Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Kehakiman (DOJ) mengungkap jaringan penipuan besar berbasis Asia Tenggara.
Dalam operasi ini, otoritas berhasil menyita aset kripto senilai lebih dari $700 juta atau sekitar Rp12 triliun yang diduga terkait aktivitas penipuan lintas negara.
Kasus ini menjadi salah satu tindakan terbesar terhadap sindikat scam berbasis kripto dalam beberapa tahun terakhir.
Sindikat Scam Berbasis Kompleks Terorganisir
?Scam Center Strike Force Takes Major Actions Against Southeast Asian Scam Centers Targeting Americans
Latest milestones:
?Charges Against Two Chinese Nationals
?$700 MILLION in Cryptocurrency Restrained
?Seizure of Telegram Channel
?Seizure of 503 SCAM WEBSITESGreat… pic.twitter.com/VDwK4AuzTp
— U.S. Department of Justice (@TheJusticeDept) April 23, 2026
Otoritas menjerat dua warga negara China yang diduga mengelola pusat penipuan atau scam compound di wilayah Myanmar sepanjang Januari hingga November 2025.
Mereka disebut berperan sebagai pengelola utama yang mengatur operasi penipuan, termasuk pengawasan terhadap pekerja yang menargetkan korban dari Amerika Serikat.
Menurut hasil investigasi, salah satu korban dilaporkan mengalami kerugian lebih dari $3 juta akibat aktivitas yang dikendalikan jaringan tersebut.
Selain di Myanmar, jaringan ini juga diketahui mencoba memperluas operasi ke Kamboja.
Baca juga: Siklus Bitcoin Mulai Rusak? Analis: Pergerakan Selanjutnya Bisa Mengejutkan
Ratusan Situs Scam dan Kanal Rekrutmen Dibongkar
Dalam operasi yang sama, otoritas berhasil menutup sekitar 503 situs web yang digunakan sebagai platform investasi palsu.
Situs-situs ini digunakan untuk menarik korban dengan iming-iming keuntungan tinggi, sebelum akhirnya dana korban disedot secara ilegal.
Tak hanya itu, aparat juga mengambil alih sebuah kanal Telegram dengan lebih dari 6.000 anggota, yang digunakan untuk merekrut korban dan menjalankan skema penipuan dengan menyamar sebagai pihak berwenang.
Langkah ini disebut sebagai pukulan besar terhadap jaringan penipuan global yang selama ini beroperasi secara terorganisir.
Baca juga: Pasar Pantau Weekly Close Bitcoin, Penentu Tren Bullish atau Gagal
Pemerintah AS Perketat Pengawasan dan Penindakan
Selain penangkapan dan penyitaan aset, Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi terhadap pihak yang diduga terlibat dalam jaringan ini.
Salah satu individu yang dikenai sanksi adalah pejabat di Kamboja yang dituduh memiliki keterkaitan dengan operasi scam tersebut.
Otoritas menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memutus jaringan penipuan lintas negara yang memanfaatkan kripto sebagai alat pencucian dana.
Kesimpulan
Pembongkaran jaringan penipuan Asia Tenggara ini menunjukkan skala besar kejahatan berbasis kripto yang terus berkembang.
Dengan penyitaan Rp12 triliun, kasus ini menjadi peringatan bahwa teknologi blockchain juga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal jika tidak diawasi dengan ketat.
Di sisi lain, langkah tegas dari otoritas menandakan bahwa pengawasan terhadap industri kripto semakin diperketat, terutama untuk melindungi investor dari praktik penipuan yang semakin kompleks.
FAQ
1. Apa itu scam crypto Asia Tenggara?
Scam crypto Asia Tenggara adalah jaringan penipuan yang beroperasi di wilayah tersebut dengan memanfaatkan aset kripto untuk menipu korban.
2. Kenapa nilai yang disita bisa mencapai Rp12 triliun?
Karena jaringan ini beroperasi dalam skala besar dan melibatkan ribuan korban serta aktivitas pencucian dana lintas negara.
3. Apa itu scam compound?
Scam compound adalah pusat operasi penipuan terorganisir, biasanya melibatkan banyak pekerja yang menjalankan skema penipuan secara sistematis.
4. Bagaimana cara kerja penipuan ini?
Pelaku membuat situs investasi palsu atau menyamar sebagai pihak resmi, lalu menarik dana dari korban dengan janji keuntungan.
5. Apa dampaknya bagi pasar kripto?
Kasus ini bisa meningkatkan pengawasan dan regulasi, serta mendorong pengguna untuk lebih waspada terhadap penipuan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – US Crackdown on Southeast Asian Scam Centers Nets $700 Million Crypto Seizure, diakses pada 24 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Scam Crypto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
