Robert Kiyosaki kembali menegaskan pandangannya soal Bitcoin, emas, dan perak.
Penulis buku Rich Dad Poor Dad itu secara terbuka mengaku menyesal telah menjual sebagian Bitcoin miliknya dan menyebut keputusan tersebut sebagai kesalahan besar.
Pernyataan itu ia sampaikan lewat unggahan di platform X pada Rabu (28/01), Kiyosaki menepis rumor yang menyebut dirinya melepas perak demi membeli kripto, sekaligus mengklarifikasi posisi portofolionya di tengah kekhawatiran terhadap pelemahan mata uang fiat.
Kiyosaki Akui Salah Jual Bitcoin dan Emas
FYI SILVER Fact:
I was at VRIC Vancouver Resource Investor Conference. Great event for anyone serious about their financial education on gold and silver.
At VRIC I was informed there is a rumor I sold all my silver to buy more Bitcoin.
This is not true. The facts are:
I…
— Robert Kiyosaki (@theRealKiyosaki) January 27, 2026
Dalam pernyataannya, Kiyosaki menyebut bahwa ia memang sempat menjual sebagian Bitcoin dan emas untuk membeli rumah barunya.
Namun, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan langkah ideal dalam jangka panjang.
Ia secara terang-terangan mengatakan bahwa menjual Bitcoin dan emas adalah kesalahan, dan menambahkan bahwa ia bersyukur tidak menjual peraknya.
Pernyataan ini memperkuat pandangannya bahwa aset keras masih menjadi pelindung nilai utama di tengah tekanan sistem keuangan global.
Kiyosaki juga membantah klaim yang beredar di Vancouver Resource Investor Conference yang menyebut dirinya keluar dari perak. Ia menegaskan bahwa seluruh kepemilikan peraknya tetap utuh.
Baca juga: Rangkuman Hasil Rapat The Fed & Dampaknya ke Harga Bitcoin, Emas, dkk
Strategi Leverage dan Akumulasi Aset Keras
Kiyosaki menjelaskan bahwa pendekatan investasinya tidak bergantung pada menjual aset keras saat membutuhkan likuiditas.

Harga emas kembali cetak ATH | Sumber: tradingeconomics
Ia menyebut lebih memilih menggunakan utang untuk membeli properti produktif, lalu memanfaatkan arus kas positifnya untuk membeli lebih banyak emas, perak, Bitcoin, dan Ethereum.
Sebelumnya, pada November, Kiyosaki mengungkap bahwa ia sempat menjual Bitcoin senilai $2.25 juta yang dibeli di kisaran harga $6,000 per koin.
Dana tersebut digunakan untuk membeli dua pusat bedah dan bisnis billboard, yang diperkirakan menghasilkan $27,500 per bulan dalam arus kas bebas pajak.
Namun, refleksi terbarunya menunjukkan perubahan nada. Ia menyiratkan bahwa peluang membeli Bitcoin kembali masih terbuka, terutama ketika harga mengalami koreksi.
Kritik Terhadap Dolar dan Waktu Beli Bitcoin
Dalam unggahan terbarunya, Kiyosaki kembali melontarkan kritik keras terhadap mata uang fiat. Ia menyebut ini sebagai waktu yang tepat untuk membeli aset nyata seperti emas, perak, Bitcoin, dan Ethereum.
Pernyataan tersebut sejalan dengan keyakinannya bahwa pelemahan nilai mata uang dan risiko inflasi jangka panjang membuat aset dengan pasokan terbatas semakin relevan. Bagi Kiyosaki, koreksi harga bukan sinyal bahaya, melainkan jendela akumulasi.
Kesimpulan
Pengakuan Kiyosaki memberi sinyal bahwa bahkan investor berpengalaman pun bisa salah langkah. Namun, yang lebih penting adalah cara membaca ulang kondisi pasar.
Dalam pandangannya, koreksi Bitcoin bukan akhir tren, melainkan fase yang membuka peluang bagi mereka yang berpikir jangka panjang.
FAQ
1. Kenapa Robert Kiyosaki menyesal menjual Bitcoin?
Karena ia menilai Bitcoin masih unggul sebagai lindung nilai jangka panjang, dan penjualan tersebut membuatnya kehilangan potensi akumulasi saat harga terkoreksi.
2. Apakah Kiyosaki benar-benar menjual semua Bitcoin miliknya?
Tidak. Ia hanya menjual sebagian Bitcoin, bukan seluruh kepemilikan.
3. Kenapa Kiyosaki tidak menjual perak?
Ia melihat perak sebagai aset moneter dan industri yang masih undervalued dan penting dalam strategi lindung nilai inflasi.
4. Apakah Kiyosaki masih bullish terhadap Bitcoin?
Ya. Ia menegaskan bahwa koreksi harga hanyalah fase bernapas, bukan tanda perubahan tren utama.
5. Apa strategi investasi utama Kiyosaki saat ini?
Menggunakan leverage properti produktif untuk menciptakan arus kas, lalu mengalokasikannya ke emas, perak, Bitcoin, dan ethereum.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Bitcoin.com News – Robert Kiyosaki Regrets Selling Bitcoin, Says Window Open to Buy More BTC, diakses pada 29 Januari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
