Arthur Hayes kembali menjadi perhatian di X usai menyebut Bitcoin berpotensi mengalami koreksi hingga 35% dalam enam bulan ke depan.
Dalam skenario yang ia sampaikan, harga Bitcoin bisa turun mendekati area $40.000, jauh dari level saat ini yang berada di sekitar $62.700.
Meski memberikan proyeksi bearish jangka pendek, Hayes tetap mempertahankan posisi long jangka panjang.
Ia juga mengungkapkan strategi lindung nilai atau hedging dalam trading crypto melalui put spreads untuk mengantisipasi potensi penurunan harga.
Target $40.000 dan Sinyal Koreksi Bitcoin
Arthur Hayes: Bitcoin’s Bottom Is Probably Around $40,000
On June 12, 2026, during an interview with @elliotrades, BitMEX co-founder Arthur Hayes @CryptoHayes shared his prediction for Bitcoin’s bottom. When asked about the ultimate bottoming price and timeframe, Hayes… pic.twitter.com/ggfdyXHzEO
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) June 23, 2026
Dalam wawancara bersama EllioTrades yang diunggah oleh Wu Blockchain, Arthur Hayes menyebut bahwa Bitcoin berpotensi membentuk bottom di sekitar $40.000 dalam enam bulan ke depan.
Jika skenario ini terjadi, maka BTC akan mengalami koreksi sekitar 35% dari harga saat ini.
“I’m going to stick with it. If I’m wrong it doesn’t matter… I’m long, I’m still happy either way,” ucapnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meskipun ia melihat risiko penurunan, pandangan jangka panjangnya terhadap Bitcoin masih tetap positif.
Saat ini, Bitcoin masih bergerak dalam fase konsolidasi. Data pasar menunjukkan BTC diperdagangkan di sekitar $62.700, turun sekitar 0.38% dalam 24 jam, dan belum keluar dari rentang pergerakan yang terbatas selama beberapa minggu terakhir.
Baca juga: Tinggalkan Bitcoin dan Ethereum, Modal Investor Sekarang Masuk ke ETF Altcoin Ini
Faktor Tekanan: The Fed hingga Arus Likuiditas
Selain pandangan Hayes, tekanan pada Bitcoin juga datang dari kondisi makroekonomi global.

Suku bunga The Fed di Juni 2026 | Sumber: Tradingeconomics
Federal Reserve mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% – 3,75%, yang membuat aset berisiko seperti kripto cenderung kurang menarik dalam jangka pendek.
Perubahan ekspektasi pasar terhadap inflasi dan potensi kenaikan suku bunga juga memperkuat tekanan tersebut. Kondisi ini membuat investor lebih berhati-hati dalam menambah eksposur ke aset volatil seperti Bitcoin.
Dari sisi likuiditas pasar crypto, arus masuk institusi besar mulai menunjukkan perlambatan. Aktivitas pembelian yang sebelumnya menjadi pendorong utama harga kini tidak sekuat periode sebelumnya.
Analisis pasar juga menyebut bahwa Bitcoin saat ini “terkunci” dalam range sempit tanpa katalis kuat untuk breakout. Situasi ini membuat arah jangka pendek BTC masih sangat bergantung pada data makro berikutnya.
Kesimpulan
Prediksi Arthur Hayes menempatkan Bitcoin dalam fase yang penuh ketidakpastian. Ia tetap mempertahankan pandangan bullish jangka panjang, namun mengakui potensi koreksi tajam hingga level $40.000 atau turun sekitar 35%.
Dengan kondisi suku bunga tinggi, likuiditas yang melambat, dan pasar yang masih sideways, Bitcoin berpotensi tetap bergerak volatil sebelum menentukan arah tren berikutnya.
Dalam situasi seperti ini, risiko dan momentum menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan pelaku pasar.
FAQ
1. Apa yang dimaksud Arthur Hayes dengan prediksi Bitcoin $40.000?
Ia memperkirakan Bitcoin bisa turun ke area tersebut sebagai potensi titik terendah dalam skenario koreksi pasar enam bulan ke depan.
2. Apakah Arthur Hayes masih percaya Bitcoin akan naik jangka panjang?
Ya, ia tetap bullish jangka panjang meskipun mengantisipasi koreksi jangka pendek.
3. Berapa besar potensi penurunan Bitcoin menurut Hayes?
Menurutnya, harga BTC berpotensi turun sekitar 35% dari level harga saat ini.
4. Apa itu strategi put spreads yang digunakan Arthur Hayes?
Itu adalah strategi derivatif untuk melindungi portofolio dari penurunan harga aset.
5. Kenapa suku bunga The Fed memengaruhi Bitcoin?
Suku bunga tinggi membuat investor lebih memilih aset aman dibanding aset berisiko seperti kripto.
6. Apa yang membuat Bitcoin masih sideways saat ini?
Karena kurangnya katalis kuat dan perlambatan likuiditas dari investor institusi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – Arthur Hayes Sees $40,000 Bitcoin Bottom Within the Next Six Months, diakses pada 26 Juni 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Arthur Hayes, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
