Tiga whale Ethereum (ETH) terpantau mengakumulasi ETH dalam jumlah besar saat harga aset kripto terbesar kedua itu masih bergerak lesu.
Ethereum diperdagangkan di kisaran US$1.630 dan turun sekitar 2,5% dalam 24 jam terakhir ketika tiga alamat tersebut menarik total 75.000 ETH senilai sekitar US$122,29 juta atau setara Rp2,2 triliun dari bursa kripto Kraken dan FalconX.
“Tiga whale ini baru saja membeli ETH senilai lebih dari US$100 juta,” tulis platform analitik blockchain Arkham Intelligence melalui unggahan di X.
Tiga Whale Tarik 75.000 ETH dari Bursa

Sumber Gambar: Arkham Intelligence
Berdasarkan data yang dibagikan Arkham Intelligence, dua alamat baru menerima transfer masing-masing 30.000 ETH dan 25.000 ETH dari Kraken. Sementara satu alamat lainnya menarik tambahan 20.000 ETH dari FalconX.
Total akumulasi ketiganya mencapai 75.000 ETH atau sekitar Rp2,2 triliun dengan asumsi kurs Rp18.000 per dolar AS.
Perpindahan aset dari bursa menuju wallet pribadi umumnya dianggap sebagai sinyal bahwa investor berencana menyimpan aset dalam jangka lebih panjang dibandingkan menjualnya dalam waktu dekat.
Yang membuat transaksi ini semakin menarik adalah fakta bahwa dua dari tiga alamat tersebut merupakan wallet baru yang sebelumnya belum banyak terpantau aktivitasnya.

Sumber Gambar: Arkham Intelligence
Baca juga berita terkait: Ethereum Ambruk 20%, Tapi Analis Justru Sebut Ini Saat Terbaik Beli ETH
Salah Satu Alamat Masih Rugi US$9,1 Juta
Arkham juga mengungkap bahwa salah satu alamat yang ikut membeli ETH kali ini sebelumnya pernah melakukan akumulasi serupa.
Meski begitu, posisi pembelian sebelumnya masih mencatat kerugian sekitar US$9,1 juta berdasarkan harga Ethereum saat ini.
“Alamat yang sebelumnya membeli ETH ini saat ini masih mencatat kerugian sekitar US$9,1 juta dari pembelian terdahulunya. Apakah ini Tom Lee?” tulis Arkham.
Alih-alih mengurangi eksposur, alamat tersebut justru kembali menambah kepemilikan ETH melalui pembelian terbaru.
Nama Tom Lee Ikut Disorot
Arkham sempat mempertanyakan apakah salah satu alamat yang melakukan pembelian besar tersebut terkait dengan Tom Lee.
Tom Lee dikenal sebagai pendiri Fundstrat sekaligus salah satu tokoh yang cukup vokal mendukung Ethereum.
Spekulasi tersebut muncul sehari setelah BitMine, perusahaan yang dipimpin Tom Lee, mengumumkan pembelian ETH senilai US$213,57 juta.
BitMine saat ini menguasai sekitar US$9,32 miliar ETH atau sekitar 4,59% dari total suplai Ethereum. Perusahaan tersebut disebut hanya membutuhkan tambahan sekitar US$819,86 juta ETH untuk mencapai kepemilikan 5% dari total suplai yang beredar.
Kesimpulan
Meski harga Ethereum masih bergerak di kisaran US$1.630 dan belum menunjukkan pemulihan yang kuat, tiga whale justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengakumulasi 75.000 ETH senilai sekitar Rp2,2 triliun.
Aktivitas ini menunjukkan bahwa sebagian investor bermodal besar masih melihat peluang pada Ethereum di tengah tekanan pasar.
Di sisi lain, munculnya nama Tom Lee dan pembelian ETH dalam jumlah besar oleh BitMine turut menambah perhatian terhadap pergerakan aset kripto terbesar kedua tersebut.
FAQ
- Berapa jumlah Ethereum yang dibeli oleh ketiga whale tersebut?
Menurut data Arkham Intelligence, ketiga whale tersebut menarik total 75.000 ETH dari Kraken dan FalconX. Dengan harga Ethereum saat transaksi terjadi, nilainya mencapai sekitar US$122,29 juta atau setara Rp2,2 triliun. - Mengapa pembelian ETH oleh whale menjadi perhatian pasar?
Aktivitas whale sering dipantau karena dapat mencerminkan sentimen investor bermodal besar. Ketika whale mengakumulasi aset saat harga sedang melemah, sebagian pelaku pasar melihatnya sebagai indikasi kepercayaan terhadap prospek jangka panjang aset tersebut. - Apakah tiga wallet tersebut benar-benar milik Tom Lee?
Belum ada konfirmasi resmi yang menunjukkan bahwa ketiga wallet tersebut dimiliki oleh Tom Lee atau BitMine. Arkham hanya mempertanyakan kemungkinan keterkaitan tersebut berdasarkan pola transaksi yang terdeteksi. - Berapa harga Ethereum saat transaksi ini terjadi?
Ethereum diperdagangkan di kisaran US$1.630 dan turun sekitar 2,5% dalam 24 jam terakhir ketika ketiga whale tersebut melakukan akumulasi ETH. - Berapa banyak Ethereum yang dimiliki BitMine saat ini?
Berdasarkan data yang dibagikan Arkham, BitMine dilaporkan memiliki ETH senilai sekitar US$9,32 miliar atau setara sekitar 4,59% dari total suplai Ethereum yang beredar. Perusahaan tersebut disebut masih membutuhkan tambahan sekitar US$819,86 juta ETH untuk mencapai kepemilikan 5% dari total suplai.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Berita Whale Terkini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


