Slippage | Slippage trading
icon search
icon search

Top Performers

Home / Kamus / judul_artikel

Image Glossary IA Slippage 936x530 Image Glossary

Slippage trading adalah sebuah kondisi saat terdapat perbedaan antara harga yang diharapkan dari perdagangan dan harga ketika perdagangan dieksekusi.

Hal itu umumnya sering terjadi ketika kamu menggunakan market order sebagai tipe order dalam membeli atau menjual aset. Sejatinya, slippage trading sendiri bisa terjadi kapan pun, tetapi kondisi ini biasanya paling sering disebabkan oleh tingginya tingkat volatilitas pasar dan/atau rendahnya likuiditas.

Adapun tingginya tingkat volatilitas pasar adalah kondisi ketika terjadi perubahan harga secara tiba-tiba pada kurun waktu antara konfirmasi sampai dengan eksekusi perdagangan.

Di samping itu, biasanya juga, slippage dalam kripto terjadi karena likuiditas atau sebuah kondisi ketika tidak tersedia cukup kripto dengan quoted price untuk memenuhi permintaan. Biasanya, permintaan dalam jumlah besar akan lebih rentan terhadap slippage lantaran masalah likuiditas.

Mengenal Slippage Tolerance

Di samping slippage, juga ada istilah slippage tolerance, yang secara umum berarti besaran slippage atau perbedaan harga yang bisa diterima oleh investor. Istilah ini merujuk pada batas selip harga koin/token yang  bisa ditoleransi.

Dengan menggunakan fitur ini, kamu bisa mengatur batas pergerakan harga token yang bisa diterima, baik itu lebih tinggi atau malah lebih rendah ketimbang harga yang ditampilkan di interface.

Umumnya, slippage tolerance ditetapkan sebagai persentase dari total nilai swap. Sebagai contoh, sejumlah pengguna mungkin menetapkan slippage tolerance di level 2%, 5%, atau bahkan 10%.

Fungsi Slippage Tolerance

Bagi seorang investor kripto, tentu menjadi penting untuk menetapkan batasan slippage tolerance. Inilah beberapa fungsi slippage tolerance yang penting diketahui.

1. Mengatur Jumlah Maksimum Slippage

Fungsi fitur slippage tolerance yang pertama adalah untuk mengatur jumlah maksimum slippage yang bisa diterima oleh investor di sebuah platform exchange.

Hal itu akan sangat membantu investor untuk menyusun perencanaan dan membuat portofolio investasi yang bisa memaksimalkan keuntungan yang diraih.

2. Menghindari Pembayaran Slippage Tinggi

Fungsi lainnya adalah bisa dimanfaatkan untuk menghindari pembayaran slippage yang terlalu tinggi.

Terkait hal itu, jika slippage yang terjadi lebih tinggi ketimbang slippage tolerance yang ditetapkan, transaksinya tentu tidak akan terjadi.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!