Ethereum (ETH) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah whale, perusahaan investasi, hingga tokoh industri kripto tercatat mengakumulasi aset tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data on-chain dari Lookonchain dan Onchain Lens, transaksi bernilai puluhan hingga ratusan juta dolar terjadi sepanjang 16 – 17 Juli, menunjukkan aktivitas investor besar terhadap ETH masih terus berlanjut.
Meski aksi akumulasi seperti ini sering menjadi perhatian pelaku pasar, data on-chain tidak dapat dijadikan satu-satunya acuan untuk memprediksi arah harga.
Namun, pergerakan investor bermodal besar tetap menjadi indikator yang banyak dipantau untuk melihat perubahan sentimen di pasar kripto.
1. Abraxas Capital Tambah Kepemilikan Ethereum
Abraxas Capital continues accumulating $ETH.
Over the past 5 hours, Abraxas Capital has withdrawn another 8,452 $ETH($16M) from #Binance and #Bybit.https://t.co/qwAXChjYvp pic.twitter.com/UQukT1hHKW
— Lookonchain (@lookonchain) July 16, 2026
Pada Kamis (16/7), Lookonchain melampirkan data Arkham yang menunjukkan Abraxas Capital kembali mengakumulasi Ethereum.
Dalam waktu lima jam, perusahaan investasi tersebut menarik 8.452 ETH senilai sekitar $16 juta.
Aksi tersebut melanjutkan pola akumulasi yang sebelumnya juga dilakukan oleh Abraxas Capital. Berdasarkan data yang dibagikan Lookonchain, perusahaan itu masih terus menambah kepemilikan ETH melalui penarikan aset dalam jumlah besar.
Baca juga: Tom Lee Sebut Wall Street Bisa Jadi Alasan Ethereum Tembus Rekor Baru
2. Whale Tak Diketahui Kembali Akumulasi Ethereum
Another whale is accumulating $ETH.
A whale bought and withdrew 21.3K $ETH ($40.95M) from Fidelity Custody to a fresh wallet.
Track this whale: https://t.co/ucRs0Y5o7r
Data: @nansen_ai pic.twitter.com/Fet6FUtTxa
— Onchain Lens (@OnchainLens) July 16, 2026
Masih pada Kamis (16/7), Onchain Lens melaporkan whale crypto tak diketahui membeli sekaligus menarik 21.300 ETH senilai sekitar $40,95 juta dari Fidelity Custody ke sebuah wallet baru.
Lalu, pada Jumat (17/7), Lookonchain kembali menemukan data dari dua wallet baru menarik 20.000 ETH senilai sekitar $37,72 juta.
Secara keseluruhan, dalam tiga hari terakhir tercatat 89.396 ETH dengan nilai sekitar $164,88 juta telah dipindahkan ke tujuh wallet baru.
Meski identitas pemilik wallet tersebut belum diketahui, rangkaian transaksi bernilai besar ini kembali menarik perhatian pelaku pasar karena melibatkan perpindahan ETH dalam jumlah signifikan.
3. Arthur Hayes Diduga Akumulasi Ethereum Lewat OTC
Arthur Hayes (@CryptoHayes) appears to be accumulating $ETH OTC.
He sent 1.25M $USDC to Galaxy Digital (@galaxyhq) and received 646.33 $ETH ($1.24M) minutes later.
Separately, another 1.25M $USDC was sent to FalconX (@FalconXGlobal), likely for another OTC transaction.
Track:… pic.twitter.com/PZRM8fFi0v
— Onchain Lens (@OnchainLens) July 15, 2026
Selain perusahaan investasi dan whale, pendiri BitMEX Arthur Hayes juga diduga mengakumulasi Ethereum melalui transaksi over-the-counter (OTC).
Menurut Onchain Lens, pada Rabu (15/7) Hayes mengirim $1,25 juta USDC ke Galaxy Digital dan beberapa menit kemudian menerima 646,33 ETH senilai sekitar $1,24 juta.
Secara terpisah, dompet yang sama juga mengirim $1,25 juta USDC ke FalconX, yang menurut Onchain Lens kemungkinan digunakan untuk transaksi OTC lainnya.
OTC merupakan metode jual beli aset digital secara langsung di luar pasar terbuka. Cara ini umumnya digunakan untuk transaksi bernilai besar agar tidak terlalu memengaruhi harga aset di pasar.
Kesimpulan
Data on-chain sepanjang 16–17 Juli menunjukkan Ethereum menjadi salah satu aset digital yang aktif diakumulasi oleh berbagai pelaku pasar, mulai dari perusahaan investasi, whale, hingga Arthur Hayes.
Nilai transaksi yang mencapai ratusan juta dolar membuat aktivitas tersebut kembali menjadi perhatian komunitas kripto.
Meski demikian, akumulasi oleh investor besar belum tentu diikuti kenaikan harga dalam waktu dekat.
Investor tetap perlu mengombinasikan data on-chain dengan analisis fundamental, kondisi makroekonomi, dan sentimen pasar untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh sebelum mengambil keputusan investasi.
FAQ
1. Apa yang dimaksud whale dalam dunia kripto?
Whale adalah individu atau institusi yang memiliki aset kripto dalam jumlah sangat besar. Aktivitas transaksinya sering dipantau karena berpotensi memengaruhi sentimen pasar.
2. Apa itu data on-chain dan mengapa penting?
Data on-chain adalah informasi yang tercatat langsung di blockchain, seperti transaksi, perpindahan aset, dan aktivitas wallet. Data ini sering digunakan untuk menganalisis perilaku investor.
3. Apa arti penarikan Ethereum ke wallet baru?
Penarikan ETH ke wallet baru menunjukkan aset dipindahkan ke alamat blockchain yang berbeda. Namun, data tersebut tidak dapat langsung disimpulkan sebagai sinyal bullish atau bearish tanpa didukung indikator lainnya.
4. Apa itu transaksi OTC pada aset kripto?
Over-the-counter (OTC) adalah transaksi jual beli aset digital yang dilakukan secara langsung di luar pasar terbuka. Metode ini umumnya dipilih untuk transaksi bernilai besar agar dampaknya terhadap harga pasar lebih kecil.
5. Apakah akumulasi Ethereum oleh whale menjamin harga ETH akan naik?
Tidak. Aktivitas akumulasi memang sering menjadi perhatian investor, tetapi pergerakan harga Ethereum tetap dipengaruhi berbagai faktor lain, seperti kondisi ekonomi global, likuiditas pasar, dan sentimen investor.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Pergerakan Harga Crypto, #Berita Altcoin, #Berita Whale Terkini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
