Harga XRP kembali berada di bawah tekanan setelah turun sekitar 12% dalam lima hari terakhir. Di tengah pelemahan ini, analis mulai memperingatkan potensi koreksi yang jauh lebih dalam, bahkan hingga 50%.
Menariknya, sentimen negatif tersebut muncul saat ETF spot XRP justru terus mencatat arus dana masuk.
Data terbaru menunjukkan ETF XRP di Amerika Serikat membukukan inflow selama sembilan hari berturut-turut, menandakan investor institusi masih aktif masuk ke aset ini.
XRP Terancam Turun ke $0,65
Pasangan XRP/USD saat ini sedang mengonfirmasi pola bear pennant di grafik tiga harian. Dalam analisis teknikal, pola ini sering dianggap sebagai sinyal lanjutan tren turun.

Sumber Gambar: TradingView via Cointelegraph
Breakdown terjadi setelah harga XRP jatuh menembus garis support di area $1,40. Dari pola tersebut, target penurunan berikutnya diperkirakan berada di sekitar $0,65.
Jika target itu tercapai, maka XRP berpotensi turun sekitar 52,5% dari posisi harga saat ini.
Tekanan bearish juga diperkuat oleh beberapa indikator lain. Technical analyst ChartNerd menyebut indikator Stochastic RSI di timeframe mingguan telah membentuk death cross untuk ketiga kalinya sejak XRP mencetak all-time high pada Juli 2025.

Sumber Gambar: X.com/ChartNerdTA
Menurutnya, dua sinyal sebelumnya sama-sama diikuti koreksi besar hingga sekitar 50%.
“Jika gagal bertahan di EMA 20 mingguan yang baru saja disentuh kembali, atau EMA 50 mingguan di area $1,80, maka kemungkinan besar XRP akan memasuki fase penurunan berikutnya di akhir tahun ini. Satu-satunya cara untuk membatalkan skenario bearish tersebut adalah jika XRP mampu merebut kembali kedua EMA itu dan mengubahnya menjadi support,” tulis ChartNerd.
Selain itu, indikator Relative Strength Index (RSI) harian XRP turun ke level 42 dari sebelumnya 63 dalam sepekan terakhir. Penurunan RSI biasanya menunjukkan momentum beli mulai melemah dan tekanan jual semakin dominan.
Saat ini, area $1,27 disebut menjadi support penting yang sedang dipertahankan pasar. Jika level tersebut gagal bertahan, XRP berpotensi turun menuju $1,11 hingga area psikologis $1.
Baca juga berita terkait: BTC, ETH, XRP Anjlok Meski CLARITY Act Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya
ETF XRP Justru Terus Catat Dana Masuk
Di tengah ancaman koreksi tersebut, data ETF XRP justru menunjukkan kondisi berbeda.

Sumber Gambar: SoSoValue
Berdasarkan data SoSoValue, ETF spot XRP di AS mencatat tambahan inflow sekitar US$750 ribu pada Senin lalu. Angka ini memperpanjang tren arus dana masuk menjadi sembilan hari berturut-turut.
Secara total, inflow selama periode tersebut mencapai sekitar US$95,5 juta. Tidak hanya itu, cumulative inflow ETF XRP kini mendekati US$1,4 miliar dengan total aset kelolaan atau assets under management (AUM) sekitar US$1,14 miliar.
Arus dana ini menunjukkan investor institusi masih memiliki minat besar terhadap XRP meski kondisi harga sedang melemah.

Sumber Gambar: CoinShares
Laporan CoinShares juga memperlihatkan produk investasi XRP secara global mencatat inflow mingguan sekitar US$67,6 juta hingga pekan yang berakhir pada 15 Mei.
Menariknya, performa itu justru mengungguli Bitcoin dan Ethereum yang masing-masing mengalami outflow sekitar US$981,5 juta dan US$250 juta pada periode yang sama.
Selain ETF, pasar juga menyoroti perkembangan regulasi kripto di AS seperti CLARITY Act serta pemulihan aktivitas jaringan XRP yang dinilai bisa menjadi katalis tambahan untuk pemulihan harga di masa depan.
Kesimpulan
XRP sedang menghadapi tekanan besar setelah muncul sinyal bearish yang membuka peluang koreksi hingga 50%. Breakdown support dan melemahnya indikator teknikal membuat pasar mulai waspada terhadap potensi penurunan lanjutan.
Meski begitu, arus dana ETF XRP yang terus mencatat inflow menunjukkan investor institusi masih percaya pada prospek jangka menengah aset ini. Karena itu, pasar kini menanti apakah tekanan jual akan kembali mendominasi, atau justru minat institusi mampu menahan penurunan XRP lebih dalam.
FAQ
- Kenapa harga XRP diprediksi bisa turun 50%?
Prediksi tersebut muncul karena XRP baru mengonfirmasi pola bear pennant di grafik tiga harian. Dalam analisis teknikal, pola ini sering menjadi sinyal lanjutan tren bearish dengan target penurunan lebih dalam. - Apa itu bear pennant dalam crypto?
Bear pennant adalah pola grafik yang biasanya muncul setelah harga turun tajam, lalu bergerak konsolidasi sebelum berpotensi melanjutkan penurunan berikutnya. - Apa arti ETF XRP terus mencatat inflow?
Inflow ETF berarti ada dana baru yang masuk ke produk investasi XRP. Hal ini menunjukkan investor institusi masih membeli exposure terhadap XRP meski harga sedang turun. - Apakah XRP masih menarik untuk dipantau investor?
XRP masih menjadi salah satu aset kripto yang aktif dipantau karena memiliki volume perdagangan besar, dukungan komunitas kuat, dan kini mulai mendapat perhatian lebih dari investor institusi melalui ETF. - Level support penting XRP saat ini ada di mana?
Beberapa analis menilai area US$1,27 menjadi support penting untuk XRP. Jika level tersebut jebol, harga berpotensi turun menuju US$1,11 hingga area psikologis US$1. - Apakah ETF bisa membuat harga XRP naik lagi?
ETF dapat membantu meningkatkan permintaan terhadap XRP karena membuka akses investasi yang lebih mudah bagi institusi. Namun pergerakan harga tetap dipengaruhi kondisi pasar, sentimen investor, dan faktor teknikal lainnya.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Cointelegraph – XRP price risks 50% drop despite 9-day ETF inflow streak, diakses pada 20 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Crypto ETF, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


