Harga XRP memasuki Februari 2026 dalam kondisi tertekan. Data terbaru menunjukkan tekanan jual masih dominan, meski di sisi lain terdapat sinyal akumulasi dari investor besar dan aliran dana ETF yang belum sepenuhnya surut.
Kondisi ini membuat pergerakan XRP berada di fase krusial, dengan dua level harga yang menjadi penentu arah selanjutnya.
XRP Masuk Februari dengan Tekanan Historis

Sumber Gambar: Cryptorank
Secara historis, Februari bukan bulan yang ramah bagi XRP. Data kinerja tahunan menunjukkan median return XRP di bulan Februari berada di kisaran minus 8,12%, dengan rata-rata penurunan sekitar 5%. Pada Februari 2025, XRP bahkan sempat jatuh hampir 29%.
Tekanan tersebut kembali terasa di awal 2026. Dalam 24 jam terakhir, harga XRP turun hampir 7%, sementara dalam satu bulan terakhir terkoreksi sekitar 5%. Pelemahan ini sejalan dengan kondisi pasar kripto yang masih diliputi kehati-hatian investor.
Baca selanjutnya: Bisakah XRP Salip Market Cap Ethereum? Ini Hitung-Hitungannya
Pola Teknikal Masih Menunjukkan Tren Turun

Sumber Gambar: TradingView via Be(in)crypto
Dari sisi teknikal, XRP masih bergerak di dalam descending channel pada grafik dua hari. Pola ini menandakan tren turun berkelanjutan, dengan harga membentuk lower high dan lower low sejak pertengahan 2025.
Menjelang Februari, harga XRP mendekati batas bawah channel tersebut. Selama struktur ini belum ditembus, setiap upaya pemulihan berisiko kembali tertahan dan memicu tekanan jual lanjutan.
Sinyal pelemahan ini sebenarnya sudah terbaca sejak awal Januari. Saat itu, harga membentuk lower high sementara indikator Relative Strength Index (RSI) justru mencetak higher high.
Pola ini dikenal sebagai hidden bearish divergence dan kerap menjadi sinyal awal koreksi. Setelah sinyal tersebut muncul, XRP memang terkoreksi hampir 30%.
Sinyal Berlawanan Muncul dari Momentum dan Arus Dana
Meski tren harga masih lemah, beberapa indikator menunjukkan gambaran yang tidak sepenuhnya negatif.

Sumber Gambar: TradingView via Be(in)crypto
Indikator Chaikin Money Flow (CMF), yang sering digunakan untuk membaca aktivitas investor besar, justru menunjukkan kenaikan saat harga XRP menurun. Kondisi ini mengindikasikan adanya akumulasi di tengah pelemahan harga.

Sumber Gambar: Glassnode via Be(in)crypto
Dukungan juga datang dari data ETF. Hingga akhir Januari, total arus dana masuk ke produk ETF XRP tercatat telah melampaui US$1,3 miliar sejak diluncurkan. Meski sempat terjadi arus keluar pada pertengahan bulan, tren inflow kembali membaik menjelang akhir Januari.
Namun, sentimen positif ini dibayangi oleh data arus ke bursa. Saldo aliran XRP ke exchange berubah dari negatif menjadi positif sejak 17 Januari.
Beberapa lonjakan inflow beruntun muncul, pola yang sebelumnya sempat diikuti penurunan harga hingga 18%. Kondisi ini menandakan potensi tekanan jual jangka pendek masih terbuka.
Baca berikutnya: Harga Masih Tertekan di Awal Februari, Ripple Lepas 1 Miliar XRP!
Aktivitas Whale Kurangi Risiko Kejatuhan Tajam

Sumber Gambar: Santiment via Be(in)crypto
Pergerakan whale memberi dimensi tambahan pada analisis XRP. Dompet yang memegang lebih dari 1 miliar XRP tercatat menambah kepemilikan sejak awal Januari, bersamaan dengan fase koreksi harga. Total akumulasi meningkat dari sekitar 23,35 miliar menjadi 23,49 miliar XRP.
Akumulasi lebih awal ini berbeda dengan pola tahun sebelumnya, ketika whale cenderung menunggu hingga akhir Februari.
Langkah ini dinilai mampu menahan risiko kejatuhan ekstrem, meski belum cukup kuat untuk membalikkan tren dalam waktu dekat.
Level Kunci Penentu Arah XRP Februari 2026

Sumber Gambar: TradingView via Be(in)crypto
Struktur harga XRP saat ini memperlihatkan dua level krusial. Di sisi bawah, area support berada di rentang US$1,71 hingga US$1,69.
Penutupan harga dua hari di bawah zona ini berpotensi membuka ruang penurunan lebih dalam menuju US$1,46, bahkan hingga US$1,24 jika tekanan jual meningkat.
Sebaliknya, peluang pemulihan baru terbuka jika XRP mampu merebut kembali level US$1,97 dan bertahan di atasnya.
Penembusan ini akan menjadi sinyal bahwa pembeli mulai mengambil alih kendali, dengan potensi lanjutan menuju area US$2,41 yang beririsan dengan resistance teknikal penting.
Kesimpulan
Arah harga Ripple (XRP) di Februari 2026 berada di persimpangan. Data historis dan struktur teknikal masih memberi tekanan, sementara arus dana ETF dan akumulasi whale menjadi penyeimbang di tengah pelemahan.
Dengan kondisi ini, pergerakan XRP sangat bergantung pada pertarungan di level 1,69 dan US$1,97. Level mana yang lebih dulu ditembus kemungkinan besar akan menentukan arah XRP sepanjang Februari.
FAQ
- Apakah harga XRP berpotensi turun di Februari 2026?
Potensi penurunan masih terbuka karena secara historis Februari sering menjadi bulan negatif bagi XRP. Tekanan juga terlihat dari tren teknikal yang masih menurun. - Level support XRP yang perlu diperhatikan saat ini apa saja?
Area support terdekat berada di kisaran 1,71 hingga 1,69 dolar AS. Jika level ini gagal bertahan, tekanan jual bisa berlanjut ke area yang lebih rendah. - Apa pengaruh ETF terhadap harga Ripple (XRP)?
ETF membantu menjaga minat institusional terhadap XRP. Namun, aliran dana ETF saja belum cukup untuk sepenuhnya menahan tekanan pasar jika sentimen makro memburuk. - Apakah akumulasi whale berarti harga XRP akan segera naik?
Tidak selalu. Akumulasi whale bisa mengurangi risiko kejatuhan tajam, tetapi belum tentu langsung mendorong pembalikan tren dalam jangka pendek. - Level berapa yang menandakan XRP mulai pulih?
Sinyal pemulihan baru dianggap valid jika XRP mampu menembus dan bertahan di atas level 1,97 dolar AS, yang menjadi resistance kunci saat ini.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Be(in)crypto – What to Expect From XRP Price in February 2026, diakses pada 3 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
