Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak tajam dalam waktu singkat. Dalam sekitar 10 hari, harga minyak naik hingga $101 per barel pada Senin (9/3) lalu, mencatat kenaikan sekitar 55%.
Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Pergerakan tersebut bahkan sempat mendorong indeks S&P 500 (SPX) turun ke level terendah dalam 10 minggu terakhir.
Bitcoin sempat merespons positif pada awal kenaikan tersebut. Harga BTC sempat naik sekitar 16% dari 28 Februari hingga pertengahan pekan, sebelum akhirnya kembali terkoreksi beberapa hari kemudian.
Kini pasar mulai mempertanyakan apakah lonjakan minyak ini dapat mendorong reli Bitcoin menuju $79.000.
Sejarah Menunjukkan Pola Kenaikan Bitcoin
Data historis menunjukkan bahwa lonjakan harga minyak sering diikuti kenaikan Bitcoin dalam beberapa minggu berikutnya.

WTI oil vs Bitcoin di Oktober – Desember 2020 | Sumber: TradingView via CoinTelegraph
Dalam empat kejadian sejak 2020, ketika harga minyak WTI naik lebih dari 15% dalam waktu 10 hari, Bitcoin rata-rata naik sekitar 20% dalam empat minggu berikutnya.
Contohnya pada 2022, ketika harga minyak melonjak sekitar 29% dalam satu minggu, Bitcoin akhirnya naik sekitar 25% dalam tiga minggu setelah volatilitas awal mereda.
Pola serupa juga terlihat pada 2020 dan 2023, meskipun pergerakan awal sering disertai koreksi tajam.
Jika pola historis tersebut kembali terjadi, Bitcoin berpotensi naik sekitar 20% dari area $66.000, yang membuka kemungkinan harga mendekati $79.200 sebelum akhir Maret.
Baca juga: Trump Kirim Sinyal Campur Aduk soal Iran, Harga Minyak Drop Bitcoin Justru Naik
Korelasi Bitcoin Kini Lebih Dekat ke Saham Teknologi
Meski pola tersebut menarik perhatian, kondisi pasar saat ini menunjukkan dinamika berbeda.
Data pasar menunjukkan Bitcoin memiliki korelasi sekitar 81% dengan indeks Nasdaq 100, yang berarti pergerakan BTC saat ini lebih sering mengikuti saham teknologi.
Artinya, arah Bitcoin tidak hanya dipengaruhi oleh harga minyak, tetapi juga oleh pergerakan pasar saham dan sentimen ekonomi global.
Selain itu, harga minyak yang terlalu tinggi juga dapat memicu inflasi dan menekan daya beli konsumen, yang berpotensi memberikan tekanan pada aset berisiko.
Kesimpulan
Lonjakan harga minyak hingga $101 per barel dan kenaikan 55% dalam 10 hari menjadi salah satu pergerakan paling ekstrem di pasar energi.
Sejarah memang menunjukkan bahwa lonjakan minyak sering diikuti reli Bitcoin sekitar 20% dalam beberapa minggu.
Namun dengan korelasi Bitcoin yang kuat terhadap saham teknologi dan kondisi geopolitik yang belum stabil, arah pergerakan BTC menuju $79.000 masih sangat bergantung pada dinamika pasar global.
FAQ
1. Mengapa lonjakan harga minyak bisa mempengaruhi Bitcoin?
Kenaikan harga minyak dapat memicu inflasi dan perubahan sentimen pasar, yang sering berdampak pada aset berisiko seperti Bitcoin.
2. Apakah Bitcoin selalu naik setelah harga minyak melonjak?
Tidak selalu. Namun dalam beberapa kasus historis, Bitcoin sempat naik sekitar 20% dalam empat minggu setelah lonjakan minyak besar.
3. Mengapa Bitcoin sekarang lebih mengikuti saham teknologi?
Saat ini Bitcoin memiliki korelasi sekitar 81% dengan Nasdaq 100, sehingga pergerakannya sering mengikuti sentimen pasar saham teknologi.
4. Apakah Bitcoin bisa mencapai $79.000 dalam waktu dekat?
Target tersebut berasal dari pola historis kenaikan sekitar 20%, tetapi tidak ada jaminan pola tersebut akan terulang.
5. Faktor apa yang paling mempengaruhi harga Bitcoin saat ini?
Harga Bitcoin dipengaruhi oleh pasar saham global, kebijakan moneter, inflasi, dan sentimen investor, selain faktor komoditas seperti minyak.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Cointelegraph – Will Bitcoin follow oil’s historic surge and rally to $79K before the end of March?, diakses pada 10 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
