XRP Kini Masuk DeFi Solana, Holder Bisa Cuan Tanpa Jual Aset
icon search
icon search

Top Performers

XRP Kini Masuk DeFi Solana, Holder Bisa Cuan Tanpa Jual Aset

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

XRP Kini Masuk DeFi Solana, Holder Bisa Cuan Tanpa Jual Aset

Screenshot 2026 04 20 at 16.22.37

Daftar Isi

Pemegang XRP kini mendapat akses langsung ke ekosistem DeFi Solana (SOL) tanpa harus menjual aset mereka. Inovasi ini hadir lewat wrapped XRP (wXRP), token berbasis Solana yang merepresentasikan XRP dengan rasio 1:1.

Langkah ini membuka peluang baru bagi holder XRP untuk memanfaatkan fitur DeFi seperti swap, lending, hingga yield farming, yang sebelumnya tidak tersedia di jaringan XRP Ledger.

 

XRP Solana

Sumber Gambar: X.com

 

XRP Masuk DeFi Lewat wXRP

wXRP bekerja dengan mekanisme sederhana. Pengguna menyetor XRP asli melalui kustodian resmi, lalu menerima wXRP di jaringan Solana dengan nilai yang setara.

Setiap wXRP didukung penuh oleh XRP yang disimpan dalam kustodi terpisah oleh Hex Trust, sebuah lembaga kustodian yang telah diregulasi. Token ini dapat dicetak saat deposit dilakukan dan dibakar saat pengguna menarik kembali XRP ke jaringan asal.

Dengan sistem ini, pengguna tetap memiliki eksposur terhadap XRP, tetapi dengan fleksibilitas tambahan untuk digunakan di berbagai protokol DeFi.

 

Baca juga berita terkait: Prediksi XRP 5 Tahun: dari $5 Sampai $1.000, Mana Paling Masuk Akal?

 

Didukung Ekosistem Besar Solana

Sejumlah platform besar di jaringan Solana sudah mendukung wXRP sejak awal peluncurannya. Di antaranya:

  • Phantom (wallet)
  • Jupiter (DEX aggregator)
  • Meteora (liquidity protocol)
  • Titan Exchange

Integrasi ini memungkinkan wXRP langsung digunakan untuk berbagai aktivitas DeFi, mulai dari perdagangan token hingga penyediaan likuiditas.

Selain itu, wXRP juga bisa dipasangkan dengan stablecoin RLUSD milik Ripple di beberapa jaringan, memperluas opsi strategi trading dan manajemen aset.

 

Teknologi di Balik wXRP

Akses lintas jaringan ini dimungkinkan oleh LayerZero (ZRO), protokol cross-chain yang menghubungkan berbagai blockchain tanpa perantara tidak terverifikasi.

LayerZero menggunakan standar Omnichain Fungible Token (OFT), yang memungkinkan token seperti wXRP berpindah antar jaringan dengan lebih efisien.

Sementara itu, Hex Trust berperan sebagai kustodian utama yang menyimpan XRP asli, memastikan setiap wXRP yang beredar memiliki cadangan yang setara.

 

Peluang Baru Tanpa Melepas XRP

Bagi banyak holder, XRP selama ini lebih dikenal sebagai aset untuk pembayaran lintas negara. Dengan hadirnya wXRP, fungsi tersebut berkembang.

Kini, XRP tidak hanya berperan sebagai alat transfer, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan yield melalui protokol DeFi. Ini memberi alternatif bagi investor yang ingin tetap memegang XRP sambil mencari peluang tambahan.

Namun, perlu dicatat bahwa wXRP tidak menggantikan fungsi XRP di jaringan utamanya, terutama untuk kebutuhan settlement.

 

Baca juga berita selanjutnya: Brad Garlinghouse Ungkap Masa Depan XRP, Ini 3 Poin Pentingnya

 

Risiko yang Perlu Diperhatikan

Meski membuka peluang baru, penggunaan wXRP juga membawa sejumlah risiko.

Pertama, adanya ketergantungan pada pihak ketiga, yaitu Hex Trust, sebagai kustodian. Jika terjadi masalah pada kustodian, aset yang disimpan bisa terdampak.

Kedua, risiko dari teknologi bridge. Sejarah mencatat beberapa insiden eksploitasi pada protokol cross-chain, meskipun LayerZero dirancang untuk meminimalkan risiko tersebut.

Selain itu, biaya transaksi, slippage, serta potensi kewajiban KYC untuk jumlah besar juga menjadi pertimbangan tambahan bagi pengguna.

 

Kesimpulan

Masuknya XRP ke ekosistem DeFi Solana melalui wXRP menandai perubahan penting dalam utilitas aset tersebut. Tanpa perlu menjual kepemilikan, holder kini memiliki akses ke berbagai peluang DeFi yang sebelumnya tidak tersedia.

Meski begitu, peluang ini datang bersama risiko yang perlu dipahami. Peran kustodian, teknologi bridge, serta biaya transaksi menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

Dengan adopsi yang masih awal, perkembangan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh seberapa besar minat pasar dalam memanfaatkan wXRP di ekosistem Solana.

 

FAQ

  • Apa itu wrapped XRP (wXRP) dan bagaimana cara kerjanya?
    wXRP adalah token yang merepresentasikan XRP di jaringan lain, seperti Solana. Nilainya dijaga tetap sama dengan XRP karena didukung cadangan 1:1 yang disimpan oleh kustodian.
  • Bagaimana cara menggunakan XRP di DeFi Solana tanpa menjual aset?
    Pengguna bisa mengonversi XRP menjadi wXRP melalui kustodian resmi, lalu menggunakan wXRP tersebut di berbagai platform DeFi seperti DEX, lending, dan liquidity pool.
  • Apakah wXRP aman digunakan untuk DeFi?
    wXRP menggunakan kustodian teregulasi dan teknologi bridge modern, tetapi tetap memiliki risiko seperti kegagalan kustodian atau eksploitasi cross-chain.
  • Apa keuntungan utama XRP masuk ke ekosistem DeFi?
    Keuntungannya adalah holder bisa mendapatkan yield tambahan, melakukan trading, atau menyediakan likuiditas tanpa harus menjual XRP yang dimiliki.
  • Apa perbedaan XRP asli dengan wXRP di Solana?
    XRP asli berada di XRP Ledger dan digunakan untuk transaksi serta pembayaran. wXRP adalah versi tokenized yang digunakan di jaringan lain seperti Solana untuk kebutuhan DeFi.
  • Apakah wXRP bisa dikonversi kembali ke XRP?
    Ya, pengguna bisa menukar kembali wXRP menjadi XRP asli kapan saja melalui proses redeem, selama mengikuti prosedur kustodian yang berlaku.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Solana, #Berita Blockchain

Lebih Banyak dari Altcoin,Berita

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
EDENA/IDR
Edena
500
72.41%
TON/IDR
Toncoin
29.477
58.85%
BEAT/IDR
Audiera
41.636
34.74%
MYRO/IDR
Myro
60
33.33%
ZKWASM/IDR
ZKWASM
50
31.58%
Nama Harga 24H Chg
GXC/IDR
GXChain
2.008
-62.11%
MTL/IDR
Metal DAO
12.800
-52.97%
TAIKO/IDR
Taiko
4.082
-47.18%
UB/IDR
Unibase
1.086
-35.74%
DVI/IDR
Dvision Ne
2
-33.33%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Sinyal Bahaya Bitcoin Muncul Lagi, Koreksi 15% Bisa Terjadi dalam Waktu Dekat
24/06/2026
Sinyal Bahaya Bitcoin Muncul Lagi, Koreksi 15% Bisa Terjadi dalam Waktu Dekat

Bitcoin (BTC) berada di bawah tekanan setelah sejumlah indikator jangka

24/06/2026
Kapan Bitcoin (BTC) Akan Naik Lagi? Miners Mulai Shutdown Massal
24/06/2026
Kapan Bitcoin (BTC) Akan Naik Lagi? Miners Mulai Shutdown Massal

Bitcoin (BTC) turun lebih dari 50% dari level all-time high

24/06/2026
Tinggalkan Bitcoin dan Ethereum, Modal Investor Sekarang Masuk ke ETF Altcoin Ini

Arus modal di pasar kripto menunjukkan pergeseran signifikan. Di saat