Harga Bitcoin (BTC) kembali berada di zona krusial setelah anjlok 53,5% dalam 17 minggu terakhir dari puncaknya di Oktober 2025.
Tekanan jual masih dominan, dan kini level US$60.000 menjadi penentu akankah Bitcoin bertahan dan memicu rebound, atau justru rontok menuju US$50.000.
Melansir dari Forex, kontrak berjangka Bitcoin (bitcoin futures) saat ini turun tajam hingga mendekati US$60.000.
Adapun koreksi cepat ini mendorong indikator RSI pada grafik mingguan masuk ke area oversold, kondisi yang menandakan tekanan jual sudah sangat dalam. Namun, kondisi oversold tidak otomatis berarti harga akan langsung berbalik naik.
US$60.000 Jadi Medan Pertempuran

Sumber Gambar: TradingView via Forex.com
Level US$60.000 kini dipandang sebagai support utama. Pada grafik mingguan, harga sempat menyentuh area tersebut sebelum memantul dan menutup sebagian kerugian, meninggalkan bayangan bawah yang panjang. Pola ini sering diartikan sebagai tanda masuknya pembeli di area bawah.
Dua candle berikutnya membentuk inside bar di bagian atas candle bearish sebelumnya, mengindikasikan adanya perlawanan dari sisi bulls.
Meski begitu, harga masih bergerak di bawah US$80.000 yang disebut sebagai level pivot penting dalam struktur tren mingguan. Selama harga tertahan di bawah US$80.000, bias jangka menengah masih cenderung bearish.
Jika US$60.000 mampu bertahan, potensi pantulan terbuka menuju US$70.800, yang merupakan posisi 200-week SMA. Di atas itu, area US$75.000 hingga US$80.000 menjadi target teknikal berikutnya.
Baca juga berita terbaru lainnya: Miner Besar Bitdeer Jual Semua Bitcoin (BTC), Ada Apa di Balik Ini?
Tekanan Jual Menguat, Grafik Harian Makin Bearish

Sumber Gambar: TradingView via Forex.com
Sinyal berbeda muncul di grafik harian. Bitcoin futures dilaporkan menembus pola symmetrical triangle, pola konsolidasi yang biasanya diikuti pergerakan signifikan.
Breakdown terjadi di bawah US$65.000 dengan dukungan volume meningkat, menunjukkan dominasi penjual.
Selain itu, 10-day EMA kini berfungsi sebagai resistance dinamis yang menahan kenaikan jangka pendek. Kondisi ini membuka peluang harga kembali menguji support US$60.000 dalam waktu dekat.
Jika level tersebut ditembus secara meyakinkan, analis melihat ruang penurunan terbuka menuju US$50.000. Bahkan terdapat area high-volume node di sekitar US$47.145 yang berpotensi menjadi magnet harga berikutnya.
RSI Oversold, Tapi Risiko Belum Hilang
Masuknya RSI ke zona oversold pada timeframe mingguan sering menjadi sinyal bahwa tekanan jual sudah berlebihan. Dalam beberapa siklus sebelumnya, kondisi serupa memicu relief rally.
Namun, indikator momentum bukan alat penentu waktu yang presisi. Dalam tren turun yang kuat, harga dapat bertahan di area oversold lebih lama sebelum benar-benar berbalik arah. Artinya, peluang rebound tetap ada, tetapi risiko lanjutan penurunan belum sepenuhnya hilang.
Penurunan 53,5% dalam waktu kurang dari empat bulan ini menempatkan Bitcoin pada titik sensitif secara teknikal dan psikologis. Area US$60.000 kini menjadi garis batas yang menentukan sentimen jangka pendek.
Baca berita berikutnya: Saham AS Turun, Obligasi Naik, Bitcoin Melemah: Ada Apa di Pasar Global?
Kesimpulan
Pergerakan harga Bitcoin saat ini berada di titik yang menentukan. Setelah terkoreksi 53,5% dalam 17 minggu, tekanan jual memang masih dominan, terutama di grafik harian yang menunjukkan breakdown dengan volume meningkat.
Namun, area US$60.000 bukan level sembarangan. Struktur mingguan, RSI oversold, dan reaksi harga sebelumnya menunjukkan bahwa pembeli belum sepenuhnya keluar dari pasar.
Selama support ini bertahan, peluang rebound menuju US$70.000 hingga US$80.000 tetap terbuka. Sebaliknya, jika US$60.000 gagal dipertahankan, risiko penurunan ke US$50.000 bahkan mendekati US$47.145 menjadi skenario yang rasional secara teknikal.
Level US$60.000 kini menjadi garis pembatas antara fase pemulihan jangka pendek dan potensi koreksi lanjutan yang lebih dalam.
FAQ
- Apa arti support US$60.000 dalam analisis teknikal Bitcoin?
Support adalah level harga di mana tekanan beli cenderung muncul dan menahan penurunan. Jika support US$60.000 bertahan, harga bisa memantul. Jika ditembus, tren turun bisa berlanjut. - Mengapa RSI oversold sering dikaitkan dengan potensi rebound harga Bitcoin?
RSI oversold menunjukkan kondisi jenuh jual, artinya harga sudah turun cukup dalam dalam waktu singkat. Kondisi ini sering memicu pantulan jangka pendek, meskipun tidak selalu langsung membalikkan tren utama. - Apa itu symmetrical triangle pada grafik Bitcoin?
Symmetrical triangle adalah pola konsolidasi dengan garis tren yang menyempit. Biasanya diikuti breakout atau breakdown. Dalam kondisi terbaru, harga Bitcoin menembus ke bawah pola tersebut. - Seberapa kuat kemungkinan harga Bitcoin turun ke US$50.000?
Jika support US$60.000 ditembus dengan volume kuat, target teknikal berikutnya berada di sekitar US$50.000. Area US$47.145 juga disebut sebagai zona volume tinggi yang bisa menjadi support lanjutan. - Apa perbedaan analisis mingguan dan harian dalam membaca tren Bitcoin?
Grafik mingguan menunjukkan arah jangka menengah hingga panjang, sedangkan grafik harian fokus pada pergerakan jangka pendek. Saat ini, mingguan menunjukkan potensi pantulan, sementara harian masih memperlihatkan tekanan jual. - Apakah koreksi 53,5% termasuk wajar dalam siklus Bitcoin?
Dalam sejarahnya, Bitcoin beberapa kali mengalami koreksi di atas 50%. Namun, dampaknya tetap signifikan karena memengaruhi sentimen pasar dan struktur teknikal jangka menengah.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


