Elon Musk menyebut quantum computing bisa membuka akses ke wallet Bitcoin yang hilang. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran bahwa teknologi yang sama juga berpotensi mengancam keamanan kripto.
Isu ini langsung memicu perdebatan: apakah quantum akan jadi ancaman atau justru peluang?
Potensi Besar: 20% Bitcoin Bisa Kembali

Sumber: Demand Sage
Data menunjukkan sekitar 3 – 4 juta Bitcoin, atau sekitar 15% – 20% dari total supply, diperkirakan hilang permanen.
Sebagian besar hilang karena pemilik lupa seed phrase atau kehilangan akses wallet, bukan karena peretasan.

Sumber: x.com/@elonmusk
Dilansir dari jawaban Elon Musk di kolom komentar X Max the VC, quantum computing bisa bermanfaat bagi Bitcoin.
Jika quantum computing mampu memecahkan kunci kriptografi, maka aset yang selama ini dianggap hilang bisa kembali diakses.
Ini berarti potensi supply Bitcoin di pasar bisa meningkat secara signifikan.
Namun, tidak semua wallet yang tidak aktif berarti benar-benar hilang, sehingga angka ini masih berupa estimasi.
Baca juga: Kripto Tumbang, Saham Malah Terbang! Ada Apa Sebenarnya?
Ancaman Nyata di Balik Teknologi Quantum
Di sisi lain, quantum computing juga membawa risiko besar.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sistem kriptografi Bitcoin berpotensi dapat dipecahkan dengan sumber daya quantum yang lebih kecil dan waktu yang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
Artinya, teknologi ini tidak hanya bisa membuka wallet lama, tetapi juga berpotensi membobol sistem keamanan jika tidak diantisipasi. Beberapa blockchain sudah mulai bersiap menghadapi ancaman ini.
Ethereum, misalnya, telah mengembangkan roadmap untuk menjadi quantum-resistant, sementara proyek lain menggandeng perusahaan teknologi besar untuk meningkatkan keamanan.
Dampak ke Masa Depan Kripto
Timeline perkembangan quantum diperkirakan berada di antara 2029 hingga 2035. Dalam periode ini, industri kripto memiliki waktu untuk beradaptasi dan memperkuat sistem keamanan.
Selain risiko, teknologi ini juga membawa potensi positif. Quantum dapat meningkatkan efisiensi jaringan, mempercepat transaksi, dan bahkan menurunkan biaya operasional.
Namun, dalam jangka pendek, pasar cenderung melihatnya sebagai faktor risiko. Persepsi ini penting karena kripto sangat sensitif terhadap isu keamanan dan kepercayaan.
Kesimpulan
Pernyataan Elon Musk membuka perspektif baru tentang quantum computing dalam ekosistem kripto.
Di satu sisi, teknologi ini berpotensi mengembalikan akses ke jutaan Bitcoin yang hilang.
Di sisi lain, risiko terhadap keamanan blockchain tetap menjadi perhatian utama.
Arah akhirnya akan bergantung pada seberapa cepat industri mampu beradaptasi menghadapi era quantum.
FAQ
1. Apa itu quantum computing dalam konteks Bitcoin?
Quantum computing adalah teknologi komputasi canggih yang berpotensi memecahkan sistem enkripsi yang digunakan Bitcoin.
2. Benarkah Bitcoin yang hilang bisa kembali?
Secara teori bisa, jika quantum mampu membuka kunci wallet yang terkunci.
3. Berapa banyak Bitcoin yang hilang saat ini?
Diperkirakan sekitar 15% – 20% atau 3 – 4 juta BTC tidak dapat diakses.
4. Apakah quantum bisa membobol Bitcoin?
Ada potensi, tetapi industri kripto sudah mulai mengembangkan solusi untuk mengantisipasi hal ini.
5. Kapan quantum computing akan berdampak ke kripto?
Diperkirakan antara 2029 hingga 2035, tergantung perkembangan teknologi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinPedia – Elon Musk: Why Quantum Computing Could Actually Help Bitcoin Owners, diakses pada 1 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
