Likuiditas Crypto Mulai Pindah ke Tokenized Stocks, Ini Penyebabnya
icon search
icon search

Top Performers

Likuiditas Crypto Mulai Pindah ke Tokenized Stocks, Ini Penyebabnya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Likuiditas Crypto Mulai Pindah ke Tokenized Stocks, Ini Penyebabnya

Likuiditas Crypto Mulai Pindah ke Tokenized Stocks, Ini Penyebabnya

Daftar Isi

Likuiditas di pasar crypto mulai mengalir ke tokenized stocks di tengah melemahnya aktivitas perdagangan aset digital. 

Laporan Tiger Research menunjukkan kapitalisasi pasar crypto turun 20,4% pada kuartal pertama 2026, sementara volume perdagangan spot di centralized exchange anjlok 39,1%.

Di saat yang sama, pasar saham global justru mencatat kinerja yang lebih kuat. Kondisi ini mendorong pertumbuhan pasar saham tokenisasi, terutama melalui produk perpetual futures yang memungkinkan perdagangan saham selama 24 jam dengan fitur leverage.

Tren tersebut menunjukkan munculnya pergeseran minat investor dari aset crypto menuju instrumen berbasis saham yang dibangun di atas infrastruktur blockchain.

 

Pasar Crypto dan Saham Bergerak ke Arah Berbeda

 

BTC vs KOSPI vs SP500

Sumber Gambar: Tiger Research

 

Total kapitalisasi pasar crypto turun sekitar 20,4% pada kuartal pertama 2026. Sementara itu, volume perdagangan spot di centralized exchange anjlok 39,1%.

Bitcoin (BTC) juga masih bergerak turun sejak mencapai rekor harga tertingginya pada Oktober 2025.

Di sisi lain, pasar saham menunjukkan performa yang jauh lebih kuat. Indeks S&P 500 telah melampaui target tahunan, sementara indeks KOSPI Korea Selatan terdorong oleh reli sektor semikonduktor yang signifikan.

Perbedaan arah antara pasar crypto dan pasar saham menjadi salah satu yang paling mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi inilah yang dinilai membuka jalan bagi pertumbuhan pasar tokenized stocks.

 

Baca juga berita terkait: IPO SpaceX Diserbu Dana US$250 Miliar, Benarkah Jadi Biang Crypto Ambruk?

 

Apa Itu Tokenized Stocks?

Tokenized stocks adalah representasi saham yang diperdagangkan menggunakan teknologi blockchain.

Secara umum, pasar ini terbagi menjadi dua model utama.

 

Perpetual Futures

Sumber Gambar: Tiger Research

 

Pertama, fully collateralized spot, yaitu token yang didukung saham asli dengan rasio satu banding satu. Dalam model ini, terdapat saham riil yang disimpan oleh kustodian dan menjadi dasar penerbitan token.

Kedua, perpetual futures tokenized stocks, yaitu kontrak derivatif yang mengikuti harga saham tanpa memiliki saham fisik sebagai aset dasar.

Menurut Tiger Research, pertumbuhan terbesar saat ini justru berasal dari model kedua.

 

Perpetual Futures Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Berbeda dengan token saham yang didukung aset riil, perpetual futures memungkinkan investor memperdagangkan pergerakan harga saham tanpa harus memiliki saham tersebut secara langsung.

Trader hanya perlu menyediakan margin, umumnya dalam bentuk stablecoin, untuk membuka posisi.

Produk ini menarik karena menawarkan beberapa keunggulan sekaligus. Bagi investor yang sudah terbiasa dengan aktivitas cryptocurrency trading, mekanisme perdagangan tokenized stocks berbasis perpetual futures juga terasa lebih familiar.

Investor dapat memperdagangkan saham yang tidak tersedia di bursa lokal, mengakses pasar selama 24 jam sehari, serta menggunakan leverage yang jauh lebih tinggi dibanding produk saham tokenisasi berbasis spot.

Beberapa platform tokenized stock spot menawarkan leverage hingga tiga kali. Sementara itu, perpetual futures saham tertentu dapat mencapai leverage hingga 20 kali lipat.

Karena tidak memerlukan penyimpanan saham fisik dan hanya bergantung pada sistem oracle untuk mengikuti harga pasar, proses listing aset baru juga menjadi jauh lebih cepat.

 

Harga Saham Mulai Ditemukan di Pasar Crypto

Salah satu temuan paling menarik dalam laporan ini adalah peran perpetual futures sebagai sarana price discovery atau pembentukan harga.

Ketika bursa saham tradisional tutup, pasar perpetual futures tetap beroperasi selama 24 jam.

Artinya, berbagai informasi global seperti laporan keuangan perusahaan, data ekonomi, pergerakan nilai tukar, hingga sentimen pasar dapat langsung tercermin pada harga perpetual futures sebelum pasar saham resmi dibuka.

 

Tradfi Korea

Sumber Gambar: Tiger Research

 

Tiger Research menemukan bahwa pergerakan harga perpetual futures Samsung Electronics setelah jam perdagangan memiliki tingkat kecocokan sekitar 85% terhadap arah harga pembukaan saham keesokan harinya.

Untuk SK Hynix, tingkat korelasinya bahkan mencapai 0,89.

Tidak hanya mampu memprediksi arah pergerakan, pasar perpetual futures juga cukup akurat dalam memperkirakan besarnya perubahan harga saat pembukaan pasar.

Dengan kata lain, pasar crypto mulai berperan sebagai indikator awal bagi pergerakan saham tradisional.

 

Muncul Strategi Baru untuk Investor

Pertumbuhan tokenized stocks juga melahirkan berbagai strategi perdagangan baru. Salah satunya adalah delta neutral trade.

Strategi ini memanfaatkan selisih harga antara saham spot dan perpetual futures. Investor membeli saham di pasar spot sekaligus membuka posisi short pada perpetual futures dengan nilai yang setara.

Karena kedua posisi saling mengimbangi, keuntungan tidak bergantung pada arah harga saham, melainkan berasal dari funding rate yang dibayarkan dalam pasar perpetual futures.

Selain itu, terdapat peluang arbitrase antar bursa.

Tiger Research menemukan bahwa harga perpetual futures untuk saham yang sama dapat berbeda antara satu platform dan platform lainnya.

Pada Juni 2026, kontrak perpetual Samsung Electronics di Binance tercatat rata-rata 0,93% lebih tinggi dibanding Hyperliquid. Untuk SK Hynix, selisih harga rata-rata mencapai 1,03% dan sempat melebar hingga 2,3%.

Kondisi ini menciptakan peluang arbitrase bagi trader yang mampu memanfaatkan perbedaan harga antar platform.

 

Baca selanjutnya: Bursa Kripto Global Mulai Merambah ke Saham, Ini Alasannya

 

Masih Kecil Dibanding Pasar Saham Tradisional

Meski pertumbuhannya cepat, ukuran pasar tokenized stocks masih jauh lebih kecil dibanding pasar saham global.

Pasar saham Amerika Serikat mencatat nilai transaksi harian sekitar US$1,1 triliun.

Sebagai perbandingan, total open interest perpetual futures saham saat ini berada di kisaran US$2,25 miliar.

Angka tersebut menunjukkan bahwa pasar masih berada pada tahap awal perkembangan.

Namun tren pertumbuhannya terus meningkat dari kuartal ke kuartal. Regulator juga mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap sektor ini.

Securities and Exchange Commission (SEC) bahkan menyebut perpetual futures sebagai salah satu inovasi produk keuangan yang layak diperhatikan, sementara Commodity Futures Trading Commission (CFTC) tengah mengkaji peluang integrasi yang lebih luas bagi institusi.

 

Tokenized Stocks Bisa Jadi Narasi Besar Berikutnya

Selama beberapa tahun terakhir, sektor Real World Assets (RWA) menjadi salah satu tema utama dalam industri blockchain.

Namun Tiger Research menilai tokenized stocks berpotensi menjadi fase berikutnya dalam evolusi aset tokenisasi.

Pasar saham memiliki ukuran yang jauh lebih besar dibanding pasar crypto, lebih mudah dipahami investor umum, dan kini mulai mendapatkan keunggulan baru berupa perdagangan 24 jam yang sebelumnya hanya tersedia di aset digital.

Jika tren ini berlanjut, tokenized stocks berpotensi menjadi salah satu jembatan terbesar yang menghubungkan pasar keuangan tradisional dengan infrastruktur blockchain.

 

Kesimpulan

Di tengah pelemahan pasar crypto sepanjang 2026, tokenized stocks justru menunjukkan pertumbuhan yang konsisten.

Bukan lagi sekadar token yang mewakili saham asli, pasar kini mulai didorong oleh perpetual futures yang menawarkan perdagangan 24 jam, leverage tinggi, serta kemampuan menemukan harga bahkan ketika bursa saham tutup.

gambar logo Perpajakan Aset Kripto di Asia: Bullish atau Bearish?

Artikel ini hasil Kolaborasi antara INDODAX x Tiger Research

 

FAQ

  • Apa itu tokenized stocks?
    Tokenized stocks adalah representasi saham yang diperdagangkan menggunakan teknologi blockchain. Produk ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga saham melalui aset digital.
  • Apa perbedaan tokenized stocks dan saham biasa?
    Saham biasa diperdagangkan melalui bursa saham tradisional pada jam tertentu. Sementara tokenized stocks dapat diperdagangkan melalui platform berbasis blockchain dan dalam beberapa kasus tersedia selama 24 jam.
  • Apa itu perpetual futures saham?
    Perpetual futures saham adalah kontrak derivatif yang mengikuti harga saham tanpa memiliki saham fisik sebagai aset dasar. Produk ini memungkinkan penggunaan leverage dan perdagangan tanpa tanggal kedaluwarsa.
  • Mengapa tokenized stocks semakin populer?
    Popularitas tokenized stocks meningkat karena menawarkan akses ke saham global, perdagangan selama 24 jam, serta peluang strategi investasi yang tidak tersedia di pasar saham tradisional.
  • Apakah tokenized stocks sama dengan Real World Assets (RWA)?
    Ya, tokenized stocks termasuk salah satu bentuk Real World Assets karena mewakili aset yang berasal dari sektor keuangan tradisional dan dibawa ke infrastruktur blockchain.
  • Apakah tokenized stocks dapat memengaruhi pasar saham tradisional?
    Laporan Tiger Research menunjukkan bahwa harga perpetual futures saham mulai berfungsi sebagai indikator awal bagi pergerakan harga saat pasar saham dibuka. Namun pengaruhnya masih terbatas karena ukuran pasarnya jauh lebih kecil dibanding pasar saham global.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi CS Indodax

  • Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
  • Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
  • Email bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER: Seluruh informasi yang disampaikan oleh Indodax terkait kinerja aset kripto, baik di masa lalu maupun saat ini, merupakan informasi yang bersifat historis. Informasi tersebut tidak menjamin kinerja di masa depan dan terdapat kemungkinan perbedaan hasil yang dapat diperoleh. Sebelum melakukan transaksi jual atau beli aset kripto, pengguna disarankan untuk melakukan riset secara mandiri (DYOR) guna memahami seluruh risiko dan informasi yang relevan.
 

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Tokenized Stock, #Berita RWA

Lebih Banyak dari Berita

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
BEAT/IDR
Audiera
167.800
66.92%
SKYAI/IDR
SKYAI
4.299
45.73%
ID/IDR
Space ID
648
33.61%
DEFI/IDR
DeFi
4
33.33%
EPIC/IDR
Epic Chain
11.882
32.04%
Nama Harga 24H Chg
DLC/IDR
Diverge Lo
161
-40.15%
DVI/IDR
Dvision Ne
2
-33.33%
MYRO/IDR
Myro
64
-25.58%
SIREN/IDR
siren
10.765
-22.8%
KDAG/IDR
King DAG
12
-20%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Likuiditas Crypto Mulai Pindah ke Tokenized Stocks, Ini Penyebabnya
11/06/2026
Likuiditas Crypto Mulai Pindah ke Tokenized Stocks, Ini Penyebabnya

Likuiditas di pasar crypto mulai mengalir ke tokenized stocks di

11/06/2026
Inflasi AS Sentuh 4,2%, Bitcoin (BTC) Terancam Saat Fed Makin Hawkish
11/06/2026
Inflasi AS Sentuh 4,2%, Bitcoin (BTC) Terancam Saat Fed Makin Hawkish

Inflasi Amerika Serikat kembali memanas dan memicu kekhawatiran baru di

11/06/2026
Seberapa Akurat Claude’s Fable 5 untuk Prediksi Kripto? Ini Hasil Ujinya
11/06/2026
Seberapa Akurat Claude’s Fable 5 untuk Prediksi Kripto? Ini Hasil Ujinya

Model kecerdasan buatan terbaru dari Anthropic, Claude's Fable 5, ternyata

11/06/2026