Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) resmi menghapus aturan kontroversial bernama “No-Deny” yang sudah berlaku lebih dari 50 tahun.
Kebijakan ini sebelumnya melarang perusahaan atau individu yang menyelesaikan kasus dengan SEC untuk membantah tuduhan regulator secara publik.
Keputusan tersebut diumumkan SEC pada 18 Mei 2026 dan langsung memicu perhatian besar dari industri crypto AS. Banyak pelaku pasar melihat langkah ini sebagai sinyal bahwa pendekatan regulator terhadap industri aset digital mulai berubah.

Sumber gambar: SEC
Aturan tersebut selama ini dianggap membungkam perusahaan crypto, terutama setelah mereka memilih jalur settlement atau penyelesaian damai dengan SEC.
Apa Itu Aturan “No-Deny” SEC?
Aturan “No-Deny” berasal dari Rule 202.5(e) yang diterapkan sejak 1972. Dalam aturan lama itu, terdakwa diperbolehkan menyelesaikan kasus tanpa mengakui kesalahan, tetapi mereka juga tidak boleh secara terbuka menyangkal tuduhan SEC.
Artinya, meski sebuah perusahaan merasa tuduhan regulator tidak tepat, mereka tetap harus diam setelah settlement disepakati.
Kini aturan itu resmi dihapus. SEC menyatakan pihak yang melakukan settlement tetap bisa mengkritik, membantah, atau menyampaikan pendapat berbeda terhadap tuduhan regulator tanpa takut terkena penalti tambahan.
Bahkan, SEC juga menegaskan tidak akan lagi menegakkan klausul “No-Deny” pada kasus-kasus lama yang sudah diselesaikan bertahun-tahun sebelumnya.
Baca berita selanjutnya: Iran Pakai Bitcoin untuk Asuransi Kapal di Selat Hormuz, Dolar Ditinggalkan?
Crypto Disebut Jadi Pihak yang Paling Diuntungkan
Perubahan ini dinilai menjadi kemenangan besar bagi industri crypto AS yang selama beberapa tahun terakhir berulang kali bentrok dengan SEC.
Banyak perusahaan crypto sebelumnya mengeluhkan pendekatan SEC yang dianggap terlalu agresif dan lebih mengandalkan gugatan dibanding kejelasan regulasi.
Kasus Ripple menjadi salah satu contoh paling terkenal. Ripple selama bertahun-tahun menghadapi tekanan hukum dari SEC terkait status XRP sebagai sekuritas.
Dengan aturan baru ini, perusahaan crypto kini memiliki ruang lebih besar untuk membela diri di publik meski sudah menyelesaikan kasus dengan regulator.
Hal itu dipandang penting karena opini publik dan persepsi pasar sering kali memengaruhi sentimen investor terhadap aset crypto.
Ketua SEC Sebut Kritik terhadap Pemerintah Penting
Ketua SEC Paul Atkins mengatakan aturan lama berpotensi menciptakan kesan bahwa regulator mencoba membungkam kritik publik.
Menurutnya, kebebasan untuk mengkritik pemerintah merupakan bagian penting dari tradisi demokrasi Amerika Serikat.
“Kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dari tradisi Amerika,” kata Atkins dalam pernyataan resminya.
Atkins juga mengisyaratkan bahwa SEC di bawah pemerintahan Donald Trump mulai mengambil pendekatan yang lebih lunak terhadap beberapa kasus enforcement dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa hubungan regulator AS dan industri crypto mulai memasuki fase baru yang lebih terbuka.
Komunitas Crypto Sambut Positif
Keputusan SEC langsung mendapat respons positif dari komunitas crypto. Investor Bitcoin Wayne Vaughan menyebut aturan lama selama ini memaksa terdakwa menerima narasi regulator meski terdapat informasi yang dianggap tidak akurat.

Sumber Gambar: X.com
Menurutnya, kebijakan tersebut sering dipakai untuk memperkuat posisi SEC dalam memperluas yurisdiksi mereka terhadap industri crypto.
“Semua ini soal membangun narasi yang sesuai dengan kepentingan strategis mereka, memperluas atau mempertahankan yurisdiksi, serta menghindari kritik,” tulisnya.
Komisioner SEC Hester Peirce juga mendukung penghapusan aturan tersebut. Ia menilai kritik publik terhadap regulator justru bisa meningkatkan transparansi pasar dan akuntabilitas pemerintah.
Peirce dikenal sebagai salah satu pejabat SEC yang cukup terbuka terhadap perkembangan industri crypto dan beberapa kali mengkritik pendekatan enforcement regulator terhadap aset digital.
Baca berikutnya: Kevin Warsh Resmi Jadi Ketua The Fed Jumat Ini, Crypto Ikut Tegang
Apa Dampaknya ke Industri Crypto?
Meski SEC masih memiliki kewenangan penuh untuk melakukan gugatan dan penegakan hukum, penghapusan aturan “No-Deny” dianggap sebagai perubahan prosedural terbesar regulator dalam beberapa dekade terakhir.
Bagi industri crypto, dampaknya bisa cukup besar. Perusahaan kini tidak lagi sepenuhnya terikat untuk mengikuti narasi regulator setelah settlement. Mereka juga memiliki ruang lebih luas untuk menjaga reputasi di mata investor, komunitas, dan pasar.
Di sisi lain, keputusan ini bisa memperbesar tekanan publik terhadap SEC karena perusahaan crypto kini lebih bebas menyampaikan kritik secara terbuka.
Jika tren pelonggaran regulasi berlanjut, sentimen pasar crypto AS berpotensi semakin positif dalam beberapa waktu ke depan.
Kesimpulan
Penghapusan aturan “No-Deny” menandai perubahan penting dalam hubungan antara SEC dan industri crypto. Setelah puluhan tahun dianggap membatasi kebebasan berbicara, aturan itu akhirnya resmi diakhiri.
Bagi perusahaan crypto, keputusan ini bukan hanya soal kebebasan berkomentar, tetapi juga soal kemampuan mempertahankan reputasi dan melawan narasi regulator secara terbuka.
Perubahan aturan SEC ini juga menjadi perhatian pelaku investasi kripto karena dinilai bisa memengaruhi arah regulasi aset digital secara global.
Perubahan tersebut juga memperlihatkan bahwa arah regulasi crypto di Amerika Serikat mulai bergerak ke pendekatan yang lebih fleksibel dibanding beberapa tahun terakhir.
FAQ
- Apa itu aturan “No-Deny” SEC?
Aturan “No-Deny” adalah kebijakan lama SEC yang melarang perusahaan atau individu membantah tuduhan regulator setelah menyelesaikan kasus melalui settlement. - Kenapa aturan “No-Deny” dianggap kontroversial?
Karena aturan tersebut dinilai membatasi kebebasan berbicara terdakwa. Banyak perusahaan merasa tidak bisa membela reputasi mereka meski tidak mengakui kesalahan. - Apakah Ripple diuntungkan dari aturan baru SEC?
Secara tidak langsung iya. Perusahaan crypto seperti Ripple kini memiliki ruang lebih besar untuk menyampaikan kritik atau membantah tuduhan SEC tanpa takut melanggar settlement. - Apakah SEC masih bisa menggugat perusahaan crypto?
Masih. Penghapusan aturan “No-Deny” tidak menghilangkan kewenangan SEC dalam melakukan penegakan hukum terhadap industri crypto. - Apa dampak aturan baru SEC terhadap pasar crypto?
Pasar melihat keputusan ini sebagai sinyal positif karena menunjukkan pendekatan regulator AS terhadap crypto mulai lebih terbuka dan tidak terlalu agresif. - Siapa Paul Atkins?
Paul Atkins adalah Ketua SEC yang mendukung penghapusan aturan “No-Deny”. Ia menilai kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dari kebebasan berbicara di Amerika Serikat. - Apa hubungan aturan “No-Deny” dengan regulasi crypto AS?
Aturan ini sering dikaitkan dengan berbagai kasus crypto besar di Amerika Serikat karena banyak perusahaan memilih settlement dengan SEC untuk menghindari proses hukum panjang.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinPedia – Big Win For Crypto: SEC Ends 50-Year “No-Deny” Rule , diakses pada 20 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita XRP, #Berita SEC, #Berita Regulasi Crypto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


