Serangan rudal dan drone kembali menghantam sejumlah wilayah di Timur Tengah. Konflik yang semula terpusat antara Iran dan Israel kini melebar hingga Riyadh dan Beirut, meningkatkan risiko eskalasi regional.
Amerika Serikat juga mendesak warganya untuk segera meninggalkan kawasan tersebut. Serangan lintas negara terus terjadi di tengah ketegangan politik dan militer yang belum menunjukkan tanda mereda.
Berikut adalah detail kejadian yang disiarkan melalui CNN Live dari lokasi kejadian.
Kedutaan AS Diserang, Rudal Dicegat di Beberapa Negara
?TRUMP WARNS: “YOU’LL FIND SOON”
Following the attack on the U.S. Embassy in Riyadh and the deaths of U.S. service members, Trump issued a blunt warning.
“You’ll find soon what the retaliation will be for the attack on the U.S. embassy in Riyadh and for the U.S. service… https://t.co/DNQKXVw1ik pic.twitter.com/FNVOLDJbSj
— NewsForce (@Newsforce) March 3, 2026
Dua sumber kepada CNN, menyebut Kedutaan Besar AS di Riyadh terkena dua drone yang diduga diluncurkan Iran pada Selasa (03/02) pagi. Insiden ini terjadi setelah sebelumnya fasilitas diplomatik AS di Kuwait juga menjadi sasaran.
Israel, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait melaporkan adanya rudal balistik yang diluncurkan dari Iran. Sistem pertahanan udara di sejumlah negara tersebut diaktifkan untuk mencegat ancaman.
Qatar menyatakan berhasil mencegat dua rudal sebelum mencapai wilayahnya. Israel dan UEA juga melaporkan sistem pertahanan mereka berfungsi untuk menghalau proyektil yang masuk.
Serangan ke fasilitas diplomatik dan militer menandakan konflik tidak lagi bersifat terbatas. Setiap perluasan target meningkatkan potensi respons balasan dan memperbesar lingkup perang.
Baca juga: Rangkuman Perang AS – Iran & Dampaknya pada Harga Emas, Minyak, dan Kripto
Israel Balas Serangan ke Beirut dan Teheran

Sumber: CNN
Militer Israel menyatakan menyerang pusat komando Hezbollah dan gudang senjata di Beirut. Serangan juga diluncurkan ke Teheran kurang dari satu jam setelah peringatan evakuasi dikeluarkan kepada warga.
Hezbollah, kelompok bersenjata di Lebanon yang memiliki hubungan dengan Iran, kembali terlibat aktif dalam konflik ini. Keterlibatan mereka memperluas medan tempur dari satu negara menjadi beberapa titik panas sekaligus.
Foto satelit yang diambil dalam 48 jam terakhir menunjukkan kerusakan di fasilitas nuklir Natanz di Iran. Natanz merupakan salah satu pusat pengayaan uranium terbesar dan paling sensitif di negara tersebut.
Kerusakan fasilitas ini berpotensi meningkatkan tensi internasional. Program nuklir Iran telah lama menjadi titik konflik utama antara Teheran dan Washington.
Politik Dalam Negeri AS Ikut Memanas
Presiden Donald Trump membela keputusan serangan militer terhadap Iran. Wakil Presiden JD Vance menyatakan langkah tersebut diambil untuk memastikan Iran tidak memperoleh senjata nuklir.
Di sisi lain, sejumlah anggota Partai Demokrat mempertanyakan tujuan akhir operasi militer tersebut. Perdebatan juga muncul terkait kebutuhan pendanaan tambahan karena amunisi AS disebut telah banyak terkuras.
Ketika konflik eksternal membesar, dinamika politik domestik AS turut memengaruhi arah kebijakan berikutnya. Ketidakjelasan strategi jangka panjang dapat memperpanjang ketidakpastian.
Kesimpulan
Serangan rudal dan drone yang menghantam Riyadh, Beirut, dan Teheran menandakan konflik telah berkembang menjadi eskalasi multi-negara. Target yang mencakup fasilitas diplomatik, militer, hingga nuklir menunjukkan intensitas yang meningkat dan memperbesar risiko ketidakstabilan kawasan.
Dengan keterlibatan lebih banyak pihak dan belum adanya jalur diplomasi yang jelas, risiko konflik berkepanjangan semakin besar. Ketegangan seperti ini juga berimbas pada pasar keuangan global, termasuk kripto yang dikenal sangat sensitif terhadap sentimen risiko dan berpotensi mengalami volatilitas tajam saat ketidakpastian geopolitik meningkat.
FAQ
1. Mengapa Kedutaan AS menjadi target serangan?
Fasilitas diplomatik sering dianggap simbol kehadiran dan pengaruh suatu negara. Serangan ke kedutaan meningkatkan tekanan politik dan diplomatik.
2. Apa arti fasilitas Natanz bagi Iran?
Natanz adalah pusat pengayaan uranium terbesar Iran. Fasilitas ini penting dalam program nuklir yang menjadi sumber ketegangan internasional.
3. Mengapa konflik ini meluas ke Lebanon?
Hezbollah, kelompok bersenjata di Lebanon yang didukung Iran, terlibat dalam serangan terhadap Israel sehingga membuka front baru.
4. Apakah negara-negara Teluk ikut terdampak?
Ya. Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab melaporkan adanya rudal yang diarahkan ke wilayah mereka dan telah melakukan intersepsi.
5. Apakah konflik ini sudah menjadi perang regional?
Keterlibatan banyak negara dan serangan lintas batas menunjukkan karakter konflik regional, meskipun belum ada deklarasi perang resmi antarnegara.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Timur Tengah Terkini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
