Industri kripto global sedang mengalami perubahan yang cukup besar.
Jika sebelumnya platform perdagangan aset digital identik dengan investasi kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan berbagai altcoin.
Namun kini, bursa kripto global mulai banyak yang mulai menawarkan akses ke saham, ETF, hingga instrumen keuangan tradisional.
Perubahan ini terjadi di tengah melambatnya aktivitas perdagangan kripto dan munculnya persaingan baru dari platform on-chain.
Menurut Tiger Research, hal ini berakibat pada banyak pelaku industri mulai mencari sumber pertumbuhan di luar pasar kripto yang selama ini menjadi bisnis utama mereka.
Volume Perdagangan Kripto Mulai Menurun
Salah satu alasan terbesar di balik perubahan strategi ini adalah menurunnya volume perdagangan kripto.
Laporan Tiger Research menunjukkan bahwa rata-rata volume perdagangan spot harian pada salah satu platform terbesar turun sekitar 80%, dari sekitar $45 miliar pada puncaknya menjadi hanya $7,7 miliar.
Sementara itu, volume perdagangan gabungan di platform lainnya turun sekitar 70%, dari $63 miliar menjadi $18,8 miliar.
Penurunan volume tersebut membuat model bisnis yang bergantung pada biaya transaksi menjadi semakin menantang. Ketika aktivitas perdagangan berkurang, pendapatan dari biaya transaksi juga ikut menyusut.
Di sisi lain, minat investor terhadap saham, ETF, dan instrumen keuangan lainnya terus meningkat. Kondisi ini mendorong banyak perusahaan untuk memperluas layanan mereka agar tidak hanya bergantung pada pasar kripto.
Persaingan Baru Datang dari Platform On-Chain

Sumber: Tiger Research
Selain volume perdagangan yang menurun, industri juga menghadapi perubahan dari sisi persaingan.
Menurut laporan tersebut, hingga pertengahan 2026, sebanyak 23 dari 30 aset dengan volume perdagangan terbesar pada salah satu platform perpetual futures terdesentralisasi berasal dari saham dan komoditas, bukan aset kripto.
Data ini menunjukkan bahwa aktivitas on-chain tidak lagi hanya berfokus pada aset digital. Investor mulai mencari akses ke berbagai jenis aset dalam satu ekosistem yang sama.
Perubahan tersebut membuat batas antara pasar kripto dan pasar keuangan tradisional menjadi semakin tipis. Kini, investor tidak hanya ingin memperdagangkan aset digital, tetapi juga saham dan instrumen lain tanpa harus berpindah platform.
Apa Dampaknya bagi Industri Kripto?
Selama bertahun-tahun, platform perdagangan aset digital berperan penting dalam mendukung pertumbuhan proyek-proyek kripto melalui pencatatan token baru dan penyediaan likuiditas.
Namun Tiger Research menilai pasar mulai bergerak ke arah yang berbeda. Investor semakin memperhatikan proyek yang memiliki produk nyata, pendapatan yang jelas, dan penggunaan yang dapat diukur, bukan hanya mengandalkan popularitas token atau dukungan likuiditas semata.
Jika tren ini berlanjut, proyek kripto akan menghadapi tantangan untuk membuktikan nilai dan kegunaannya secara langsung kepada pengguna.
Kesimpulan
Masuknya bursa kripto global ke pasar saham menunjukkan bahwa industri aset digital sedang memasuki fase baru.
Di tengah menurunnya volume perdagangan kripto dan meningkatnya persaingan dari platform on-chain, diversifikasi bisnis menjadi langkah yang semakin masuk akal.
Meski demikian, perubahan ini tidak berarti kripto kehilangan relevansinya. Justru sebaliknya, kondisi ini dapat menjadi momentum bagi proyek-proyek kripto untuk menunjukkan utilitas, adopsi, dan nilai nyata yang mampu bertahan tanpa bergantung pada euforia pasar semata.

Artikel ini hasil Kolaborasi antara INDODAX x Tiger Research
FAQ
1. Mengapa bursa kripto mulai masuk ke pasar saham?
Karena banyak perusahaan ingin memperluas sumber pendapatan di tengah menurunnya volume perdagangan aset kripto dan meningkatnya minat terhadap aset tradisional.
2. Apakah saham dan kripto bisa diperdagangkan dalam satu platform?
Ya. Sejumlah platform global mulai mengintegrasikan berbagai jenis aset agar pengguna dapat mengakses saham, ETF, komoditas, dan aset digital dalam satu ekosistem.
3. Apa dampak tren ini bagi investor kripto?
Investor memiliki lebih banyak pilihan aset, tetapi juga perlu memahami karakteristik dan risiko masing-masing instrumen investasi.
4. Mengapa volume perdagangan kripto penting?
Karena sebagian besar pendapatan platform perdagangan berasal dari biaya transaksi. Semakin tinggi volume perdagangan, semakin besar potensi pendapatan yang dihasilkan.
5. Apa hubungan platform on-chain dengan pasar saham?
Beberapa platform on-chain kini mulai menyediakan akses ke aset selain kripto, termasuk saham dan komoditas, sehingga menciptakan persaingan baru di industri keuangan digital.
6. Apakah tren ini berarti altcoin akan ditinggalkan?
Belum tentu. Namun proyek kripto akan semakin dituntut untuk menunjukkan utilitas, adopsi, dan model bisnis yang kuat agar tetap relevan di tengah perubahan industri.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #berita terkini saham hari ini, #Berita Cryptocurrency Exchange





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
