Pandangan lama tentang siklus empat tahunan Bitcoin mulai dipertanyakan.
Analis Bitcoin Magazine Pro, Matt Crosby melalui X menyebut bahwa pola klasik yang selama ini dijadikan acuan trader mungkin sudah tidak relevan dengan kondisi pasar saat ini.
Menurutnya, pergerakan Bitcoin ke depan bisa mengejutkan karena berbeda dari ekspektasi mayoritas pelaku pasar.
Supply Hampir Habis, Dampak Halving Melemah
Most Bitcoin investors are still trading the 4 year cycle, but with BTC now 93% CORRELATED to a different data point, this thesis is probably concluding. ?
Here’s what actually drives Bitcoin’s price now, and how I’m positioning myself accordingly. ?
Full video below: ? pic.twitter.com/ESIRQLkzJB
— Bitcoin Magazine Pro (@BitcoinMagPro) April 22, 2026
Salah satu alasan utama adalah perubahan struktur supply. Saat ini, lebih dari 20 juta BTC sudah beredar, atau sekitar 95% dari total supply maksimal.
Dalam kondisi ini, efek halving yang sebelumnya menjadi pemicu utama kenaikan harga dinilai semakin berkurang.
Crosby menegaskan bahwa banyak pelaku pasar masih terlalu bergantung pada pola lama.
“Many people are looking towards the previous cycles as a potential for what Bitcoin will do this time,” ujarnya.
Namun ia langsung menolak pendekatan tersebut dengan menyebut bahwa ada bukti kuat bahwa siklus lama tidak lagi bisa dijadikan acuan utama.
Institusi dan Likuiditas Jadi Faktor Baru
Selain supply, faktor lain yang kini lebih dominan adalah permintaan dari institusi dan kondisi likuiditas global.
Crosby menyoroti bahwa perusahaan besar kini membeli Bitcoin dalam jumlah signifikan. Dalam beberapa kasus, akumulasi bahkan mencapai lebih dari 1.000 BTC per hari, atau 2 – 3 kali lebih besar dari inflasi harian Bitcoin.
ETF Bitcoin juga mencatat pembelian hingga sekitar $750 juta dalam satu hari, menunjukkan adanya permintaan yang konsisten dari investor besar.
Ia menegaskan bahwa perubahan ini menggeser struktur pasar secara fundamental.
“At some point, it’s inevitable this four-year cycle is going to break,” kata Crosby.
Sinyal Baru dari Data On-Chain dan Sentimen
Crosby juga menyoroti indikator on-chain seperti Coin Days Destroyed dan Value Days Destroyed sebagai sinyal yang lebih relevan untuk membaca arah pasar.

Siklus Bitcoin Mulai Rusak? Analis: Pergerakan Selanjutnya Bisa Mengejutkan
Saat ini, Bitcoin disebut mulai kembali ke area yang sebelumnya dianggap undervalued. Saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin berada di kisaran $78.000.
Di saat yang sama, sentimen pasar justru menunjukkan tekanan. Indeks kepercayaan konsumen di AS turun ke 47,6%, salah satu level terendah yang pernah tercatat.
Kondisi ini memperkuat pandangannya bahwa pergerakan Bitcoin tidak lagi ditentukan oleh kalender siklus. Ia juga menegaskan bahwa menunggu pola lama bisa menjadi kesalahan strategi.
Kesimpulan
Perubahan struktur supply, masuknya institusi, dan dominasi faktor makro membuat siklus empat tahunan Bitcoin mulai kehilangan relevansi.
Crosby menilai bahwa pasar kini bergerak berdasarkan likuiditas dan permintaan nyata, bukan pola historis semata.
Dalam kondisi ini, pergerakan Bitcoin berikutnya berpotensi tidak terduga, terutama bagi trader yang masih mengandalkan pola lama.
FAQ
1. Apa itu siklus 4 tahunan Bitcoin?
Siklus ini merujuk pada pola harga Bitcoin yang biasanya dipengaruhi oleh halving setiap empat tahun.
2. Kenapa siklus Bitcoin disebut mulai rusak?
Karena supply hampir habis dan faktor baru seperti institusi serta likuiditas global lebih dominan.
3. Apa pengaruh institusi terhadap harga Bitcoin?
Institusi dapat meningkatkan permintaan dalam jumlah besar, sehingga mempengaruhi arah harga secara signifikan.
4. Apa itu likuiditas global dan kenapa penting?
Likuiditas global adalah jumlah uang yang beredar di sistem keuangan. Semakin tinggi likuiditas, biasanya aset seperti Bitcoin ikut naik.
5. Apakah Bitcoin masih bisa naik meski siklus berubah?
Masih bisa, tetapi pergerakannya mungkin tidak lagi mengikuti pola lama dan lebih bergantung pada kondisi ekonomi global.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
NewsBTC – Next Big Bitcoin Move May Defy Everything Traders Expect, Says Expert, diakses pada 24 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
