Irreversible
icon search
icon search

Top Performers

Home / Kamus / judul_artikel

Irreversible dalam dunia crypto

Irreversible dalam bahasa indonesia dapat diartikan sebagai sesuatu yang tidak dapat diubah.

Dalam konteks transaksi di dunia Bitcoin bersifat ‘irreversible’, hal ini berarti bahwa setiap transaksi yang sudah berjalan tidak dapat dibatalkan jika sudah tersubmit.

Ketika Bitcoin telah ditransfer ke orang lain, Bitcoin tidak dapat diambil kembali kecuali penerima telah setuju untuk mengembalikan Bitcoin.

Sifat Bitcoin dapat membantu pedagang yang sering dirugikan oleh pelanggannya dengan fitur ‘chargeback’ yang disediakan oleh sistem pembayaran mereka.

Pembayaran Bitcoin Bersifat Irreversible (Tidak Dapat Diubah)

Transaksi Bitcoin tidak dapat dibatalkan (Irreversible), hanya dapat dikembalikan oleh orang yang menerima dana.

Ini berarti kamu harus berhati-hati dalam berbisnis dengan orang dan organisasi yang kamu kenal dan percayai, atau yang memiliki reputasi mapan.

Untuk bagian mereka, bisnis perlu melacak permintaan pembayaran yang mereka tampilkan kepada pelanggan mereka.

Bitcoin dapat mendeteksi kesalahan ketik dan biasanya tidak akan membiarkan kamu mengirim uang ke alamat yang tidak valid karena kesalahan.

Tetapi yang terbaik adalah memiliki kontrol untuk keamanan dan redundansi tambahan.

Layanan tambahan mungkin ada di masa depan untuk memberikan lebih banyak pilihan dan perlindungan bagi bisnis dan konsumen.

Kenapa Ada Irreversible Dalam Transaksi Kripto?

Alasan utama untuk ireversibilitas transaksi aset kripto ini adalah tidak adanya badan pusat yang membuat pembeli dan penjual memiliki kekuatan yang sama.

Dalam sistem terpusat, pengguna mengirim permintaan untuk transaksi, dan ketika permintaan itu diverifikasi, transaksi dimulai oleh sistem pusat.

Tetapi dalam transaksi aset kripto, ini adalah sistem terdesentralisasi di mana transaksi terjadi dengan persetujuan pembeli dan penjual.

Jadi jika terjadi kesalahan transaksi, maka tidak dapat dikembalikan sampai pembeli mengkonfirmasi juga.

Tentu saja, bagi sebagian orang, ireversibilitas bukanlah masalah, ini adalah tanda desentralisasi.

Tetapi faktanya adalah, jika aset kripto ingin menjadi alat pertukaran yang benar-benar utama, penggunanya harus dilindungi dengan satu atau lain cara.

Selain itu, karena token keamanan semakin populer, beberapa metode yang efisien harus ada untuk melacak siapa yang melakukan transaksi.

Selain irreversible, ada beberapa risiko pada aset kripto yang perlu diperhatikan, diantaranya :

  1. Perubahan harga yang sangat cepat
  2. Risiko likuiditas 
  3. Regulasi yang masih belum jelas
  4. Aturan pajak yang tidak pasti
  5. Risiko peretasan
  6. Manajemen aset yang perlu dikelola dengan baik
  7. Tidak adanya jaminan asuransi

Itulah tadi pembahasan mengenai irreversible dalam transaksi kripto, Kamu juga dapat mempelajari cara transaksi bitcoin secara mudah di Indodax Academy, semoga bermanfaat.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!