Ripple kembali jadi sorotan setelah Federal Reserve atau The Fed membuka proposal baru yang berpotensi memberi akses sistem pembayaran langsung kepada perusahaan crypto dan fintech di Amerika Serikat.
Kabar ini langsung memicu perhatian komunitas XRP karena Ripple disebut sebagai salah satu perusahaan yang paling diuntungkan jika proposal tersebut disetujui.
Lewat skema baru bernama “skinny payment account”, perusahaan crypto nantinya bisa mengakses infrastruktur pembayaran milik Federal Reserve seperti Fedwire dan FedNow tanpa harus menjadi bank tradisional sepenuhnya.
The Fed Buka Peluang Akses untuk Perusahaan Crypto
Federal Reserve saat ini membuka masa komentar publik selama 60 hari terkait revisi framework payment account mereka.
Proposal tersebut memungkinkan perusahaan crypto, penerbit stablecoin, hingga fintech melakukan proses pembayaran dan settlement langsung melalui sistem Federal Reserve.
Namun akses itu tetap dibatasi ketat.
Perusahaan yang mendapatkan skinny payment account tidak akan menerima fasilitas seperti:
- pinjaman dari Federal Reserve
- bunga cadangan
- fasilitas overdraft
- dukungan likuiditas darurat
The Fed juga disebut akan menggunakan kontrol otomatis untuk membatasi risiko operasional dan mencegah overdraft dalam sistem pembayaran.
Langkah ini muncul setelah bertahun-tahun perusahaan crypto mencoba memperoleh akses langsung ke jalur pembayaran AS tanpa harus bergantung pada bank perantara.
Baca selanjutnya: CNBC Juluki Ripple “New Money”, XRP Kini Masuk Top 20 Disruptor Global
Ripple dan RLUSD Langsung Jadi Perhatian
Nama Ripple langsung mencuat karena perusahaan ini sejak lama fokus membangun sistem pembayaran lintas negara berbasis blockchain.
Ripple sebelumnya diketahui pernah mengajukan akses Federal Reserve sebagai bagian dari upaya integrasi jaringan pembayaran Ripple dan stablecoin RLUSD ke sistem keuangan tradisional.
Chief Legal Officer Ripple, Stu Alderoty, bahkan pernah menyebut skinny payment account sebagai ide menarik karena dapat mempercepat dan menurunkan biaya redemption RLUSD.
RLUSD sendiri terus berkembang sejak diluncurkan. Stablecoin milik Ripple itu dilaporkan sudah mendekati kapitalisasi pasar sekitar US$1,73 miliar.
Jika Ripple nantinya memperoleh akses langsung ke sistem pembayaran Federal Reserve, perusahaan berpotensi:
- mempercepat settlement dolar AS
- mengurangi ketergantungan pada bank partner
- meningkatkan efisiensi transfer lintas negara
- memperkuat utilitas RLUSD
Hal inilah yang membuat XRP kembali ramai dibicarakan investor crypto.
Masih Ada Hambatan Regulasi
Meski proposal ini dianggap positif oleh komunitas crypto, implementasinya masih menghadapi tantangan besar.
Federal Reserve saat ini meminta regional Reserve Banks menunda sementara keputusan baru terkait aplikasi payment account kategori Tier 3 hingga Desember 2026. Sebagian besar perusahaan crypto masuk dalam kategori tersebut.
Di sisi lain, Senator Elizabeth Warren juga dilaporkan mengajukan amandemen untuk membatasi akses perusahaan crypto seperti Ripple ke sistem pembayaran Federal Reserve.
Kelompok anti-crypto di AS khawatir akses langsung tersebut dapat meningkatkan risiko terhadap sistem keuangan tradisional dan memberi legitimasi lebih besar kepada industri aset digital.
Namun pendukung crypto melihatnya dari sisi berbeda. Mereka percaya akses langsung ke sistem pembayaran The Fed dapat meningkatkan efisiensi settlement dolar AS sekaligus mengurangi ketergantungan pada perbankan tradisional.
Baca berikutnya: Awas! XRP Diprediksi Ambles 50% Meski ETF Catat Rekor Inflow
Kesimpulan
Proposal baru Federal Reserve membuat Ripple dan XRP kembali jadi perhatian pasar crypto. Jika disetujui, Ripple berpeluang mengakses sistem pembayaran The Fed secara langsung tanpa bergantung penuh pada bank perantara.
Meski masih tahap proposal dan menghadapi hambatan regulasi, pasar melihat langkah ini sebagai sinyal positif bagi adopsi institusional Ripple, RLUSD, dan industri crypto secara lebih luas.
FAQ
- Apa itu skinny payment account dari Federal Reserve?
Skinny payment account adalah akun pembayaran khusus dengan akses terbatas ke sistem Federal Reserve seperti Fedwire dan FedNow tanpa status bank penuh. - Kenapa Ripple dikaitkan dengan proposal The Fed?
Ripple fokus pada pembayaran lintas negara dan stablecoin RLUSD sehingga dianggap berpotensi memanfaatkan akses langsung ke sistem pembayaran Federal Reserve. - Apakah Ripple sudah resmi mendapat akses dari The Fed?
Belum. Saat ini proposal masih dalam tahap pembahasan dan komentar publik sehingga belum ada keputusan final. - Apa dampak proposal ini terhadap XRP?
Investor melihat proposal tersebut sebagai potensi validasi institusional bagi Ripple dan XRP sehingga kembali memicu perhatian pasar. - Apa hubungan RLUSD dengan sistem pembayaran Federal Reserve?
RLUSD adalah stablecoin milik Ripple. Jika Ripple mendapat akses langsung ke sistem The Fed, proses settlement dan redemption RLUSD bisa menjadi lebih cepat dan efisien. - Apa itu FedNow dan Fedwire?
FedNow dan Fedwire adalah sistem pembayaran milik Federal Reserve yang digunakan untuk transfer dana dan settlement transaksi di Amerika Serikat. - Kenapa regulator AS masih khawatir terhadap akses crypto ke The Fed?
Sebagian regulator khawatir akses langsung perusahaan crypto ke sistem Federal Reserve dapat meningkatkan risiko terhadap stabilitas sistem keuangan tradisional.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinPedia – Federal Reserve’s New Payment Account Proposal Puts Ripple Back in Spotlight, diakses pada 21 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita The Fed






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


