Harga XRP kembali menjadi sorotan setelah sejumlah analis merilis proyeksi yang sangat beragam untuk akhir 2026.
Di satu sisi, ada yang memperkirakan XRP berisiko turun di bawah US$1. Namun di sisi lain, sebagian analis optimistis aset kripto tersebut masih berpeluang melonjak hingga US$8.
Perbedaan prediksi yang sangat lebar ini bukan sekadar akibat volatilitas pasar.
Melansir Crypto.news, perdebatan justru berpusat pada apakah pertumbuhan bisnis Ripple benar-benar mampu meningkatkan nilai token XRP di masa depan.
XRP Turun Tajam Meski Banyak Kabar Positif
Hingga akhir Juni 2026, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,04. Angka tersebut turun sekitar 72% dari puncak siklusnya di level US$3,66 yang tercapai pada Juli 2025. Padahal, dalam dua tahun terakhir XRP telah memperoleh berbagai katalis positif.
Gugatan Ripple dengan Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat telah berakhir, ETF Spot XRP mulai diperdagangkan sejak November 2025, dan regulasi terhadap aset digital juga semakin jelas.
Meski demikian, harga XRP justru terus mengalami tekanan sepanjang paruh pertama 2026.

Sumber Gambar: TradingView
Secara teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) berada di kisaran 32,8 yang menunjukkan momentum jual masih dominan dan mendekati area oversold.
Sementara itu, harga XRP juga masih bergerak di bawah moving average (MA) 50, 100, dan 200 hari yang berada di sekitar US$1,23 hingga US$1,50.
Kondisi tersebut menandakan tren bearish masih berlangsung dan area tersebut berpotensi menjadi resistance utama apabila terjadi rebound.
Di sisi lain, data on-chain menunjukkan jumlah dompet whale yang menyimpan XRP justru mencapai rekor tertinggi. Kondisi ini berbanding terbalik dengan sentimen investor ritel yang cenderung masih diliputi kekhawatiran.
Baca juga berita terbaru: 4 AI Prediksi Harga XRP di Akhir 2026, Berapa Target Tertingginya?
Mengapa Prediksi Harga XRP Sangat Berbeda?
Perbedaan proyeksi harga XRP sebenarnya berasal dari perbedaan pandangan mengenai utilitas token XRP itu sendiri.
Sebagian analis menilai kesuksesan Ripple sebagai perusahaan belum tentu otomatis meningkatkan permintaan terhadap XRP.
Alasannya, berbagai layanan pembayaran lintas negara milik Ripple dapat berjalan tanpa mewajibkan institusi menyimpan XRP dalam waktu lama. Selain itu, Ripple kini juga memiliki stablecoin RLUSD yang dapat digunakan sebagai alternatif penyelesaian transaksi.
Dengan kata lain, Ripple dapat terus berkembang sebagai perusahaan tanpa diikuti kenaikan permintaan terhadap token XRP.
Sebaliknya, kelompok analis yang optimistis percaya bahwa jika XRP semakin banyak digunakan sebagai aset jembatan (bridge asset) dalam transaksi lintas negara, maka permintaan token akan meningkat sehingga berpotensi mendorong harga naik secara signifikan.
Perdebatan mengenai apakah XRP benar-benar mampu menangkap nilai (value capture) dari pertumbuhan ekosistem Ripple inilah yang menjadi faktor utama munculnya proyeksi harga yang sangat berbeda.
Tiga Skenario Harga XRP Hingga Akhir 2026
Crypto.news merangkum tiga kemungkinan skenario yang saat ini banyak digunakan oleh analis.
Skenario Bearish: XRP Turun di Bawah US$1
Dalam skenario ini, tekanan makroekonomi masih berlanjut, arus dana ke ETF XRP melambat, serta sentimen investor belum membaik.
Beberapa model prediksi berbasis algoritma bahkan masih memperkirakan XRP berpotensi bergerak di bawah level psikologis US$1 apabila gagal menembus area resistance saat ini.
Skenario Dasar: XRP Pulih ke US$1,40 hingga US$2,80
Skenario ini dinilai sebagai yang paling realistis oleh banyak analis.
Jika pasar kripto mulai stabil, ETF XRP terus mencatat arus masuk dana secara moderat, dan sentimen investor membaik, XRP diperkirakan mampu kembali bergerak di kisaran US$1,40 hingga US$2,80.
Salah satu proyeksi yang paling banyak menjadi perhatian berasal dari Geoffrey Kendrick, Head of Digital Assets Research Standard Chartered, yang kini memperkirakan XRP dapat mencapai US$2,80 pada akhir 2026.
Mengapa Standard Chartered Memangkas Target XRP?
Sebelumnya, Standard Chartered sempat memproyeksikan XRP mampu mencapai US$8 pada akhir 2026.
Namun seiring melemahnya kondisi pasar kripto sepanjang tahun ini, target tersebut direvisi menjadi US$2,80.
Meski memangkas proyeksi jangka pendek, Geoffrey Kendrick tetap mempertahankan target jangka panjang sebesar US$28 untuk tahun 2030.
Menurutnya, potensi jangka panjang XRP masih bergantung pada peningkatan adopsi institusi, pertumbuhan penggunaan XRP dalam pembayaran global, serta arus dana ETF yang lebih besar dibanding saat ini.
Baca selanjutnya: XRP Bisa Diuntungkan CLARITY Act, Bagaimana Jika Regulasi Ini Gagal?
Kapan XRP Bisa Menembus US$5 hingga US$8?
Target harga US$5 hingga US$8 masih dianggap mungkin terjadi, tetapi membutuhkan sejumlah katalis yang lebih kuat.
Di antaranya adalah meningkatnya arus dana ke ETF XRP hingga miliaran dolar, regulasi yang semakin mendukung aset digital di Amerika Serikat, pertumbuhan penggunaan XRP dalam sistem pembayaran lintas negara, serta dimulainya altcoin season yang mendorong aliran modal keluar dari Bitcoin (BTC) menuju aset kripto lain.
Tanpa kombinasi faktor-faktor tersebut, sebagian besar analis menilai kenaikan menuju level tersebut masih akan sulit dicapai dalam waktu dekat.
Kesimpulan
Prediksi harga XRP hingga akhir 2026 masih dipenuhi ketidakpastian.
Sebagian analis memperkirakan harga dapat turun di bawah US$1 apabila tekanan pasar berlanjut, sementara kelompok lain masih melihat peluang kenaikan hingga US$8 jika adopsi institusional, ETF, dan utilitas XRP berkembang lebih cepat.
Saat ini, fokus utama investor bukan hanya pada perkembangan Ripple sebagai perusahaan, tetapi juga pada seberapa besar penggunaan jaringan Ripple benar-benar mampu meningkatkan permintaan terhadap token XRP.
FAQ
- Apakah XRP masih layak dipantau setelah turun ke sekitar US$1?
Sebagian analis menilai level tersebut menarik karena XRP berada di area yang mendekati oversold. Namun, arah harga selanjutnya tetap bergantung pada kondisi pasar kripto, arus dana ETF, serta sentimen investor. - Mengapa harga XRP tidak langsung naik setelah gugatan SEC selesai?
Penyelesaian kasus SEC memang menghilangkan ketidakpastian hukum, tetapi harga aset kripto juga dipengaruhi faktor lain seperti kondisi makroekonomi, likuiditas pasar, dan ekspektasi investor yang mungkin sudah memperhitungkan kabar tersebut sebelumnya. - Apa yang dimaksud value capture pada XRP?
Value capture adalah kemampuan sebuah token memperoleh manfaat ekonomi dari pertumbuhan ekosistemnya. Dalam kasus XRP, investor masih memperdebatkan apakah perkembangan bisnis Ripple benar-benar meningkatkan permintaan terhadap token XRP. - Apakah ETF XRP dapat mendorong harga naik?
ETF Spot XRP berpotensi meningkatkan permintaan karena membuka akses investasi yang lebih luas bagi institusi. Namun, besarnya dampak terhadap harga tetap bergantung pada jumlah dana yang masuk dan kondisi pasar secara keseluruhan. - Faktor apa yang paling memengaruhi prediksi harga XRP?
Beberapa faktor utama meliputi arus dana ETF XRP, perkembangan regulasi aset kripto, adopsi XRP dalam pembayaran lintas negara, aktivitas whale, serta arah pergerakan pasar kripto secara global.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar

