5 Fakta Gelombang Likuidasi Hari Ini: Ethereum Terparah, Minyak Bikin Kejutan
icon search
icon search

Top Performers

5 Fakta Gelombang Likuidasi Hari Ini: Ethereum Terparah, Minyak Bikin Kejutan

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

5 Fakta Gelombang Likuidasi Hari Ini: Ethereum Terparah, Minyak Bikin Kejutan

5 Fakta Gelombang Likuidasi Hari Ini: Ethereum Terparah, Minyak Bikin Kejutan

Daftar Isi

Pasar aset kripto mengalami gelombang likuidasi dalam 24 jam terakhir dengan total mencapai $217,24 juta

Data SoSoValue pada Senin (27/7) menunjukkan Ethereum (ETH) menjadi aset dengan nilai likuidasi terbesar, sementara kontrak minyak Brent mencatat likuidasi tunggal terbesar di antara seluruh instrumen yang diperdagangkan.

Secara keseluruhan, lebih dari 56.452 trader mengalami likuidasi. Kondisi ini terjadi ketika pergerakan harga membuat posisi dengan leverage tidak lagi memiliki margin yang cukup sehingga ditutup secara otomatis.

 

1. Ethereum Pimpin Likuidasi, Bitcoin Menyusul

Screenshot 2026 07 27 at 11.15.49

Sumber: SoSoValue

Berdasarkan data terbaru, Ethereum mencatat total likuidasi sekitar $92,14 juta, tertinggi di antara seluruh aset kripto.

Di posisi kedua terdapat Bitcoin (BTC) dengan likuidasi sekitar $37,48 juta. Besarnya nilai tersebut menunjukkan kedua aset masih menjadi pusat aktivitas perdagangan derivatif.

 

Baca juga: Bukan Cuma Bitcoin, 12 Altcoin Ini Diprediksi Raup Manfaat dari CLARITY Act

 

2. Short Seller Paling Banyak Terkena Dampak

Dari total $217,24 juta likuidasi, sekitar $159,37 juta berasal dari posisi short, sedangkan $57,87 juta berasal dari posisi long.

Posisi short adalah strategi yang digunakan trader ketika memperkirakan harga akan turun. Ketika harga justru bergerak naik, posisi tersebut dapat terkena short liquidation, yaitu penutupan paksa akibat kerugian yang melebihi batas margin.

 

3. Lebih dari 56 Ribu Trader Terlikuidasi

Data juga menunjukkan sebanyak 56.452 trader kehilangan posisinya dalam 24 jam terakhir.

Jumlah ini menggambarkan tingginya volatilitas pasar. Saat harga bergerak cepat, terutama pada perdagangan dengan leverage, risiko likuidasi juga meningkat.

 

4. Kontrak Minyak Brent Catat Likuidasi Tunggal Terbesar

Menariknya, likuidasi tunggal terbesar pada periode ini bukan berasal dari Bitcoin maupun Ethereum.

Posisi tersebut terjadi pada kontrak Brent Oil dengan nilai sekitar $9,35 juta. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan pasar tidak hanya terjadi pada aset kripto, tetapi juga merambah instrumen derivatif lainnya.

 

5. Likuidasi Menunjukkan Tingginya Volatilitas Pasar

Likuidasi sering dijadikan indikator untuk melihat besarnya tekanan di pasar derivatif, meski tidak selalu menentukan arah harga berikutnya.

Dominasi likuidasi posisi short pada periode ini mengindikasikan lebih banyak trader yang sebelumnya bertaruh harga akan turun justru terkena penutupan paksa ketika pasar bergerak berlawanan dari ekspektasi mereka.

 

Kesimpulan

Gelombang likuidasi senilai $217,24 juta menunjukkan pasar masih bergerak dengan volatilitas tinggi. 

Ethereum menjadi aset dengan likuidasi terbesar, sementara kontrak minyak Brent mencatat likuidasi tunggal paling besar. 

Meski data likuidasi dapat memberikan gambaran mengenai tekanan yang dialami pelaku pasar, indikator ini sebaiknya dibaca bersama faktor lain seperti volume perdagangan, sentimen pasar, dan pergerakan harga agar menghasilkan analisis yang lebih menyeluruh.

 

FAQ

1. Apa itu likuidasi dalam trading kripto?
Likuidasi adalah penutupan posisi secara otomatis oleh sistem ketika margin trader tidak lagi cukup menutupi kerugian, terutama pada perdagangan dengan leverage.

2. Mengapa Ethereum mencatat likuidasi terbesar?
Ethereum memiliki aktivitas perdagangan derivatif yang tinggi. Ketika harga bergerak tajam, nilai posisi yang terkena likuidasi juga cenderung lebih besar.

3. Apa arti short liquidation?
Short liquidation terjadi ketika trader yang bertaruh harga akan turun justru terkena penutupan paksa karena harga bergerak naik dan kerugiannya melebihi batas margin.

4. Apakah data likuidasi bisa memprediksi arah harga?
Tidak secara langsung. Data likuidasi hanya menunjukkan posisi trader yang ditutup paksa dan sebaiknya dianalisis bersama indikator lain seperti volume perdagangan, open interest, serta sentimen pasar.

5. Mengapa kontrak minyak Brent ikut muncul dalam data likuidasi?
Platform perdagangan derivatif juga menyediakan kontrak untuk berbagai aset selain kripto, termasuk komoditas seperti minyak Brent. Karena itu, data likuidasi dapat mencakup berbagai instrumen yang diperdagangkan di platform tersebut.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

Kontak Resmi CS Indodax

  • Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
  • Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
  • Email bantuan: [email protected]

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

Author: Alo 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Ethereum, #Berita Altcoin

Lebih Banyak dari Berita,Ethereum

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.30%
sol Solana 4.19%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
FUEL/IDR
Fuel
151
313.61%
ZKWASM/IDR
ZKWASM
37
76.19%
PLPA/IDR
Palapa
44
66.62%
MOLT/IDR
Moltbook
0
41.43%
NIGHT/IDR
Midnight
997
38.47%
Nama Harga 24H Chg
KUNCI/IDR
Kunci Coin
1
-50%
WTEC/IDR
World Trad
1
-50%
DEFI/IDR
DeFi
2
-33.33%
H2O/IDR
H2O DAO
2
-33.33%
MPRO/IDR
Max Proper
2
-33.33%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Changpeng Zhao: Jangan Harap Kaya dari Kripto Jika Belum Paham Hal Ini
27/07/2026
Changpeng Zhao: Jangan Harap Kaya dari Kripto Jika Belum Paham Hal Ini

Changpeng Zhao (CZ) kembali menarik perhatian komunitas kripto setelah membagikan

27/07/2026
Perry Warjiyo Tinggalkan BI, Ini 5 Dampak yang Perlu Dicermati Investor Kripto
27/07/2026
Perry Warjiyo Tinggalkan BI, Ini 5 Dampak yang Perlu Dicermati Investor Kripto

Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjadi perhatian

27/07/2026
5 Fakta Gelombang Likuidasi Hari Ini: Ethereum Terparah, Minyak Bikin Kejutan
27/07/2026
5 Fakta Gelombang Likuidasi Hari Ini: Ethereum Terparah, Minyak Bikin Kejutan

Pasar aset kripto mengalami gelombang likuidasi dalam 24 jam terakhir

27/07/2026