Lihat Peluang Rebound, Trader Populer Buy The Dip Bitcoin di Harga Ini!
icon search
icon search

Top Performers

Lihat Peluang Rebound, Trader Populer Buy The Dip Bitcoin di Harga Ini!

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Lihat Peluang Rebound, Trader Populer Buy The Dip Bitcoin di Harga Ini!

Lihat Peluang Rebound, Trader Populer Buy The Dip Bitcoin di Harga Ini!

Daftar Isi

Harga Bitcoin (BTC) kembali tertekan dan turun ke area US$86.000, memicu beragam respons dari pelaku pasar. 

Di tengah koreksi tajam tersebut, seorang trader populer yang dikenal dengan nama Doctor Profit justru mengambil langkah berbeda dengan membeli Bitcoin saat harga melemah, sambil tetap menegaskan risiko besar yang menyertai keputusannya.

“Saya membeli kembali BTC sekitar $86.000 untuk melakukan trading taktis pada pergerakan harga jangka pendek,” ujarnya.

Langkah ini langsung menjadi sorotan, mengingat kondisi pasar kripto saat ini masih dibayangi volatilitas tinggi dan sentimen yang belum sepenuhnya stabil.

 

Bitcoin Turun ke US$86.000, Tekanan Pasar Masih Terasa

 

Trader

Sumber Gambar: X.com

 

Melansir dari Cryptonewsland, Bitcoin sempat melanjutkan penurunan dari area US$89.000 hingga menyentuh kisaran US$86.000

Dalam 24 jam terakhir, harga BTC tercatat terkoreksi lebih dari 3,5%, dengan volume perdagangan harian mencapai sekitar US$44,8 miliar.

Di level tersebut, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di kisaran US$1,72 triliun. Meski masih jauh dari puncak harga tertingginya, pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Kondisi inilah yang memicu perdebatan klasik di pasar kripto: apakah ini awal pembalikan arah, atau justru jeda sebelum penurunan lanjutan.

 

Baca juga berita terkait: Strategy Beli Bitcoin Tapi Langsung Rugi, Michael Saylor Salah Timing?

 

Strategi Buy The Dip, Bukan Sinyal Bullish Penuh

Doctor Profit menjelaskan bahwa pembelian Bitcoin di area US$86.000 bukanlah sinyal optimisme jangka menengah, melainkan murni strategi taktis jangka pendek. 

Ia melihat peluang terjadinya relief rally, atau pantulan harga sementara, yang secara historis kerap muncul setelah koreksi tajam.

Target yang ia bidik berada di rentang US$97.000 hingga US$107.000, yang menurutnya masih masuk akal secara risk-reward selama disertai manajemen risiko ketat. Dari level saat ini, potensi kenaikan tersebut berkisar sekitar 20%.

“Seperti yang sudah saya sampaikan dalam Sunday Report, saya melihat peluang Bitcoin kembali ke area US$97.000–US$107.000 sebelum memasuki fase penurunan besar berikutnya. Dari level saat ini, itu berarti potensi kenaikan sekitar 20 persen, dan dari sudut pandang trading, ini masih menawarkan rasio risiko dan imbal hasil yang menarik dengan stop loss yang ketat,” tambahnya

Namun, ia menekankan bahwa posisi ini memiliki risiko tinggi, dan tidak cocok bagi trader tanpa disiplin pengelolaan risiko.

 

Tetap Bearish di Jangka Menengah

Meski mengambil posisi beli, Doctor Profit tidak mengubah pandangan besarnya terhadap arah pasar. Ia menilai Bitcoin masih berada dalam fase bearish secara menengah, dengan potensi tekanan lanjutan yang bisa muncul kapan saja.

“Bitcoin saat ini masih berada dalam kondisi sangat tidak stabil dan bearish untuk jangka menengah. Kelanjutan penurunan yang kuat bisa terjadi kapan saja, bahkan sebelum harga sempat mencapai zona US$97.000–US$107.000,” jelasnya.

Menariknya, ia mengungkap bahwa posisi short jangka panjang yang dibukanya di kisaran US$115.000–US$125.000 masih tetap aktif hingga saat ini. 

Artinya, pembelian di US$86.000 hanya dimaksudkan untuk memanfaatkan pergerakan jangka pendek, bukan perubahan arah tren utama.

Menurutnya, Bitcoin masih tergolong sangat tidak stabil, dan penurunan lebih dalam serta cepat tetap menjadi skenario yang realistis, bahkan sebelum harga sempat mencapai target pantulan yang ia perkirakan.

Langkah buy the dip yang dilakukan Doctor Profit mencerminkan kondisi pasar kripto saat ini yang berada di persimpangan. 

Di satu sisi, harga yang terkoreksi membuka peluang teknikal bagi trader berpengalaman. Di sisi lain, ketidakpastian makro dan sentimen pasar membuat risiko tetap mendominasi.

 

Baca selanjutnya: Daftar Altcoin Paling Dicari di 2025, Solana Ungguli Semua Ekosistem!

 

Kesimpulan

Aksi beli Bitcoin di tengah koreksi ke US$86.000 menunjukkan bahwa sebagian trader melihat peluang pantulan jangka pendek. 

Namun, pandangan bearish jangka menengah yang masih dipegang menegaskan bahwa pasar belum sepenuhnya aman. 

Dalam kondisi seperti ini, strategi, disiplin, dan manajemen risiko menjadi faktor pembeda utama antara peluang dan jebakan volatilitas.

 

FAQ

  1. Apa arti buy the dip dalam konteks Bitcoin?
    Buy the dip adalah strategi membeli aset kripto saat harganya turun dengan harapan terjadi kenaikan kembali dalam jangka waktu tertentu.
  2. Apakah buy the dip selalu aman dilakukan?
    Tidak. Strategi ini memiliki risiko tinggi, terutama jika penurunan harga berlanjut lebih dalam dari perkiraan awal.
  3. Mengapa area US$86.000 dianggap menarik bagi trader?
    Level tersebut dipandang sebagai area koreksi signifikan setelah penurunan tajam, sehingga berpotensi memicu pantulan teknikal jangka pendek.
  4. Apakah buy the dip berarti pasar sudah bullish?
    Tidak selalu. Dalam kasus ini, pembelian dilakukan untuk peluang jangka pendek, sementara tren menengah masih dinilai bearish.
  5. Apa risiko terbesar membeli Bitcoin saat harga turun?
    Risiko utamanya adalah kelanjutan penurunan harga, yang dapat menyebabkan kerugian lebih besar jika tidak disertai manajemen risiko yang disiplin.

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Whale Terkini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
KUNCI/IDR
Kunci Coin
2
100%
DVI/IDR
Dvision Ne
3
50%
ETC/IDR
Ethereum C
210.000
47.37%
HNT/IDR
Helium
14.200
33.89%
CHT/IDR
CyberHarbo
4
33.33%
Nama Harga 24H Chg
DODO/IDR
DODO
1.141
-55.22%
RVM/IDR
Realvirm
4
-33.33%
SYN/IDR
Synapse
1.959
-32.31%
PORTAL/IDR
Portal
322
-31.49%
STIK/IDR
Staika
2.205
-26.84%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq
04/06/2026
Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq

CEO dan Founder Global Makro, Raoul Pal, membantah anggapan bahwa

04/06/2026
Michael Saylor Unggah ‘Back to Work’, Siap Borong Bitcoin Lagi?
04/06/2026
Michael Saylor Unggah ‘Back to Work’, Siap Borong Bitcoin Lagi?

Pendiri Strategy, perusahaan pemegang Bitcoin (BTC) Michael Saylor, kembali menjadi

04/06/2026
Ternyata Ini 3 Penyebab Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Terus Melemah
04/06/2026
Ternyata Ini 3 Penyebab Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Terus Melemah

Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan tajam, kehilangan lebih dari

04/06/2026