BTC, ETH, XRP Anjlok Meski CLARITY Act Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya
icon search
icon search

Top Performers

BTC, ETH, XRP Anjlok Meski CLARITY Act Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

BTC, ETH, XRP Anjlok Meski CLARITY Act Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

BTC, ETH, XRP Anjlok Meski CLARITY Act Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Daftar Isi

Pasar crypto kompak melemah meski CLARITY Act berhasil lolos dari Senate Banking Committee Amerika Serikat. 

Bitcoin (BTC) turun sekitar US$6.000 setelah voting berlangsung, sementara Ethereum (ETH) anjlok lebih dari 10% dan XRP ikut tertekan di tengah aksi jual besar-besaran di market.

Data terbaru menunjukkan kapitalisasi pasar Bitcoin menyusut sekitar US$126 miliar, sedangkan Ethereum kehilangan sekitar US$30 miliar. Secara keseluruhan, total market crypto telah kehilangan sekitar US$190 miliar hanya dalam lima hari terakhir.

 

1. CLARITY Act Sudah Lolos, Tapi Market Malah Jualan

CLARITY Act dianggap sebagai salah satu terobosan regulasi crypto terbesar di Amerika Serikat. RUU ini dirancang untuk memperjelas aturan aset digital, termasuk pembagian wewenang antara SEC dan CFTC dalam mengawasi industri crypto.

Sebelum voting berlangsung, banyak trader sudah lebih dulu masuk pasar karena berharap kabar ini menjadi katalis bullish baru.

Namun setelah CLARITY Act resmi maju ke tahap berikutnya di Senat, pasar justru mengalami aksi jual besar-besaran. 

Fenomena ini dikenal sebagai “sell the news”, ketika investor mengambil profit setelah kabar yang dinanti akhirnya benar-benar terjadi.

Pola seperti ini cukup sering muncul di market crypto. Harga biasanya naik saat rumor atau ekspektasi berkembang, lalu terkoreksi ketika berita resmi diumumkan.

Meski begitu, proses regulasi ini sebenarnya belum selesai. CLARITY Act masih harus melewati voting penuh Senat, rekonsiliasi dengan DPR AS, hingga tanda tangan presiden sebelum benar-benar menjadi undang-undang resmi.

 

Baca juga berita terkait: 3 Altcoin yang Diprediksi Paling Diuntungkan dari CLARITY Act

 

2. Ketegangan AS dan Iran Picu Sentimen Risk-Off

Tekanan market crypto juga datang dari faktor geopolitik. Pernyataan Donald Trump terkait Iran kembali memicu kekhawatiran investor global. 

Trump disebut memperingatkan bahwa “waktu Iran semakin habis”, memicu lonjakan harga minyak hingga menembus US$107 per barel. Kondisi ini langsung menciptakan sentimen risk-off di pasar keuangan global.

Belakangan, Trump mengatakan negosiasi serius dengan Iran sedang berlangsung dan serangan militer yang sebelumnya direncanakan telah ditunda setelah adanya permintaan dari Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

 

3. Bitcoin Gagal Tembus Resistance Penting

Selain faktor fundamental dan geopolitik, tekanan juga datang dari sisi teknikal. Bitcoin gagal menembus area 200-day moving average, level yang selama ini dianggap sebagai resistance penting dalam tren jangka menengah.

Saat ini BTC sedang bertahan di area support 50-day moving average sekaligus menguji batas atas range sebelumnya. Area ini dinilai krusial karena akan menentukan arah market selanjutnya.

Jika Bitcoin mampu bertahan di zona support saat ini, peluang rebound menuju area US$83.000 masih terbuka.

Namun jika level US$74.000 jebol, analis memperkirakan BTC bisa turun lebih dalam menuju area pertengahan US$60.000.

 

Baca selanjutnya: Prediksi Harga Bitcoin Setelah Iran Rilis Hormuz Safe Berbasis BTC

 

Kesimpulan

Meski CLARITY Act menjadi kabar positif bagi industri crypto, pasar justru bergerak sebaliknya. 

Tekanan jual dipicu aksi sell the news, meningkatnya tensi AS-Iran, dan kegagalan Bitcoin menembus resistance penting.

Saat ini market masih berada dalam fase sensitif. Jika Bitcoin gagal mempertahankan support utama, tekanan koreksi berpotensi berlanjut ke level yang lebih rendah.

 

FAQ

  • Apa itu CLARITY Act dalam crypto?
    CLARITY Act adalah rancangan regulasi crypto di Amerika Serikat yang bertujuan memperjelas pengawasan aset digital, termasuk pembagian wewenang antara SEC dan CFTC.
  • Kenapa harga Bitcoin turun meski ada kabar positif?
    Penurunan Bitcoin dipicu kombinasi aksi ambil untung atau sell the news, tekanan geopolitik AS-Iran, dan kegagalan BTC menembus resistance teknikal penting.
  • Apa arti sell the news di market crypto?
    Sell the news adalah kondisi ketika investor menjual aset setelah kabar yang sebelumnya sudah diantisipasi akhirnya resmi diumumkan. Biasanya harga sudah naik lebih dulu sebelum berita keluar.
  • Apakah konflik Iran memengaruhi harga crypto?
    Ya. Ketegangan geopolitik sering memicu sentimen risk-off di pasar global. Investor biasanya mengurangi aset berisiko seperti crypto dan beralih ke aset yang dianggap lebih aman.
  • Apakah Bitcoin masih bisa rebound setelah koreksi ini?
    Peluang rebound masih terbuka jika BTC mampu bertahan di area support penting. Namun jika support utama jebol, tekanan jual bisa berlanjut lebih dalam.
  • Kenapa Ethereum dan XRP ikut turun saat Bitcoin anjlok?
    Pergerakan Ethereum dan XRP biasanya ikut terpengaruh sentimen pasar Bitcoin karena BTC masih menjadi aset acuan utama dalam market crypto global.
  • Apa level penting Bitcoin yang sedang diperhatikan trader?
    Saat ini trader memantau area support sekitar US$74.000. Jika level ini bertahan, BTC berpotensi rebound. Namun jika tembus, risiko koreksi lebih dalam semakin besar.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Berita XRP, #Berita Regulasi Crypto, #Berita Timur Tengah Terkini

Lebih Banyak dari Altcoin,Berita,Bitcoin,Ethereum

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
KUNCI/IDR
Kunci Coin
2
100%
BEAT/IDR
Audiera
150.796
82.06%
DVI/IDR
Dvision Ne
3
50%
ID/IDR
Space ID
644
47.71%
RED2/IDR
RED
53.950
44.8%
Nama Harga 24H Chg
CHT/IDR
CyberHarbo
2
-33.33%
DLC/IDR
Diverge Lo
183
-30.94%
SOMI/IDR
Somnia
1.830
-29.48%
SIREN/IDR
siren
10.457
-24.67%
VOLT/USDT
Volt Inu
0
-20%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

IPO SpaceX Diserbu Dana US$250 Miliar, Benarkah Jadi Biang Crypto Ambruk?
11/06/2026
IPO SpaceX Diserbu Dana US$250 Miliar, Benarkah Jadi Biang Crypto Ambruk?

Permintaan investor untuk Initial Public Offering (IPO) SpaceX telah melampaui

11/06/2026
Ethereum Masih Loyo, 3 Whale Ini Malah Borong Rp2,2 Triliun ETH
10/06/2026
Ethereum Masih Loyo, 3 Whale Ini Malah Borong Rp2,2 Triliun ETH

Tiga whale Ethereum (ETH) terpantau mengakumulasi ETH dalam jumlah besar

10/06/2026
Privacy Coin Masih Bullish atau Mulai Kehabisan Tenaga? Ini Fakta Terbarunya
10/06/2026
Privacy Coin Masih Bullish atau Mulai Kehabisan Tenaga? Ini Fakta Terbarunya

Privacy coin kembali menarik perhatian pasar setelah mencatat kenaikan sekitar

10/06/2026