Ethereum (ETH) kembali jadi sorotan, bukan karena lonjakan harga, tetapi justru karena performanya yang tertinggal dari Bitcoin (BTC).
Salah satu analis crypto, Michaël van de Poppe, mengungkap bahwa investor saat ini cenderung beralih ke aset paling beta.
“Ethereum tidak terlihat kuat jika dibandingkan dengan Bitcoin, dan alasan utamanya sebenarnya sederhana: timing sangat menentukan. Ketika Nasdaq bergerak naik, investor biasanya akan lebih dulu beralih ke Bitcoin, karena dianggap sebagai aset dengan beta lebih tinggi dibandingkan Nasdaq,” tulis analis crypto, Michaël van de Poppe.
Di tengah kondisi yang terlihat “tenang”, data terbaru menunjukkan pergerakan berbeda, di mana akumulasi besar oleh whale mulai meningkat.
Harga Ethereum hari ini (5/5) berada di kisaran $2.354, naik sekitar 1,78% dalam 24 jam, mengikuti pergerakan Bitcoin.
Meski begitu, ETH masih tertinggal jauh dari all-time high (ATH) $4.700, atau turun lebih dari 50%. Sebagai perbandingan, Bitcoin sudah pulih ke sekitar $80.000, naik sekitar 27% dari level terendah Februari.
Ethereum Tertinggal dari Bitcoin, Tapi Aktivitas Whale Menguat

Sumber Gambar: X.com/CryptoDiffer
Di saat harga terlihat stagnan, aktivitas investor besar justru menunjukkan arah sebaliknya. Salah satu sinyal paling mencolok datang dari perusahaan Bitmine, yang dilaporkan telah membeli lebih dari 100.000 ETH senilai sekitar $240 juta.
Pembelian ini bukan kejadian satu kali. Bitmine tercatat melakukan aksi serupa selama tiga minggu berturut-turut, menandakan strategi akumulasi yang konsisten.
Data on-chain juga memperkuat tren ini. Menurut CryptoQuant, aliran dana ke alamat akumulasi Ethereum meningkat signifikan dalam setahun terakhir.
Ini biasanya menunjukkan bahwa investor besar memilih menyimpan aset, bukan menjualnya di pasar.
Baca juga berita terkait: Prediksi Bitcoin, Ethereum, XRP Setelah Harga BTC Sentuh $80.000
Permintaan Nyata Meningkat, Didorong Tokenisasi Komoditas

Sumber Gambar: TokenTerminal
Di luar pergerakan harga, fundamental Ethereum juga menunjukkan perkembangan penting. Data dari Token Terminal mencatat bahwa 95,9% tokenized commodities saat ini berjalan di jaringan Ethereum.
Nilai pasar sektor ini mencapai sekitar $5,1 miliar, tumbuh lebih dari 3 kali lipat dalam 12 bulan terakhir.
Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya minat investor terhadap aset berbasis komoditas sebagai alternatif di tengah ketidakpastian ekonomi.
Keunggulan seperti akses pasar 24 jam, kepemilikan fraksional, dan integrasi dengan DeFi membuat Ethereum tetap menjadi infrastruktur utama dalam tren ini.
Aktivitas Developer Masih Tinggi, Upgrade Baru Disiapkan
Selain sisi demand, pengembangan teknologi Ethereum juga terus berjalan. Lebih dari 100 developer dilaporkan berkumpul dalam acara teknis untuk membahas roadmap ke depan, termasuk pembaruan seperti Glamsterdam dan Hegota.
Fokus utama pengembangan ini mencakup:
- Peningkatan skalabilitas
- Transparansi jaringan
- Privasi pengguna
Aktivitas developer yang konsisten sering dianggap sebagai indikator kesehatan jangka panjang sebuah blockchain, terutama untuk Ethereum yang sangat bergantung pada ekosistemnya.
Baca berita lainnya: Tom Lee Soroti Potensi Ethereum ke $60.000, Ini Analisisnya
Analisis Harga: Area Kunci yang Perlu Diperhatikan

Sumber Gambar: X.com/CryptoMichNL
Dari sisi teknikal, Ethereum saat ini berada di area krusial.
Beberapa level penting:
- Resistance utama: $2.400
- Target kenaikan: $2.550 jika breakout terjadi
- Support terdekat: $2.270 jika terjadi penolakan
Analis juga melihat potensi pergerakan lebih besar jika ETH mampu menembus $4.350, yang dapat membuka jalan menuju level psikologis lebih tinggi dalam jangka panjang.
Meski begitu, pergerakan altcoin seperti Ethereum biasanya mengikuti siklus, di mana Bitcoin bergerak lebih dulu sebelum rotasi modal masuk ke aset lain.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Ethereum memang terlihat tertinggal jika dibandingkan dengan Bitcoin. Namun di balik kondisi tersebut, beberapa indikator justru menunjukkan hal sebaliknya.
Akumulasi whale, pertumbuhan use case, serta aktivitas developer yang tetap tinggi mengindikasikan bahwa fase ini bukan sekadar stagnasi biasa.
Bagi pasar kripto, kondisi seperti ini sering kali menjadi periode transisi sebelum volatilitas kembali meningkat.
FAQ
- Kenapa Ethereum terlihat tertinggal dari Bitcoin?
Ethereum terlihat tertinggal karena pemulihan harganya tidak secepat Bitcoin setelah penurunan sebelumnya. BTC biasanya memimpin siklus pasar sebelum altcoin menyusul. - Apa arti akumulasi whale pada Ethereum?
Akumulasi whale berarti investor besar membeli dan menyimpan ETH dalam jumlah besar. Ini sering dianggap sebagai sinyal kepercayaan terhadap potensi harga di masa depan. - Apa itu tokenized commodities di Ethereum?
Tokenized commodities adalah aset komoditas seperti emas atau minyak yang diubah menjadi token digital di blockchain. Ethereum saat ini menjadi platform utama untuk sektor ini. - Apakah fase “tenang” berarti harga tidak akan naik?
Tidak selalu. Dalam banyak kasus, fase tenang atau konsolidasi justru terjadi sebelum pergerakan besar, baik naik maupun turun. - Level harga Ethereum mana yang penting saat ini?
Level penting Ethereum saat ini berada di sekitar $2.400 sebagai resistance. Jika berhasil ditembus, potensi kenaikan ke area $2.550 bisa terbuka. - Apakah Ethereum masih punya potensi naik jangka panjang?
Potensi tetap ada, terutama didukung oleh perkembangan teknologi, adopsi use case, dan aktivitas jaringan yang terus berkembang. Namun tetap dipengaruhi kondisi pasar secara keseluruhan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinPedia – Ethereum Underperforming? Why This “Quiet” Phase Could be a Massive Buy Signal, diakses pada 5 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Whale Terkini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


