Dogecoin (DOGE) kembali menjadi perhatian pelaku pasar kripto menjelang potensi altcoin season.
Setelah berbulan-bulan bergerak datar dan mengalami koreksi bertahap, DOGE kini berada di area harga yang secara historis kerap muncul sebelum pergerakan besar terjadi.
Kondisi ini membuat sejumlah analis mulai mencermati apakah fase sepi yang terjadi saat ini merupakan bagian dari pola siklus yang pernah terulang pada periode sebelumnya.
Harga Dogecoin Masih Sideways, Volatilitas Mulai Reda
Secara pergerakan jangka pendek, harga Dogecoin belum menunjukkan sinyal breakout yang jelas. Aktivitas perdagangan relatif stabil, dengan volatilitas yang cenderung menurun dibandingkan fase reli sebelumnya.
Situasi ini mencerminkan fase konsolidasi, di mana harga bergerak dalam rentang sempit tanpa tekanan jual besar.
Dalam beberapa siklus sebelumnya, kondisi serupa sering muncul saat pasar sedang menunggu katalis baru, terutama ketika fokus investor mulai bergeser dari aset utama ke altcoin berisiko tinggi.
Baca juga berita terkait: ETF XRP dan Dogecoin Meledak di Awal 2026, Kinerjanya Tembus 20%
Pola Historis DOGE Kembali Jadi Sorotan
Jika ditarik ke kerangka waktu yang lebih panjang, Dogecoin dikenal memiliki pola siklus yang cukup konsisten.
Dalam dua reli besarnya di masa lalu, DOGE sempat menghabiskan waktu berbulan-bulan dalam fase akumulasi sebelum akhirnya mencatat lonjakan signifikan.
Pada siklus pertama, DOGE mengalami kenaikan ribuan persen setelah periode harga stagnan. Siklus berikutnya bahkan mencatat reli yang lebih agresif.
Kesamaan utama dari dua fase tersebut adalah harga bertahan di area support jangka panjang, sementara sentimen pasar berada di titik jenuh.
Saat ini, struktur harga DOGE dinilai masih bertahan di zona yang secara teknikal dianggap sebagai area penopang utama.
Selama level ini tidak ditembus, konfigurasi jangka menengah masih dianggap utuh oleh sebagian analis.
Altcoin Season Dinilai Jadi Faktor Penentu

Sumber Gambar: X.com/JavonTM1
Melansir dari CaptainAltcoin, analis kripto Javon Marks menilai bahwa lonjakan besar Dogecoin di masa lalu hampir selalu beriringan dengan fase altcoin season.
Pada periode tersebut, arus modal cenderung mengalir ke aset dengan profil risiko lebih tinggi, termasuk meme coin seperti DOGE.
Jika altcoin season kembali terjadi, Dogecoin dinilai tidak membutuhkan katalis besar untuk bergerak cepat.
Riwayat pergerakan sebelumnya menunjukkan bahwa perubahan sentimen pasar saja sudah cukup memicu reli tajam, terutama ketika likuiditas mulai masuk ke pasar altcoin.
Baca selanjutnya: 3 Sinyal Awal Altcoin Season 2026 Mulai Terlihat di Market
Proyeksi Harga: Dari Level Moderat hingga Skenario Ekstrem
Dalam skenario yang lebih konservatif, sejumlah level harga dinilai bisa menjadi area yang diperhatikan jika momentum altcoin mulai terbentuk.
Zona di sekitar US$0,65 dan US$1,25 disebut sebagai target bertahap yang lebih realistis apabila pasar mendukung.
Sementara itu, proyeksi ekstrem yang membandingkan pergerakan DOGE dengan siklus awalnya menempatkan potensi harga jauh lebih tinggi.
Namun, skenario ini dinilai sangat bergantung pada kondisi pasar secara keseluruhan dan tidak bisa dijadikan acuan jangka pendek.
Analis menekankan bahwa proyeksi tersebut bukan prediksi pasti, melainkan simulasi berbasis pola historis yang pernah terjadi.
Kesimpulan
Hingga saat ini, Dogecoin masih berada dalam fase menunggu. Belum ada konfirmasi teknikal yang mengarah pada reli besar, tetapi juga belum terlihat tanda tekanan jual yang mengindikasikan penurunan tajam.
Bagi pasar, fase tenang seperti ini kerap menjadi ujian kesabaran. Dalam siklus sebelumnya, periode yang terasa membosankan justru menjadi awal dari pergerakan yang lebih agresif ketika momentum akhirnya terbentuk.
FAQ
- Apa yang dimaksud dengan altcoin season?
Altcoin season adalah fase pasar kripto ketika altcoin mengalami kenaikan lebih cepat dibandingkan aset utama seperti Bitcoin, biasanya dipicu oleh pergeseran arus modal. - Kenapa Dogecoin sering naik saat altcoin season?
Dogecoin termasuk aset berisiko tinggi yang cenderung menarik minat spekulatif. Saat sentimen pasar positif, aset seperti DOGE sering mendapat aliran dana lebih besar. - Apakah harga Dogecoin saat ini sudah menunjukkan sinyal naik?
Belum ada sinyal breakout yang jelas. Harga DOGE masih bergerak sideways dengan volatilitas yang relatif rendah. - Level harga apa yang sering diperhatikan analis Dogecoin?
Analis umumnya mencermati area support jangka panjang serta level resistance psikologis seperti US$0,65 dan US$1. - Apakah prediksi harga Dogecoin bisa dijadikan acuan pasti?
Tidak. Prediksi harga bersifat analisis berbasis data historis dan kondisi pasar saat ini, bukan jaminan pergerakan di masa depan.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Meme Coin, #Berita Dogecoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


