Saham Coinbase (COIN) mulai dilirik sebagai alternatif investasi yang dinilai lebih menguntungkan dibanding Bitcoin (BTC), terutama di tengah meningkatnya adopsi blockchain dan lonjakan penggunaan stablecoin.
Pandangan ini muncul dari analisis terbaru yang menyoroti perbedaan fundamental antara aset kripto dan saham perusahaan kripto.
Bitcoin memang masih menjadi aset dominan di pasar dengan kapitalisasi mencapai sekitar $1,5 triliun dan menguasai hampir 60% market kripto.
Namun, pendekatan investasi terhadap Coinbase dinilai menawarkan potensi yang lebih luas karena tidak hanya bergantung pada harga satu aset.
Coinbase Diuntungkan dari Banyak Sumber Pendapatan
Berbeda dengan Bitcoin yang mengandalkan kenaikan harga, Coinbase memperoleh pendapatan dari berbagai lini bisnis.
Mulai dari biaya transaksi, layanan kustodi untuk ETF kripto, hingga aktivitas di sektor decentralized finance (DeFi) dan tokenisasi aset melalui blockchain miliknya, Base.
Selain itu, Coinbase juga telah memperluas bisnis ke perdagangan non-kripto. Ini memberi bantalan tambahan ketika pasar kripto mengalami tekanan, sehingga pendapatan perusahaan tidak sepenuhnya bergantung pada volatilitas Bitcoin.
Situasi ini membuat Coinbase berada dalam posisi yang lebih fleksibel saat industri kripto berkembang ke berbagai arah.
Baca berita lainnya: 10 Token DeFi yang Tetap Tahan Banting di Tengah Krisis Likuiditas
Stablecoin Jadi Pendorong Utama
Salah satu faktor kunci yang membuat Coinbase lebih menarik adalah pertumbuhan stablecoin. Aset digital yang nilainya dipatok ke mata uang fiat ini semakin banyak digunakan untuk transfer lintas negara dan penyimpanan nilai, terutama di negara berkembang.
Pada 2025, Coinbase mencatat pendapatan sebesar $1,35 miliar dari stablecoin, atau sekitar 20% dari total pendapatan bersih tahunan sebesar $6,88 miliar.
Pendapatan ini berasal dari kemitraan dengan Circle, penerbit USD Coin (USDC), yang membagikan hasil bunga dari cadangan dana stablecoin kepada Coinbase.
Kondisi ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penggunaan stablecoin, semakin besar potensi pendapatan Coinbase.
Sebaliknya, Bitcoin justru menghadapi tekanan di sektor pembayaran. Volatilitas harga yang tinggi membuatnya kurang efisien untuk transaksi sehari-hari, sehingga perannya mulai tergeser oleh stablecoin.
Momentum Pemulihan Pasar Bisa Menguntungkan Coinbase
Dalam pergerakan terbaru, Bitcoin sempat menyentuh level $77.000, tertinggi sejak awal Februari, meski secara year-to-date masih mengalami penurunan sekitar 10%. Sementara itu, saham Coinbase juga turun sekitar 8% dalam periode yang sama.
Namun, ketika sentimen pasar kembali positif, Coinbase berpotensi mendapatkan dampak yang lebih besar.
Peningkatan volume transaksi, masuknya investor institusional, serta pertumbuhan ETF kripto yang menggunakan layanan kustodi Coinbase bisa mendorong pendapatan perusahaan secara signifikan.
Dengan kata lain, pemulihan pasar kripto tidak hanya berdampak pada harga aset, tetapi juga langsung meningkatkan aktivitas bisnis Coinbase.
Ekspansi ke DeFi dan Tokenisasi Perkuat Posisi
Coinbase juga memperkuat posisinya di sektor teknologi blockchain melalui jaringan Base. Saat ini, ekosistem Base telah mengelola dana lebih dari $4,5 miliar dan masuk dalam jajaran 10 besar blockchain berdasarkan total value locked (TVL).
Ekspansi ke DeFi memungkinkan pengguna untuk melakukan pinjam-meminjam, menabung, hingga transaksi tanpa perantara. Sementara itu, tokenisasi membuka peluang digitalisasi aset dunia nyata ke dalam blockchain.
Diversifikasi ini membuat Coinbase tidak hanya bergantung pada satu segmen industri, tetapi ikut terlibat dalam berbagai tren besar di ekosistem kripto.
Baca juga berita selanjutnya: Duel SOL vs SUI Memanas, Pertarungan Layer 1 Ini Bikin Market Terpecah
Risiko Tetap Ada, Tapi Potensi Lebih Luas
Meski prospeknya dinilai menarik, Coinbase tetap menghadapi risiko seperti regulasi dan persaingan dari platform lain.
Namun, dibandingkan Bitcoin yang berfungsi sebagai penyimpan nilai, Coinbase dianggap memiliki eksposur yang lebih luas terhadap pertumbuhan industri blockchain secara keseluruhan.
Perbedaan inilah yang membuat sebagian analis melihat Coinbase sebagai pilihan investasi dengan potensi pertumbuhan lebih agresif.
Cara Beli Saham Tokenisasi Coinbase (COINX) di INDODAX
Selain melalui pasar saham konvensional, pergerakan saham Coinbase (COIN) juga bisa diakses melalui aset berbasis blockchain dalam bentuk tokenized stock.
Salah satu contohnya adalah COINX, aset yang merepresentasikan harga saham Coinbase dalam bentuk kripto. Dengan pendekatan ini, kamu bisa mengikuti pergerakan saham Coinbase tanpa harus mengakses bursa saham tradisional.
Model ini memberi alternatif akses yang lebih fleksibel, terutama bagi pengguna yang sudah terbiasa bertransaksi di platform aset kripto.
Berikut cara beli COINX di INDODAX:
- Lakukan registrasi di INDODAX jika belum memiliki akun, atau login ke akun yang sudah terdaftar
- Lakukan deposit dengan mengikuti panduan yang tersedia di platform
- Setelah saldo masuk, buka market INDODAX
- Cari Coinbase tokenized stock (COINX) pada market IDR (COINX to IDR), lalu masuk ke halaman aset tersebut
- Lakukan pembelian menggunakan metode instan sesuai harga pasar atau limit order sesuai harga yang diinginkan
- Setelah pembelian, pergerakan harga dapat dipantau secara berkala
- Jika harga meningkat, aset dapat dijual kembali menggunakan metode instan atau limit order
Kesimpulan
Bitcoin masih mempertahankan posisinya sebagai aset kripto utama dan pilihan relatif stabil bagi investor. Namun, saham Coinbase menawarkan pendekatan berbeda dengan memanfaatkan berbagai sumber pendapatan dari dalam ekosistem kripto.
Di tengah meningkatnya adopsi blockchain, pertumbuhan stablecoin, dan ekspansi ke sektor baru seperti DeFi, Coinbase dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menangkap nilai dari perkembangan industri secara menyeluruh.
Pilihan antara Bitcoin dan Coinbase pada akhirnya bergantung pada profil risiko dan strategi investasi.
FAQ
- Apa perbedaan utama saham Coinbase dan Bitcoin sebagai investasi?
Bitcoin adalah aset kripto yang nilainya bergantung pada supply dan demand di pasar. Sementara itu, saham Coinbase mencerminkan kinerja bisnis perusahaan yang mendapatkan pendapatan dari berbagai layanan di ekosistem kripto. - Kenapa Coinbase dianggap lebih menguntungkan dibanding Bitcoin?
Coinbase memiliki banyak sumber pendapatan seperti fee trading, stablecoin, ETF kustodi, dan DeFi. Ini membuat potensi keuntungannya tidak hanya bergantung pada harga Bitcoin saja. - Apa pengaruh stablecoin terhadap bisnis Coinbase?
Stablecoin menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar Coinbase. Semakin tinggi penggunaan stablecoin seperti USDC, semakin besar pendapatan yang diperoleh dari bagi hasil bunga cadangan. - Apakah Bitcoin masih layak untuk investasi saat ini?
Bitcoin masih dianggap sebagai aset utama di pasar kripto dengan dominasi besar. Banyak investor melihatnya sebagai penyimpan nilai jangka panjang, meskipun volatilitasnya tetap tinggi. - Apakah saham Coinbase lebih berisiko dibanding Bitcoin?
Risiko keduanya berbeda. Bitcoin dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto, sementara Coinbase juga terpengaruh faktor bisnis seperti regulasi, kompetisi, dan kinerja perusahaan. - Bagaimana prospek Coinbase di tengah perkembangan blockchain?
Dengan ekspansi ke DeFi, tokenisasi, dan layanan institusional, Coinbase memiliki peluang besar untuk tumbuh seiring meningkatnya adopsi teknologi blockchain di berbagai sektor.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokenized Stock, #Harga Saham Coinbase XStocks Hari Ini, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


