CEO Morgan Creek Capital Management, Mark Yusko, menilai fase terburuk dari tekanan jual Bitcoin (BTC) kemungkinan telah berakhir. Ia memperkirakan aset kripto terbesar tersebut berpotensi mencetak rekor harga baru dalam 12 hingga 18 bulan ke depan.
Pernyataan itu muncul di tengah volatilitas pasar kripto dalam beberapa pekan terakhir, ketika Bitcoin sempat mengalami koreksi signifikan sebelum kembali mencoba bertahan di area harga penting.
Tekanan Jual Bitcoin Dinilai Sudah Mencapai Puncaknya
Dalam wawancara terbaru, Yusko mengatakan tekanan jual yang mendorong penurunan harga Bitcoin kemungkinan sudah mencapai fase akhir.
“Saya rasa fase penjualan terburuk sudah terjadi,” kata Yusko. “Kemungkinan besar kita sudah melihat titik terendahnya.”
Menurutnya, koreksi pasar sebelumnya banyak dipicu oleh forced selling, yaitu kondisi ketika investor terpaksa menjual aset karena kebutuhan likuiditas tertentu.
Beberapa faktor yang memicu tekanan tersebut antara lain kebutuhan pembayaran pajak serta institusi besar yang harus menutup posisi investasi mereka.
Fase ini sering disebut sebagai kapitulasi pasar, ketika investor melepas aset secara besar-besaran setelah periode penurunan yang panjang.
Jika fase kapitulasi selesai, tekanan jual biasanya mulai mereda dan pasar berpotensi memasuki fase stabilisasi.
Baca berita terbaru lainnya: Harga Bitcoin Tetap Stabil Saat Konflik Iran Makin Panas, Kok Bisa?
Bitcoin Dinilai Sedang Diperdagangkan di Bawah Nilai Wajar
Yusko juga menilai harga Bitcoin saat ini kemungkinan berada di bawah nilai wajarnya.
Dalam pendekatan investasi yang ia gunakan, kondisi tersebut justru sering menjadi sinyal bagi investor jangka panjang untuk mulai melakukan akumulasi.
Ketika harga berada di bawah fair value, investor institusi biasanya mulai membeli aset yang dinilai undervalued dengan harapan memperoleh keuntungan ketika harga kembali ke nilai wajarnya.
Pergerakan Harga Diperkirakan Masih Terbatas
Meski melihat potensi pemulihan, Yusko tidak memperkirakan Bitcoin akan langsung memasuki fase kenaikan tajam.
Ia memperkirakan harga Bitcoin kemungkinan masih bergerak dalam rentang tertentu sebelum momentum kenaikan yang lebih kuat terbentuk.
Dalam pandangannya, Bitcoin dapat bergerak di kisaran low $60.000 hingga low $80.000 dalam beberapa waktu ke depan.
Pergerakan sideways seperti ini kerap terjadi setelah periode koreksi besar sebelum pasar kembali membangun tren naik.
Perubahan Struktur Pasar karena Masuknya Institusi
Yusko juga menyoroti perubahan struktur pasar Bitcoin yang semakin dipengaruhi oleh institusi keuangan besar.
Menurutnya, masuknya pemain Wall Street membuat pasar kripto semakin terhubung dengan sistem keuangan tradisional. Aktivitas di pasar derivatif seperti futures kini memiliki pengaruh lebih besar terhadap pergerakan harga spot Bitcoin.
“Ketika Bitcoin diperlakukan seperti komoditas, harganya bisa dipengaruhi melalui pasar futures,” kata Yusko, menggemakan kekhawatiran yang sering disampaikan komunitas Bitcoin.
Ia menilai aktivitas short selling di pasar futures dapat menekan harga dalam jangka pendek, meskipun kehadiran instrumen derivatif juga membuat pasar menjadi lebih matang karena menyediakan mekanisme lindung nilai bagi investor.
Baca berikutnya: Sinyal Bullish Bitcoin Muncul! Harga Berpotensi Ngebut ke US$80.000
Faktor Makro dan Halving Bisa Mendorong Siklus Berikutnya
Selain faktor pasar, Yusko menilai kondisi makro global juga akan memainkan peran penting dalam pergerakan Bitcoin.
Ia menyoroti potensi peningkatan likuiditas global jika bank sentral mulai melonggarkan kebijakan moneter. Pada saat yang sama, pasokan Bitcoin akan semakin terbatas seiring mekanisme halving yang secara berkala mengurangi jumlah Bitcoin baru yang masuk ke pasar.
Kombinasi antara peningkatan likuiditas dan keterbatasan pasokan tersebut, menurut Yusko, dapat menciptakan kondisi yang mendorong kenaikan harga Bitcoin dalam siklus berikutnya.
Kesimpulan
Pandangan Mark Yusko menunjukkan bahwa pasar Bitcoin kemungkinan sedang memasuki fase stabilisasi setelah periode tekanan jual yang signifikan.
Meski pergerakan harga dalam jangka pendek masih berpotensi terbatas, kombinasi faktor makro, keterbatasan pasokan, serta meningkatnya partisipasi institusi dapat menjadi pendorong bagi siklus kenaikan berikutnya.
Dalam skenario tersebut, Bitcoin berpotensi mencetak rekor harga baru dalam rentang 12 hingga 18 bulan ke depan.
FAQ
- Siapa Mark Yusko dalam industri kripto?
Mark Yusko adalah CEO dan Chief Investment Officer Morgan Creek Capital Management. Ia dikenal sebagai investor makro yang sering menganalisis Bitcoin dan aset digital dari perspektif ekonomi global. - Apa yang dimaksud dengan fase kapitulasi di pasar kripto?
Kapitulasi adalah fase ketika investor menjual aset secara besar-besaran setelah periode penurunan panjang. Biasanya fase ini terjadi di dekat titik terendah pasar sebelum harga mulai stabil. - Mengapa Bitcoin sering dianggap berada di bawah fair value?
Beberapa investor menilai Bitcoin memiliki nilai intrinsik berdasarkan kelangkaan pasokan, adopsi jaringan, dan perannya sebagai penyimpan nilai. Jika harga pasar berada di bawah estimasi nilai tersebut, aset dianggap undervalued. - Apa dampak pasar futures terhadap harga Bitcoin?
Pasar futures memungkinkan investor melakukan short selling atau lindung nilai. Aktivitas ini dapat memengaruhi pergerakan harga spot Bitcoin, terutama ketika volume perdagangan derivatif meningkat. - Apakah halving selalu diikuti kenaikan harga Bitcoin?
Secara historis, periode setelah halving sering diikuti siklus kenaikan harga karena pasokan Bitcoin baru berkurang. Namun, pergerakan harga tetap dipengaruhi oleh banyak faktor seperti permintaan pasar dan kondisi makro ekonomi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- BitcoinSistemi – Mark Yusko Says the Worst May Be Behind Bitcoin – A New High Could Come Within 12 to 18 Months, diakses pada 16 Maret 2026
- Coinage – Hedge Fund Manager Mark Yusko says the Worst of Bitcoin’s Selloff May Be Over, diakses pada 16 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Tokoh Kripto Dunia






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


