Saham AS Turun, Obligasi Naik, Bitcoin Melemah: Ada Apa di Pasar Global?
icon search
icon search

Top Performers

Saham AS Turun, Obligasi Naik, Bitcoin Melemah: Ada Apa di Pasar Global?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Saham AS Turun, Obligasi Naik, Bitcoin Melemah: Ada Apa di Pasar Global?

Saham AS Turun, Obligasi Naik, Bitcoin Melemah: Ada Apa di Pasar Global?

Daftar Isi

Pasar global bergerak defensif setelah kombinasi kekhawatiran profitabilitas AI dan ketidakpastian tarif kembali menekan sentimen. 

Saham AS turun, obligasi menguat, dan Bitcoin ikut melemah, mencerminkan pergeseran dana ke aset yang dianggap lebih aman.

Bitcoin pagi ini bahkan turun di sekitar harga $63.000, turun sekitar 1.7% dalam 24 jam terakhir. Volume perdagangan 24 jam tercatat sekitar $44 miliar, menunjukkan aktivitas tetap tinggi di tengah volatilitas.

 

Saham AS Tertekan, Obligasi Diburu

Screenshot 2026 02 24 at 10.01.51

Indeks saham US hari ini (24/02) | Sumber: Wall Street Journal Market

Saham AS turun karena investor khawatir perusahaan teknologi mengeluarkan biaya besar untuk pengembangan AI, sementara hasilnya belum tentu langsung meningkatkan pendapatan. Jika biaya naik lebih cepat dari pemasukan, keuntungan bisa tertekan.

Di sisi lain, ketidakpastian tarif berpotensi menaikkan biaya produksi dan mengganggu rantai pasok. 

Ketika prospek laba melemah, investor biasanya mengurangi risiko dengan menjual saham, sehingga pasar ikut terkoreksi.

 

Screenshot 2026 02 24 at 10.11.27

Obligasi AS naik tipis hari ini (24/02) | Sumber: Tradingeconomics

 

Aliran dana pun mengarah ke obligasi. Kenaikan permintaan membuat imbal hasil turun, pola klasik saat pasar masuk mode risk-off.

 

Baca juga: 4 Bulan Melemah, Bitcoin (BTC) Diprediksi Uji Level Lebih Rendah

 

Harga Bitcoin Hari Ini Ikut Tertekan

Screenshot 2026 02 24 at 10.12.27

Sumber: TradingView

Meski sering disebut sebagai “digital gold”, Bitcoin kali ini bergerak searah dengan aset berisiko. Penurunan ke area $63.000 pagi tadi menunjukkan tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Secara teknikal, penembusan sementara di bawah $64.000 memperlihatkan pasar masih sensitif terhadap sentimen makro. Year-to-date, BTC masih dalam fase koreksi lebih luas dibanding puncaknya tahun lalu.

Pergerakan ini mencerminkan bahwa dalam jangka pendek, Bitcoin masih diperlakukan sebagai aset ber-beta tinggi. Ketika volatilitas naik dan ketidakpastian kebijakan meningkat, investor cenderung mengurangi posisi.

 

Apa Artinya untuk Pasar?

Kombinasi kekhawatiran AI dan tarif menciptakan dua tekanan sekaligus: risiko margin korporasi dan risiko inflasi biaya. Dalam situasi seperti ini, pasar biasanya menunggu kepastian sebelum kembali agresif.

Jika ketidakpastian tarif berlanjut dan belanja AI belum menunjukkan monetisasi yang jelas, volatilitas bisa tetap tinggi. Namun jika laporan pendapatan dan data ekonomi membaik, tekanan dapat mereda.

Untuk saat ini, pergerakan Saham AS turun, obligasi naik, dan Bitcoin melemah menunjukkan pasar sedang dalam fase penyesuaian risiko, bukan kepanikan sistemik.

 

Kesimpulan

Pergerakan Saham AS turun, obligasi naik, dan Bitcoin melemah menunjukkan pasar sedang berada dalam fase defensif akibat kekhawatiran AI dan ketidakpastian tarif. 

Selama faktor makro ini belum mereda, volatilitas berpotensi tetap tinggi dan investor cenderung berhati-hati dalam mengambil risiko.

 

FAQ

1. Mengapa Saham AS turun saat isu AI dan tarif muncul?
Karena investor khawatir belanja besar untuk AI bisa menekan margin perusahaan, sementara ketidakpastian tarif meningkatkan risiko biaya produksi dan gangguan rantai pasok.

2. Kenapa obligasi naik ketika pasar saham melemah?
Dalam kondisi risk-off, investor biasanya memindahkan dana ke aset yang dianggap lebih stabil seperti obligasi pemerintah, sehingga harganya naik dan imbal hasil turun.

3. Apakah penurunan Bitcoin ke $63.000 dipicu faktor teknikal atau makro?
Pergerakan tersebut lebih dipengaruhi sentimen makro global, terutama volatilitas pasar dan pengurangan eksposur aset berisiko.

4. Apakah Bitcoin masih bisa dianggap safe haven?
Dalam jangka panjang narasi tersebut masih diperdebatkan. Namun dalam kondisi volatilitas tinggi, Bitcoin sering bergerak seperti aset berisiko tinggi.

5. Apa dampak ketidakpastian tarif terhadap pasar kripto?
Tarif dapat memicu inflasi biaya dan memperlambat pertumbuhan ekonomi, sehingga investor cenderung mengurangi posisi pada aset volatil seperti kripto.

6. Apakah kondisi ini menandakan krisis besar?
Belum tentu. Saat ini pasar lebih menunjukkan penyesuaian risiko akibat sentimen makro, bukan gangguan sistemik pada sektor keuangan.

 

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Alo 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

 

Referensi

Kanal Coin – S&P 500 falls as AI, tariff fears hit tech, diakses pada 24 Februari 2026

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #berita terkini saham hari ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
DVI/IDR
Dvision Ne
3
50%
EPIC/IDR
Epic Chain
10.909
48.93%
DEGEN/IDR
Degen
29
45%
DEFI/IDR
DeFi
4
33.33%
SIREN/IDR
siren
13.280
25.84%
Nama Harga 24H Chg
STIK/IDR
Staika
1.817
-41.39%
SPELL/IDR
Spell Toke
2
-25.05%
ALITAS/IDR
Alitas
3
-25%
CHT/IDR
CyberHarbo
3
-25%
CREAM/IDR
Cream Fina
8.500
-24.03%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Arthur Hayes Jual Semua HYPE dan NEAR, Apa yang Dia Lihat?
04/06/2026
Arthur Hayes Jual Semua HYPE dan NEAR, Apa yang Dia Lihat?

Arthur Hayes baru saja mengabarkan bahwa dia telah menjual seluruh

04/06/2026
Worldcoin (WLD) Reli 103% Seminggu Terakhir, Apa Penyebabnya?
04/06/2026
Worldcoin (WLD) Reli 103% Seminggu Terakhir, Apa Penyebabnya?

Worldcoin (WLD) menjadi salah satu aset kripto dengan performa terbaik

04/06/2026
Bitcoin Fisik yang Disimpan 12 Tahun Akhirnya Dibuka, Siapa Pemiliknya?
04/06/2026
Bitcoin Fisik yang Disimpan 12 Tahun Akhirnya Dibuka, Siapa Pemiliknya?

Sebuah koin Bitcoin fisik berisi 25 BTC senilai sekitar $1,78

04/06/2026