Aktivitas investor besar (whale) di jaringan Ethereum (ETH) kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Sejumlah transaksi bernilai jumbo tercatat di blockchain, mulai dari aksi beli Arthur Hayes hingga penarikan puluhan ribu ETH dari bursa yang kemudian dipindahkan ke staking.
Peningkatan aktivitas tersebut terjadi ketika arus dana ke ETF spot Ethereum masih berlanjut, mendorong perhatian pasar terhadap potensi pergerakan harga ETH dalam waktu dekat.
Arthur Hayes Kembali Tambah Kepemilikan Ethereum
Salah satu transaksi yang menjadi perhatian datang dari mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes.

Sumber Gambar: X.com/LookOnChain
Berdasarkan data Lookonchain, Hayes membeli tambahan 1.332,5 ETH senilai sekitar US$2,53 juta atau sekitar Rp45,5 miliar.
Pembelian tersebut dilakukan hanya beberapa hari setelah ia lebih dulu mengakumulasi 1.293 ETH senilai sekitar US$2,48 juta. Hayes telah menambah sekitar 2.625 ETH hanya dalam waktu kurang dari sepekan.
Baca juga berita terkait: XRP dan Ethereum Ramai Diborong Saat Turun, Sinyal Rebound atau Jebakan?
Whale Borong ETH dan Langsung Dipindahkan ke Staking
Tidak hanya Arthur Hayes, sejumlah wallet besar juga terlihat menambah kepemilikan Ethereum dalam jumlah signifikan.

Sumber Gambar: X.com/LookOnChain
Wallet 0x4cee yang sempat tidak aktif selama sekitar tiga bulan kembali melakukan transaksi dengan menggunakan US$20 juta dalam bentuk USDC untuk membeli sekitar 10.501 ETH.

Sumber Gambar: X.com/LookOnChain
Selain itu, wallet baru beralamat 0xf23c menarik 12.800 ETH senilai sekitar US$24,47 juta dari Binance sebelum seluruh aset tersebut dipindahkan ke staking.
A newly created wallet withdrew 74,033 $ETH($136.17M) from #Gemini and staked it all.https://t.co/Fcse89FYim pic.twitter.com/hKIzNICUub
— Lookonchain (@lookonchain) July 20, 2026
Transaksi yang lebih besar juga terjadi dari wallet baru lainnya yang menarik 74.033 ETH senilai sekitar US$136,17 juta dari Gemini. Sama seperti transaksi sebelumnya, seluruh ETH tersebut langsung di-stake.
Perpindahan aset ke staking umumnya menunjukkan bahwa pemiliknya memilih menyimpan ETH untuk jangka waktu tertentu dibanding memperdagangkannya dalam waktu dekat.
Aktivitas Whale Ethereum Capai Level Tertinggi Sejak 2021
Meningkatnya akumulasi tersebut sejalan dengan data Santiment yang dibagikan Crypto Banter.
?WRAPPED ETHEREUM SEES RECORD WHALE ACTIVITY, HIGHEST SINCE MAY 2021!
WETH on Ethereum logged 113,000 whale transactions above $100K in the past week, the highest level since May 2021.
Santiment data shows this surge aligns with accelerating U.S. spot $ETH ETF inflows,… pic.twitter.com/GREKSJs2pb
— Crypto Banter (@crypto_banter) July 20, 2026
Dalam sepekan terakhir, jaringan Ethereum mencatat sekitar 113.000 transaksi whale Wrapped Ethereum (WETH) dengan nilai di atas US$100.000. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sejak Mei 2021.
Santiment menilai lonjakan aktivitas itu terjadi bersamaan dengan meningkatnya arus masuk ETF spot Ethereum di Amerika Serikat, bertambahnya eksposur produk investasi BlackRock, naiknya volume Robinhood Chain DEX, serta semakin banyak perusahaan yang menambahkan ETH ke dalam cadangan aset mereka (corporate treasury).
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa modal dalam jumlah besar masih aktif mengalir ke ekosistem Ethereum, khususnya melalui jaringan DeFi.
Wallet Ethereum yang Tidur 11 Tahun Kembali Aktif
Di tengah meningkatnya aktivitas whale, Cointelegraph juga melaporkan bahwa salah satu peserta Ethereum ICO kembali aktif setelah tidak melakukan transaksi selama sekitar 11 tahun.

Sumber Gambar: X.com/Cointelegraph
Investor tersebut diketahui mengubah modal awal sekitar US$620 saat mengikuti Ethereum ICO menjadi kepemilikan 2.000 ETH yang kini bernilai sekitar US$3,79 juta, atau setara keuntungan sekitar 6.113 kali lipat.
Wallet tersebut telah memindahkan seluruh asetnya, meski hingga kini belum ada indikasi bahwa ETH tersebut langsung dijual ke pasar.
Baca berita lainnya: Prediksi Harga Ethereum di Akhir 2026, Akan Naik atau Malah Turun?
Apakah ETH Berpeluang Melanjutkan Reli?
Meningkatnya akumulasi oleh whale, bertambahnya ETH yang masuk ke staking, serta arus dana ke ETF spot Ethereum menjadi sejumlah faktor yang saat ini diperhatikan pelaku pasar.
Di sisi lain, ETH yang dipindahkan ke staking berpotensi mengurangi pasokan yang tersedia di pasar, terutama jika permintaan tetap tinggi.

Sumber Gambar: X.com/CryptoPatel
Sejalan dengan perkembangan tersebut, analis Crypto Patel masih mempertahankan pandangan bullish terhadap Ethereum.
“Ethereum saat ini diperdagangkan di area yang secara historis sering menjadi titik awal pembentukan kekayaan jangka panjang,” tulisnya.
Ia memperkirakan ETH berpotensi mencapai kisaran US$10.000, US$15.000, hingga US$20.000 pada siklus pasar berikutnya.
“Zona akumulasi: US$1.200–US$1.800, Target pada siklus berikutnya: US$10.000 | US$15.000 | US$20.000. Secara historis, investor yang bersabar selama fase akumulasi cenderung memperoleh hasil yang lebih baik dalam jangka panjang.” sebutnya.
Meski demikian, tidak ada jaminan bahwa harga ETH akan mencapai level tersebut. Pergerakan Ethereum tetap dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi makroekonomi, sentimen pasar, serta dinamika permintaan dan penawaran.
Kesimpulan
Data on-chain terbaru menunjukkan Ethereum kembali menjadi salah satu aset yang paling banyak menarik perhatian investor bermodal besar. Mulai dari pembelian yang dilakukan Arthur Hayes, akumulasi puluhan ribu ETH oleh sejumlah whale, hingga meningkatnya aktivitas staking dan transaksi bernilai besar mengindikasikan bahwa minat terhadap Ethereum masih tetap tinggi.
Meski belum dapat dipastikan akan memicu reli harga dalam waktu dekat, perkembangan tersebut menjadi sinyal yang patut dicermati karena dapat memengaruhi dinamika pasokan serta sentimen pasar terhadap ETH.
FAQ
- Mengapa whale ramai membeli Ethereum?
Berdasarkan data on-chain, sejumlah whale mengakumulasi Ethereum dalam jumlah besar, sementara sebagian aset tersebut langsung dipindahkan ke staking. Aktivitas ini menunjukkan meningkatnya minat investor bermodal besar terhadap ETH, meski alasan investasi masing-masing pihak bisa berbeda. - Siapa Arthur Hayes?
Arthur Hayes adalah pendiri sekaligus mantan CEO BitMEX. Ia dikenal sebagai investor dan analis kripto yang kerap membagikan pandangannya mengenai Bitcoin dan Ethereum. - Apa arti ETH masuk ke staking?
Staking adalah proses mengunci ETH untuk membantu mengamankan jaringan Ethereum berbasis Proof of Stake. Selama di-stake, aset tersebut tidak dapat diperdagangkan secara bebas sehingga dapat mengurangi pasokan ETH yang beredar di pasar. - Mengapa aktivitas whale penting diperhatikan?
Whale memiliki aset dalam jumlah besar sehingga transaksi mereka sering dijadikan indikator untuk membaca sentimen pasar. Namun, aktivitas whale tidak selalu menentukan arah harga Ethereum. - Apakah akumulasi whale menjamin harga ETH akan naik?
Tidak. Akumulasi whale dapat menjadi salah satu sinyal positif, tetapi harga Ethereum tetap dipengaruhi faktor lain seperti kondisi ekonomi global, arus dana ETF, regulasi, dan permintaan pasar secara keseluruhan. - Apa yang dimaksud whale dalam kripto?
Whale adalah istilah untuk individu, institusi, atau entitas yang memiliki aset kripto dalam jumlah sangat besar sehingga setiap transaksi yang dilakukan berpotensi memberikan dampak terhadap likuiditas maupun sentimen pasar.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Berita Whale Terkini, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Arthur Hayes






Polkadot 2.25%
BNB 0.38%
Solana 4.19%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


