcoin?
    Pelemahan DXY biasanya mencerminkan menurunnya daya tarik dolar. Dalam kondisi ini, investor cenderung melirik aset alternatif seperti Bitcoin, terutama saat likuiditas global meningkat.
  • Apakah DXY dan Bitcoin selalu bergerak berlawanan arah?
    Tidak selalu, tetapi secara historis keduanya sering menunjukkan korelasi terbalik. Faktor makro lain seperti kebijakan bank sentral dan sentimen risiko tetap berperan besar.
  • Apakah pelemahan dolar otomatis membuat harga Bitcoin naik?
    Tidak otomatis. Dampaknya bisa bersifat bertahap dan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kondisi pasar global, arus likuiditas, serta sentimen investor.
  • Faktor apa yang perlu dipantau selain DXY untuk melihat arah Bitcoin?
    Selain DXY, pelaku pasar biasanya memantau kebijakan The Fed, data inflasi AS, pergerakan suku bunga global, serta kondisi pasar keuangan secara keseluruhan.

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
2
100%
SKYAI/IDR
SKYAI
6.200
82.62%
MOCA/IDR
Moca Netwo
203
45%
DEGEN/IDR
Degen
29
38.1%
BEAT/IDR
Audiera
42.485
35.11%
Nama Harga 24H Chg
YFI/IDR
yearn.fina
30.000K
-22.9%
STIK/IDR
Staika
809
-21.46%
VEX/IDR
Vexanium
42
-20.75%
POND/IDR
Marlin
34
-19.59%
TNSR/IDR
Tensor
525
-19.48%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Bitcoin Masih Bisa Turun? Ini 4 Sinyal yang Mulai Bikin Investor Waspada
06/06/2026
Bitcoin Masih Bisa Turun? Ini 4 Sinyal yang Mulai Bikin Investor Waspada

Harga Bitcoin (BTC) masih menghadapi tekanan meski pasar saham Amerika

06/06/2026
Bitcoin Bisa ATH di 2027? Analis Temukan Pola yang Terus Berulang
06/06/2026
Bitcoin Bisa ATH di 2027? Analis Temukan Pola yang Terus Berulang

Adam Livingston, penulis buku dan komentator pasar Bitcoin (BTC), memperkirakan

06/06/2026
XRP Bisa Naik 12 Kali Lipat Jika Bitcoin Capai US$150.000 di Akhir 2026
06/06/2026
XRP Bisa Naik 12 Kali Lipat Jika Bitcoin Capai US$150.000 di Akhir 2026

XRP berpotensi melonjak hingga 12 kali lipat dari harga saat

06/06/2026