Serangan militer besar-besaran oleh AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada Sabtu (01/03) waktu Washington (ET) dan berlanjut hingga Minggu, 2 Maret 2026 waktu Teheran.
Operasi yang dinamai Operation Epic Fury menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan memicu balasan rudal lintas negara di kawasan Teluk.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi tersebut melalui pernyataan video pada Sabtu pagi waktu AS.
Bagaimana Perang AS – Iran Pecah?
Operasi dimulai setelah berminggu-minggu tekanan terkait program nuklir Iran, dengan ancaman aksi militer jika tidak ada kesepakatan baru. AS menyatakan tujuannya untuk memastikan Iran tidak memperoleh senjata nuklir dan menghancurkan infrastruktur misilnya.
Sekitar 200 jet tempur dilaporkan terlibat dalam gelombang serangan awal pada Sabtu (01/03) waktu Iran. Ledakan dilaporkan di Teheran, Karaj, Isfahan, Qom, dan Kermanshah.
Menurut laporan pada Minggu (02/03) waktu Iran, sedikitnya 200 orang tewas dan 700 luka-luka pada hari pertama serangan. Sebanyak 153 korban dilaporkan tewas dalam ledakan di sebuah sekolah di Iran selatan pada hari yang sama.

Sumber: BBC
Sekitar 40 pejabat Iran dilaporkan tewas, termasuk pejabat tinggi pertahanan dan komandan IRGC. Iran kemudian menunjuk Ahmad Vahidi sebagai komandan baru IRGC dan Alireza Arafi sebagai pemimpin sementara pada Minggu waktu Iran.
Balasan Iran dan Eskalasi Regional
Iran merespons pada Minggu (02/03) waktu Teluk dengan rudal balistik dan drone ke sejumlah target. Serangan menghantam Israel dan menyebabkan sedikitnya 9 orang tewas dan 450 luka-luka.
Negara-negara seperti Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab melaporkan intersepsi rudal. Tiga personel militer AS dilaporkan tewas dan lima lainnya luka serius menurut pernyataan Pentagon.
Pada akhir pekan yang sama, IRGC mengirim peringatan radio bahwa kapal tidak boleh melintas di Selat Hormuz, jalur yang menangani sekitar 20% pasokan minyak dan gas global.
Tiga kapal tanker minyak dilaporkan terbakar akibat serangan. Wilayah udara Iran ditutup tanpa batas waktu, dan ribuan penerbangan internasional dibatalkan hingga setidaknya 7 Maret 2026 waktu regional.
Referensi: Co-founder Wikipedia Ramal Bitcoin Bisa Jatuh di Bawah $10.000, Kenapa?
Dampak ke Harga Emas, Minyak, dan Kripto
Sepanjang akhir pekan 1 – 2 Maret 2026, pasar derivatif 24/7 menunjukkan reaksi cepat. Minyak naik 5% ke $70,6 per barel, emas menguat 1,3% ke $5.323 per troy ounce, dan perak naik 2% ke $94,90.

Sumber: TradingView
Di pasar kripto, Bitcoin sempat melemah lalu rebound 2,3% ke sekitar $67.000 pada Minggu sore waktu New York.
Karena diperdagangkan tanpa henti, kripto menjadi indikator sentimen global saat pasar tradisional belum buka.
Kesimpulan
Konflik yang dimulai pada 1 Maret 2026 waktu AS dan bereskalasi pada 2 Maret 2026 waktu Iran menandai perubahan besar dalam stabilitas regional.
Dengan tewasnya pemimpin tertinggi Iran, balasan rudal lintas negara, dan ancaman terhadap Selat Hormuz, risiko eskalasi lanjutan tetap tinggi.
Pasar langsung merespons melalui lonjakan energi dan emas serta volatilitas kripto.
Perkembangan beberapa hari ke depan akan menentukan apakah ketegangan mereda atau meluas menjadi konflik regional berkepanjangan.
FAQ
1. Kapan tepatnya perang AS-Iran dimulai?
Serangan dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2026 waktu Washington (ET) dan berlanjut hingga Minggu, 2 Maret 2026 waktu Teheran. Operasi militer diumumkan oleh Presiden AS pada Sabtu pagi waktu AS.
2. Apa itu Operation Epic Fury?
Operation Epic Fury adalah nama operasi militer yang diluncurkan AS bersama Israel untuk menargetkan infrastruktur militer dan sistem pertahanan Iran. Tujuan resminya adalah mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
3. Mengapa Selat Hormuz sangat penting dalam konflik ini?
Sekitar 20% pasokan minyak dan gas global melewati Selat Hormuz. Jika jalur ini terganggu atau ditutup, harga energi global bisa melonjak tajam.
4. Mengapa harga minyak langsung naik 5%?
Pasar mengantisipasi risiko gangguan pasokan dari kawasan Teluk. Ketika konflik mengancam distribusi energi, trader biasanya langsung menaikkan harga sebagai bentuk proteksi risiko.
5. Kenapa emas naik saat perang terjadi?
Emas dikenal sebagai safe haven asset, yaitu aset yang dianggap relatif stabil saat ketidakpastian meningkat. Investor cenderung memindahkan dana ke emas saat risiko geopolitik membesar.
6. Mengapa Bitcoin ikut bergerak saat konflik terjadi?
Bitcoin diperdagangkan 24 jam tanpa henti, sehingga menjadi salah satu aset paling likuid saat pasar tradisional tutup. Karena itu, BTC sering mencerminkan sentimen risiko global secara cepat.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – Wikipedia Co-Founder Jimmy Wales Sees a Dark Future for Bitcoin — How Low Could It Go?, diakses pada 27 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #info emas 2026





Polkadot 4.42%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
